Suara.com - Nama Ars-Vita Alamsyah belakangan menjadi sorotan karena menjadi perempuan Indonesia yang berhasil bekerja di SpaceX, perusahaan transportasi luar angkasa swasta Amerika Serikat milik Elon Musk.
Berdasarkan informasi yang dihimpun melalui laman LinkedIn milik Ars-Vita Alamsyah, ia menempuh berbagai pendidikan serta pengalaman magang, sebelum akhirnya bekerja di SpaceX sebagai Supply Chain Reliability Engineer II pada Agustus 2021.
"Saya bersemangat untuk membawa latar belakang kepemimpinan saya dalam teknologi dan manajemen proyek ke tim inklusif untuk mencapai keunggulan di atas dan di luar pasar global. Selain mengejar karir profesional, saya suka bepergian, berinvestasi, memotret, dan mengedit video," tulis Ars-Vita Alamsyah dalam kolom mengenai dirinya.
Berikut ini lima fakta menarik tentang Ars-Vita Alamsyah:
1. Pernah bekerja di Northrop Grumman
Northrop Grumman merupakan perusahaan aeroangkasa dan pertahanan yang umum menciptakan roket.
![Ars-Vita Alamsyah. [Instagram/@arsvitaa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/06/06/89446-ars-vita-alamsyah.jpg)
Nama Northrop Grumman seringkali terikat dengan perusahaan antariksa lainnya seperti Blue Origin dan United Launch Alliance (ULA).
Dilansir dari Business Insider, NASA sendiri memberikan kontrak pada 2020 kepada Northrop Grumman untuk membangun pendorong prototipe setinggi 53,6 meter yang digunakan oleh Space Launch System (SLS) dalam misi Artemis.
Ars-Vita Alamsyah diketahui bekerja di Northrop Grumman selama tiga tahun satu bulan.
Karirnya dimulai sebagai Project Management - Technology Service pada Oktober 2017.
Ia kemudian menjadi Project Management - Global Supply Chain Northrop Grumman pada Agustus 2019 hingga Oktober 2020 di Washington D.C.
2. Pernah magang di NASA dan FAA
Sebelum menjajaki karir di Northrop Grumman, Ars-Vita Alamsyah juga pernah magang di NASA selama satu bulan pada November 2015.
Setelah itu, ia juga pernah magang di Federal Aviation Administration (FAA) atau Administrasi Penerbangan Federal selama empat bulan, mulai dari Februari hingga Mei 2017.
3. Lulus dari MIT dengan IPK 4,9
![Ars-Vita Alamsyah. [Instagram/@arsvitaa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/06/06/29931-ars-vita-alamsyah.jpg)
Ars-Vita Alamsyah mendapatkan gelar Master of Applied Science, Supply Chain Management dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) dalam program studi 2020-2021.
Ia berhasil lulus dengan IPK 4,9 dari 5.0 dan aktif dalam kegiatan sosial. Selama bersekolah, Ars-Vita Alamsyah mendapatkan dua penghargaan dalam Deloitte Case Competition dan IMSA Student Research Presentation.
4. Mengantongi dua lisensi dan sertifikasi
Selama menempuh pendidikan di MIT, Ars-Vita Alamsyah juga mengantongi dua lisensi dan sertifikasi, mencakup Pengantar Ilmu Komputer dan Pemrograman Menggunakan Python dan Analisis Rantai Pasokan. Keduanya dikeluarkan pada 2020.
5. Menjadi sekretaris American Society of Mechanical Engineers
Tahun pertamanya berkuliah, Ars-Vita Alamsyah menempuh pendidikannya di University of Maryland pada 2015-2017.
Selama itu, ia pun aktif berorganisasi menjadi sekretaris di American Society of Mechanical Engineers selama Desember 2015 hingga Desember 2016.
Tak hanya itu, rupanya Ars-Vita Alamsyah juga aktif bersuara dalam Women in Engineering.
![Ars-Vita Alamsyah. [Instagram/@arsvitaa]](https://media.suara.com/pictures/original/2022/06/06/40272-ars-vita-alamsyah.jpg)
Dalam unggahan Instagram pribadinya, perempuan tersebut berfoto di depan roket SpaceX pada Agustus 2021, menandai hari pertamanya bekerja di perusahaan tersebut.