Dosen ITB, Kiki Adi Kurnia Dianugerahi BRIN Young Scientist Award

Liberty Jemadu

Kamis, 09 Desember 2021 | 22:43 WIB
Dosen ITB, Kiki Adi Kurnia Dianugerahi BRIN Young Scientist Award
Logo baru BRIN yang diperkenalkan bersamaan dengan momen Harteknas ke-26. [Antara]

Suara.com - Dosen di Pusat Pemanfaatan Karbon Dioksida dan Gas Suar dan di Program Studi Teknik Kimia Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Bandung (ITB) Kiki Adi Kurnia Ph.D meraih penghargaan BRIN Young Scientist Award (BYSA).

"BRIN Young Scientist Award menjadi salah satu platform bagi pemerintah melalui BRIN untuk mengidentifikasi potensi para periset yang dimiliki oleh kita semua di negara ini baik di tingkat nasional maupun di tingkat global," kata Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko dalam acara BRIN Young Scientist Award 2021 di Jakarta, Kamis (9/12/2021).

BRIN Young Scientist Award (BYSA) merupakan salah satu bentuk apresiasi dari BRIN bagi para periset muda dengan usia maksimal 40 tahun yang telah menunjukkan prestasi dan konsistensinya dalam melakukan berbagai riset di berbagai bidang.

Handoko menuturkan menjadi peraih BRIN Young Scientist Award bukan berarti menjadi pemenang namun, itu menjadi langkah awal untuk memberikan inspirasi bagi para periset muda lainnya untuk bisa berkarya menjadi pemantik kolaborasi riset-riset di masa akan datang.

Itu juga memberikan informasi kepada masyarakat umum bahwa Indonesia memiliki ilmuwan atau periset yang mampu menjadi penerus periset Indonesia yang akan berkontribusi besar bagi pembangunan bangsa di masa akan datang.

"Saya ucapkan selamat kepada pemenang BRIN Young Scientist Award 2021. Semoga tetap terus dapat berkarya dan menjadi pelita nalar bagi dunia riset kita saat ini," ujar Handoko.

Kiki menjadi pemenang penghargaan setelah berkompetisi dengan 99 pemohon yang masuk dari berbagai organisasi, kementerian dan universitas dari seluruh Indonesia.

Kiki terpilih atas konsistensinya dalam berkarya di bidang riset yang dapat dilihat dari berbagai indikator, antara lain tingginya H-index di Scopus dan Google Scholar, jumlah sitasi serta rentetan prestasi dan rekomendasi dari instansi di mana ia bekerja.

Hingga 2021, sebanyak 68 makalah (paper) ilmiah di jurnal-jurnal internasional berdampak tinggi dan terindeks Scopus telah Kiki torehkan baik sebagai penulis pertama maupun penulis pendamping.

baca juga

Kiki mempunyai H-Index Scopus 27, sementara di Google Scholar, tercatat dengan H-Index 30.

Kiki menuturkan bukan hanya gairah, ketekunan, dan kesabaran yang bisa membawanya sampai ke titik seperti sekarang ini, tetapi juga doa dan dukungan dari keluarga dan rekan-rekan selama ini.

"Penghargaan ini bukan hanya untuk saya sendiri. Penghargaan ini untuk membuktikan bahwa dengan konsistensi dalam melakukan penelitian, saya bisa mencapai pada tahap seperti ini," ujar Kiki.

Ia berharap penghargaan itu dapat memotivasi rekan-rekan peneliti muda untuk dapat terus semangat, memiliki gairah dalam berkarya dan bekerja serta terus melakukan yang terbaik dengan kondisi apapun.

Setelah lulus dari Program Studi Kimia di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam ITB pada 2006, Kiki mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan S2 dan S3 di Universiti Teknologi Petronas Malaysia. Kemudian, ia mendapatkan postdoctoral fellowship pada 2012 di Universidade de Aveiro di Portugal.

Penelitian yang dikerjakan Kiki selama 10 tahun terakhir ini adalah mengenai cairan ionik yang memiliki banyak sifat unggul, yaitu tidak mudah menguap, tidak bersifat korosif, dan mempunyai toksisitas rendah jika dibandingkan dengan pelarut-pelarut organik lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cangkang Rajungan Menumpuk, Peneliti Kembangkan Limbahnya Menjadi Material Baterai

Cangkang Rajungan Menumpuk, Peneliti Kembangkan Limbahnya Menjadi Material Baterai

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 12:55 WIB

Monitoring 24 Jam Selat Sunda Normal, Kabar Tsunami Akibat Erupsi GAK Dipastikan Hoaks!

Monitoring 24 Jam Selat Sunda Normal, Kabar Tsunami Akibat Erupsi GAK Dipastikan Hoaks!

News | Senin, 14 September 2026 | 18:17 WIB

Lawan Abrasi, Bagaimana Limbah Plastik Disulap Jadi Alat Penahan Ombak?

Lawan Abrasi, Bagaimana Limbah Plastik Disulap Jadi Alat Penahan Ombak?

Lifestyle | Rabu, 09 September 2026 | 14:55 WIB

Kurangi Ketergantungan Fosil, Bagaimana BRIN Ubah Minyak Kelapa Jadi Bahan Bakar Pesawat?

Kurangi Ketergantungan Fosil, Bagaimana BRIN Ubah Minyak Kelapa Jadi Bahan Bakar Pesawat?

News | Senin, 07 September 2026 | 10:58 WIB

Erupsi Anak Krakatau Diduga Tembus Lapisan Tropopause, Pakar BRIN Ungkap Dampak Iklimnya

Erupsi Anak Krakatau Diduga Tembus Lapisan Tropopause, Pakar BRIN Ungkap Dampak Iklimnya

News | Minggu, 06 September 2026 | 12:05 WIB

Memanen Panas yang Terbuang, Bagaimana BRIN Kembangkan Teknologi Termoelektrik?

Memanen Panas yang Terbuang, Bagaimana BRIN Kembangkan Teknologi Termoelektrik?

News | Rabu, 02 September 2026 | 16:52 WIB

Mengenal Ubi Bombing, Alternatif Pemadaman Karhutla Berbasis Tepung Singkong

Mengenal Ubi Bombing, Alternatif Pemadaman Karhutla Berbasis Tepung Singkong

News | Selasa, 01 September 2026 | 15:03 WIB

BRIN Belum Pastikan Efektivitas Tepung Singkong untuk Padamkan Karhutla

BRIN Belum Pastikan Efektivitas Tepung Singkong untuk Padamkan Karhutla

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:23 WIB

Tepung Singkong untuk Padamkan Karhutla Dinilai Sangat Memungkinkan

Tepung Singkong untuk Padamkan Karhutla Dinilai Sangat Memungkinkan

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 15:55 WIB

Di Depan Presiden Timor Leste, Megawati Ungkap Salju Abadi Papua Bakal Lenyap 3 Tahun Lagi

Di Depan Presiden Timor Leste, Megawati Ungkap Salju Abadi Papua Bakal Lenyap 3 Tahun Lagi

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 15:05 WIB

Terkini

8 Cara Menghilangkan Bau Apek pada Baju yang Lupa Dijemur Setelah Dicuci

8 Cara Menghilangkan Bau Apek pada Baju yang Lupa Dijemur Setelah Dicuci

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 11:05 WIB

Penuh Haru! 10 Kru Selamat KM Virgo Transport 8 Akhirnya Pulang ke Garut

Penuh Haru! 10 Kru Selamat KM Virgo Transport 8 Akhirnya Pulang ke Garut

Jabar | Jum'at, 18 September 2026 | 11:02 WIB

Dewan HAM PBB: Amerika Diduga Lakukan Kejahatan Perang di Iran

Dewan HAM PBB: Amerika Diduga Lakukan Kejahatan Perang di Iran

News | Jum'at, 18 September 2026 | 11:00 WIB

Drama A Bloody Lucky Day, Mimpi Buruk Sopir Taksi dan Penumpang Terakhir

Drama A Bloody Lucky Day, Mimpi Buruk Sopir Taksi dan Penumpang Terakhir

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 11:00 WIB

Kemarau Panjang Mengintai, Industri Semen Pangkas Pengambilan Air 45 Persen

Kemarau Panjang Mengintai, Industri Semen Pangkas Pengambilan Air 45 Persen

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 10:58 WIB

Karhutla Indonesia Tembus 202 Ribu Hektare, Ilmuwan Sebut El Nino Bukan Satu-satunya Pemicu

Karhutla Indonesia Tembus 202 Ribu Hektare, Ilmuwan Sebut El Nino Bukan Satu-satunya Pemicu

News | Jum'at, 18 September 2026 | 10:55 WIB

Tiket Nonton Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Dijual Hari Ini, Harga Mulai Rp100 Ribu

Tiket Nonton Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Dijual Hari Ini, Harga Mulai Rp100 Ribu

Bola | Jum'at, 18 September 2026 | 10:52 WIB

Beras Fortifikasi Diduga Tak Sesuai Label, YLKI Desak Pemerintah Buka Posko Aduan

Beras Fortifikasi Diduga Tak Sesuai Label, YLKI Desak Pemerintah Buka Posko Aduan

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 10:51 WIB

Bukan Acara Biasa, FestVent Volume 3 Ajak Anak Muda Keluar dari Zona Nyaman

Bukan Acara Biasa, FestVent Volume 3 Ajak Anak Muda Keluar dari Zona Nyaman

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 10:49 WIB

Akun Instagram Densu Dipenuhi Curhat Penonton Baby Udon: Abang Bikin Kami Mau Berjuang Lagi

Akun Instagram Densu Dipenuhi Curhat Penonton Baby Udon: Abang Bikin Kami Mau Berjuang Lagi

Entertainment | Jum'at, 18 September 2026 | 10:49 WIB

×