Kemenperin Inisiasi Penggunaan Hidrogen Sebagai Sumber Energi Industri

Liberty Jemadu

Rabu, 30 Maret 2022 | 23:42 WIB
Kemenperin Inisiasi Penggunaan Hidrogen Sebagai Sumber Energi Industri
Hidrogen disebut sebagai sumber energi industri di masa depan. Foto: Prototipe mobil hidrogen. (Suara.com/Vania)

Suara.com - Kementerian Perindustrian menginisiasi hidrogen jadi sumber energi sektor industri, lewat seminar bertema Seminar Hidrogen untuk Industri: Tantangan dan Peluang dalam Mendukung Kemandirian Industri.

“Kegiatan tersebut kami harapkan dapat menghasilkan kebijakan yang mendukung pemanfaatan hidrogen sebagai energi baru dan pengembangan industri berbasis clean energy, tersusunnya regulasi dan roadmap aplikasi hidrogen untuk industri,” kata Direktur Jenderal Industri Logam Mesin Alat Transportasi dan Elektronika Kemenperin Taufiek Bawazier di Jakarta, Rabu (30/3/2022).

Taufik menyampaikan energi merupakan jantung dari daya saing industri nasional. Sebab, industri merupakan sektor lahap energi di Indonesia, baik berupa listrik, gas, batu bara hingga minyak mentah.

Teufiek mengemukakan pada KTT Pemimpin Dunia tentang Perubahan Iklim (COP26) Presiden Joko Widodo berkomitmen dalam penanganan perubahan iklim dengan target penurunan emisi (Net Zero Emissions) di Indonesia, di antaranya dengan mendukung pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) dan pengembangan industri berbasis energi bersih.

“Hal ini karena ada potensi kekurangan suplai energi di masa depan sehingga akan memengaruhi ketersediaan energi sebagai bahan baku atau bahan penolong di sektor industri,” ungkapnya.

Apalagi ketersediaan energi domestik pada tahun 2030 diperkirakan hanya mampu memenuhi 75 persen permintaan energi nasional, dan akan terus menurun hingga sekitar 28 persen pada 2045.

Karena itu diperlukan upaya untuk pemenuhan sumber energi baru yang memadai dan andal yang memiliki efek berantai dalam mendukung daya saing industri, menarik minat investasi, dan tumbuhnya industri dalam negeri.

“Salah satu EBT yang akan berkembang pesat adalah hidrogen,” ujarnya.

Menurut Taufiek, hidrogen adalah masa depan energi bagi industri dan akan menjadi game changer dari energi dunia yang akan menggantikan energi fosil dan batu bara.

baca juga

Hal ini karena hidrogen merupakan pembawa energi yang dapat digunakan untuk menyimpan, memindahkan, dan menyalurkan energi yang dihasilkan dari sumber lain.

“Selain itu pertimbangan pengembangan hidrogen adalah rendahnya biaya produksi di masa depan,” jelasnya.

Sebagai perbandingan, biaya produksi green hydrogen mencapai 2,5 - 4,5 dolar AS per kg pada tahun 2019 dan diproyeksi menjadi 1 - 2,5 dolar AS per kg pada tahun 2030.

“Ini akan turun hingga tiga kali lipat pada tahun 2050,” imbuhnya.

Dengan demikian Taufiek menilai hidrogen sebagai bahan bakar akan semakin ekonomis dan populer pada masa mendatang.

Karena itu Kemenperin siap menginisiasi pemanfaatan hidrogen sebagai sumber energi yang dapat dimanfaatkan pada sektor industri pembangkit listrik, industri logam, industri makanan, dan bahkan industri semikonduktor.

“Selain itu hidrogen dapat dimanfaatkan dalam cell baterai untuk aplikasi kendaraan bermotor, truk, kapal, kereta api bahkan pesawat udara. Peluang ini harus kita sikapi dengan menyiapkan kemampuan baik dari sisi teknologi maupun dari sumber daya manusia. Artinya, pemanfaatan hidrogen akan meningkatkan daya saing bagi nilai tambah industri,” paparnya.

Taufiek menambahkan saat ini setidaknya terdapat tiga tantangan besar dalam transisi energi. Pertama, terkait dengan akses energi bersih, dunia sedang menghadapi kenyataan bahwa tidak semua warga dunia memiliki akses pada energi yang terjangkau, andal, berkelanjutan, dan modern.

Tantangan kedua, terkait dengan masalah pendanaan, di mana proses transisi energi membutuhkan dana yang sangat besar. Tantangan ketiga adalah dukungan riset dan teknologi untuk menghasilkan teknologi baru yang lebih efisien dan lebih kompetitif.

“Kami telah mengeluarkan peta jalan Industri Otomotif Nasional yang menetapkan 20 persen penggunaan kendaraan berbasis baterai listrik di tahun 2025 yang diikuti dengan upaya efisiensi pada industri otomotif untuk jenis teknologi Internal Combustion Engine (ICE), hibrid, dan Plug-in Hybrid,” terang Taufiek.

Teknologi fuel cell berbasis hidrogen juga telah terdapat dalam peta jalan industri otomotif nasional tersebut, dengan semangat untuk menuju produksi industri kendaraan ramah lingkungan. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bisakah Sampah Plastik Diubah Menjadi Hidrogen? Peneliti Kembangkan Metode Tanpa Perlu Pemilahan

Bisakah Sampah Plastik Diubah Menjadi Hidrogen? Peneliti Kembangkan Metode Tanpa Perlu Pemilahan

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 12:41 WIB

Tanaman Malapari Berpotensi Jadi Komoditas Bioenergi, Bagaimana BRIN Dorong Pengembangannya?

Tanaman Malapari Berpotensi Jadi Komoditas Bioenergi, Bagaimana BRIN Dorong Pengembangannya?

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:08 WIB

Transformasi Industri Rendah Karbon Digenjot demi Target Net Zero Emission 2050

Transformasi Industri Rendah Karbon Digenjot demi Target Net Zero Emission 2050

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:51 WIB

BI Rate Naik, Kemenperin Sebut Kepercayaan Industri Melambat

BI Rate Naik, Kemenperin Sebut Kepercayaan Industri Melambat

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:21 WIB

Insentif Mobil Listrik Tak Kunjung Jelas, Kemenperin Khawatir Penjualan Tertahan

Insentif Mobil Listrik Tak Kunjung Jelas, Kemenperin Khawatir Penjualan Tertahan

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:33 WIB

Kemenperin Siapkan Dewan Kawasan Industri Nasional, Presiden Bakal Pimpin Langsung

Kemenperin Siapkan Dewan Kawasan Industri Nasional, Presiden Bakal Pimpin Langsung

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 10:03 WIB

Pasokan Gas Murah Seret, Kemenperin Minta AGIT Dicabut demi Tak Ada PHK

Pasokan Gas Murah Seret, Kemenperin Minta AGIT Dicabut demi Tak Ada PHK

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:32 WIB

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:21 WIB

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:10 WIB

Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok

Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:38 WIB

Terkini

Kylian Mbappe Sabet Sepatu Emas Piala Dunia 2026, Pecundangi Lionel Messi

Kylian Mbappe Sabet Sepatu Emas Piala Dunia 2026, Pecundangi Lionel Messi

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 06:04 WIB

Faktor X yang Bikin Persib Kalahkan Persija di Perburuan Mariano Peralta

Faktor X yang Bikin Persib Kalahkan Persija di Perburuan Mariano Peralta

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 06:00 WIB

Daftar Juara Piala Dunia, Spanyol Raih Gelar Kedua

Daftar Juara Piala Dunia, Spanyol Raih Gelar Kedua

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 05:58 WIB

Ricuh Final Piala Dunia 2026! Paredes Layangkan Bogem Usai Argentina Kalah dari Spanyol

Ricuh Final Piala Dunia 2026! Paredes Layangkan Bogem Usai Argentina Kalah dari Spanyol

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 05:28 WIB

Fakta Final Aneh Piala Dunia 2026: Argentina Nol Tembakkan, Messi 1 Sentuhan

Fakta Final Aneh Piala Dunia 2026: Argentina Nol Tembakkan, Messi 1 Sentuhan

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 05:16 WIB

Messi Menangis! Spanyol Kunci Gelar Piala Dunia 2026 Lewat Gol Dramatis Ferran Torres

Messi Menangis! Spanyol Kunci Gelar Piala Dunia 2026 Lewat Gol Dramatis Ferran Torres

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 05:02 WIB

Cara Lionel Messi Pengaruhi Wasit Final Piala Dunia 2026 untuk Usir Marc Cucurella

Cara Lionel Messi Pengaruhi Wasit Final Piala Dunia 2026 untuk Usir Marc Cucurella

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 04:42 WIB

Final Piala Dunia 2026 Lanjut Extra Time: Argentina Main 10 Orang, Messi Mandul

Final Piala Dunia 2026 Lanjut Extra Time: Argentina Main 10 Orang, Messi Mandul

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 04:24 WIB

Wayne Rooney Sebut Penampilan BTS di Halftime Show Final Piala Dunia 2026 Sampah

Wayne Rooney Sebut Penampilan BTS di Halftime Show Final Piala Dunia 2026 Sampah

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 04:14 WIB

Babak I Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina Tanpa Gol Kinerja Wasit Disorot

Babak I Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina Tanpa Gol Kinerja Wasit Disorot

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 03:09 WIB

×