Sistem Pencernaan Manusia: Tahap, Komponen dan Organ Utamanya

Rifan Aditya

Jum'at, 24 September 2021 | 19:28 WIB
Sistem Pencernaan Manusia: Tahap, Komponen dan Organ Utamanya
Sistem Pencernaan Manusia: Tahap, Komponen dan Organ Utamanya - Ilustrasi organ tubuh manusia. (Envato)

Suara.com - Sistem pencernaan manusia terdiri dari saluran pencernaan ditambah organ aksesori pencernaan seperti lidah, kelenjar ludah, pankreas, hati, dan kandung empedu.

Sistem pencernaan melibatkan pemecahan makanan menjadi komponen yang lebih kecil dan lebih kecil, sampai mereka dapat diserap dan berasimilasi ke dalam tubuh. Ada tiga tahap sistem pencernaan manusia: fase sefalen, fase lambung, dan fase usus.

Untuk lebih jelasnya, silahkan simak penjelasan singkat tentang sistem pencernaan manusia di dalam artikel ini sampai akhir.

Tahap Pertama Sistem Pencernaan Manusia

Sistem pencernaan manusia dimulai pada fase cephalic pencernaan. Awalnya, terjadi sekresi lambung dalam menanggapi penglihatan dan bau makanan. Tahap ini mencakup pemecahan mekanis makanan dengan mengunyah, dan pemecahan kimiawi oleh enzim pencernaan, yang terjadi di mulut.

Air liur mengandung enzim pencernaan yang disebut amilase, dan lipase lingual, disekresikan oleh kelenjar ludah dan kelenjar serosa di lidah. Enzim mulai memecah makanan di mulut. Mengunyah, di mana makanan dicampur dengan air liur, memulai proses mekanis pencernaan. Ini menghasilkan bolus yang dapat ditelan ke kerongkongan untuk masuk ke perut.

Tahap Kedua Sistem Pencernaan Manusia

Sistem pencernaan tahap kedua dimulai di perut dengan fase lambung pencernaan. Di sini makanan selanjutnya dipecah dengan mencampur dengan asam lambung sampai masuk ke duodenum, bagian pertama dari usus kecil.

Tahap Ketiga Sistem Pencernaan Manusia

baca juga

Tahap ketiga sistem pencernaan manusia dimulai pada duodenum dengan fase pencernaan usus, dimana sebagian makanan dicerna dicampur dengan sejumlah enzim yang diproduksi oleh pankreas. Pencernaan dibantu oleh mengunyah makanan yang dilakukan oleh otot-otot mastikasi, lidah, dan gigi, dan juga oleh kontraksi peristaltik, dan segmentasi. Asam lambung, dan produksi lendir di perut, sangat penting untuk kelanjutan pencernaan.

Peristaltik adalah kontraksi berirama otot yang dimulai di kerongkongan dan berlanjut di sepanjang dinding perut dan sisa saluran pencernaan. Hal ini awalnya menghasilkan produksi chyme yang ketika sepenuhnya dipecah dalam usus kecil diserap sebagai chyle ke dalam sistem limfatik.

Sebagian besar pencernaan makanan terjadi di usus kecil. Air dan beberapa mineral diserap kembali ke dalam darah di usus besar. Produk limbah pencernaan (feses) dicairkan dari rektum melalui anus.

Komponen Sistem Pencernaan Orang Dewasa

Ada beberapa organ dan komponen lain yang terlibat dalam pencernaan makanan. Organ yang dikenal sebagai organ pencernaan aksesori adalah hati, kandung empedu dan pankreas. Komponen lain termasuk mulut, kelenjar ludah, lidah, gigi dan epiglotis.

Struktur terbesar dari sistem pencernaan adalah saluran pencernaan (saluran pencernaan). Ini dimulai di mulut dan berakhir di anus, menempuh jarak sekitar sembilan meter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

10 Penyakit yang Bisa Menyerang Sistem Pencernaan

10 Penyakit yang Bisa Menyerang Sistem Pencernaan

Health | Rabu, 22 September 2021 | 11:07 WIB

Bantu Sistem Pencernaan Lebih Lancar, Lakukan 5 Kebiasaan Ini!

Bantu Sistem Pencernaan Lebih Lancar, Lakukan 5 Kebiasaan Ini!

Health | Minggu, 19 September 2021 | 21:30 WIB

Jangan Abaikan Perut Kembung, Bisa Jadi Tanda Intoleransi Laktosa!

Jangan Abaikan Perut Kembung, Bisa Jadi Tanda Intoleransi Laktosa!

Health | Minggu, 19 September 2021 | 16:30 WIB

Turunkan Berat Badan, Coba Pakai 6 Bahan Rempah dari Dapur Berikut

Turunkan Berat Badan, Coba Pakai 6 Bahan Rempah dari Dapur Berikut

Health | Sabtu, 18 September 2021 | 12:20 WIB

Terkini

Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?

Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:02 WIB

Peneliti ITB Ungkap Potensi Sawit, Ternyata Bisa Diolah Jadi Bensin

Peneliti ITB Ungkap Potensi Sawit, Ternyata Bisa Diolah Jadi Bensin

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:02 WIB

Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Tito: Biaya Pilkada Tinggi, Akhirnya Cari Jalan Tak Benar

Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Tito: Biaya Pilkada Tinggi, Akhirnya Cari Jalan Tak Benar

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:01 WIB

Coffee Shop dan Ruang Tenang Bagi Gen Z: Bukan Lagi Sekadar Tempat Ngopi

Coffee Shop dan Ruang Tenang Bagi Gen Z: Bukan Lagi Sekadar Tempat Ngopi

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:00 WIB

5 Cara Cek Nomor Indosat Pakai Internet dan Tidak, Praktis dan Cepat

5 Cara Cek Nomor Indosat Pakai Internet dan Tidak, Praktis dan Cepat

Tekno | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:59 WIB

KPK Geledah Rumah Etik Suryani di Laweyan 1,5 Jam, Angkut 2 Koper

KPK Geledah Rumah Etik Suryani di Laweyan 1,5 Jam, Angkut 2 Koper

Surakarta | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:58 WIB

Hackathon Digital Cooperatives 2026 Cetak Inovasi AI untuk Percepat Digitalisasi Koperasi Indonesia

Hackathon Digital Cooperatives 2026 Cetak Inovasi AI untuk Percepat Digitalisasi Koperasi Indonesia

Tekno | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:57 WIB

Tembus Pasar Besar dengan Konservasi, BRI Berikan Dukungan Penuh Suhita Lebah

Tembus Pasar Besar dengan Konservasi, BRI Berikan Dukungan Penuh Suhita Lebah

Bri | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:56 WIB

Said Iqbal Dorong Pajak Pencairan JHT Jadi Nol Persen, Usul Ambang Batas Naik ke Rp 400 Juta

Said Iqbal Dorong Pajak Pencairan JHT Jadi Nol Persen, Usul Ambang Batas Naik ke Rp 400 Juta

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:52 WIB

Beban Ganda Perempuan Kepala Keluarga: Bangun Jam Lima pagi, Malam Masih Menghitung Setoran

Beban Ganda Perempuan Kepala Keluarga: Bangun Jam Lima pagi, Malam Masih Menghitung Setoran

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:51 WIB

×