alexametrics

Kementerian Kominfo Fasilitasi 1.160 Pengembangan Startup Digital

Dythia Novianty | Dicky Prastya
Kementerian Kominfo Fasilitasi 1.160 Pengembangan Startup Digital
Ilustrasi perusahaan rintisan atau startup (Shutterstock).

Kominfo memfasilitasi warga Indonesia untuk membangun startup digital.

Suara.com - Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memfasilitasi warga Indonesia untuk membangun startup digital.

Program Gerakan Nasional 1000 Startup Digital, memungkinkan Kementerian Kominfo membuka peluang kepada calon founder tetap produktif di masa pandemi Covid-19.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Dirjen Aptika) Kementerian Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan menyatakan, sudah 85.000 calon founder dilatih untuk mengembangkan ide dan kreativitas membentuk perusahaan rintisan atau startup digital

"Dan sekarang sudah ada 1.160 startup yang dibina lewat Gerakan Nasional 1000 Startup. Ini program awalnya kita dan di masa pandemi pun menjalankan ini sesuai dengan kondisi," ujarnya dalam siaran pers, dikutip pada Minggu (26/9/2021).

Baca Juga: Merintis Startup hingga Jadi Unicorn, Coba Tips Ini

Menurut Semuel, Gerakan Nasional 1000 Startup Digital dilaksanakan secara hibrida atau gabungan dari online dan offline.

Semua peserta hadir secara online, sementara narasumber pemakalah atau pemateri hadir secara offline dengan protokol kesehatan ketat.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo yang juga menjadi Ketua Tim Panja RUU Perlindungan Data Pribadi Pemerintah, Semuel A. Pangerapan. [Dok Kominfo]
Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo yang juga menjadi Ketua Tim Panja RUU Perlindungan Data Pribadi Pemerintah, Semuel A. Pangerapan. [Dok Kominfo]

"Ada hybrid yang kita kira supaya ada feel-nya juga. Jadi ini yang kita ingin kembangkan dan diharapkan nanti dengan pelatihan-pelatihan ini akan muncul startup-startup baru," jelasnya.

Semuel menyatakan, Indonesia memiliki peluang besar dalam mengembangkan sektor digital. Oleh karena itu, pemerintah secara konsisten mewujudkan akselerasi transformasi digital.

"Indonesia juga dikenal sebagai negara keempat di dunia yang memiliki startup terbanyak," kata Semuel.

Baca Juga: Sangat Urgent, Aplikasi PeduliLindungi Kok Belum Terdaftar Resmi di Kominfo?

Menurutnya, kita punya keunggulan dalam pengembangan startup, ekosistemnya sudah mulai terbentuk dari yang talent-nya, dari yang venture capital-nya juga sudah tumbuh.

Komentar