Riset: Masyarakat Indonesia Nyaman dengan Teknologi Digital Mutakhir

Dythia Novianty | Suara.com

Minggu, 07 Agustus 2022 | 15:45 WIB
Riset: Masyarakat Indonesia Nyaman dengan Teknologi Digital Mutakhir
Ilustrasi digitalisasi. [Buffik/Pixabay]

Suara.com - VMware Inc., inovator peranti lunak enterprise merilis hasil riset makin tingginya tingkat penetrasi digital masyarakat di Asia Pasifik.

Menurut riset bertajuk “Digital Smart: Advancing digital government for citizens in the Asia-Pacific”, di sisi lain terlihat adanya kesenjangan dalam menghadirkan layanan digital oleh lembaga-lembaga pemerintah di kawasan tersebut.

Dalam riset yang dilakukan oleh Deloitte ini terungkap bahwa terjadinya penurunan dalam pemanfaatan layanan pemerintah secara tatap muka langsung oleh masyarakat di kawasan Asia Pasifik, yang merosot hingga setengahnya dalam dua tahun ke belakang.

Di sisi lain, saat ini terdapat sebanyak 77 persen, warga masyarakat yang kini telah memanfaatkan platform digital dalam mengakses layanan-layanan pemerintah.

Namun demikian, terdapat sebanyak 67 persen responden yang menaruh harapan kepada lembaga-lembaga pemerintah untuk meningkatkan kualitas dalam menghadirkan layanan, sehingga kualitanya dapat sejajar dengan layanan-layanan yang dihadirkan oleh sektor swasta.

Sebanyak 41 persen masyarakat juga mengalami kendala dalam mengakses layanan digital untuk mereka sendiri, ini akibat masih rendahnya tingkat penguasaan dan kecakapan digital maupun infrastruktur digital itu sendiri.

Ilustrasi pebisnis muda. (Istimewa)
Ilustrasi pebisnis muda. (Istimewa)

Dengan bertambahnya 900 juta pengguna baru internet di kawasan Asia Pasifik (meliputi Australia, Singapura, Indonesia, Vietnam, India, Jepang, dan Korea Selatan) di tahun 2025 sesuai yang diprediksikan, maka kebutuhan untuk berinvestasi di bidang layanan digital oleh lembaga-lembaga pemerintahan juga diperkirakan akan terus bertumbuh.

Sylvain Cazard, senior vice president and general manager, Asia Pacific and Japan, VMware menuturkan, masyarakat menaruh harapan yang tinggi untuk dihadirkannya kesetaraan layanan, termasuk dari sisi kualitas, agar seperti layanan-layanan yang dihadirkan oleh perusahaan maupun organisasi swasta.

Penghantaran layanan, dia menambahkan dalam hal ini, seperti infrastruktur multi cloud maupun aplikasi-aplikasi dan layanan-layanan modern terkontainerkan, saat ini sudah menjadi sebuah keniscayaan sebagai fondasi agar kita bisa terus melaju.

"Oleh karenanya, lembaga-lembaga pemerintahan diharapkan bisa menyelaraskan cara pandang mereka maupun dalam pembangunan sumber-sumber daya IT baru dengan tren-tren mutakhir agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat di masa kini,” ucapnya.

Mitra Deloitte, sekaligus penyusun laporan prinsipal, John O’Mahony menuturkan, mulai bergairahnya kembali investas untuk pengembangan layanan digital pemerintah punya makna yang begitu penting.

"Ini juga menjadi penanda akan adanya kemajuan positif yang dirasakan oleh masyarakat dalam menikmati layanan digital," jelasnya.

Kesiapan masing-masing lembaga pemerintah di kawasan Asia Pasifik dalam menerima perkembangan teknologi mutakhir yang mendukung dalam terwujudnya digitalisasi tidak sama di antara negara-negara maju maupun berkembang.

Berikut sejumlah catatan menarik yang diperoleh dari riset ini:

  • Singapura: 84 persen responden dari Singapura punya gambaran bahwa dalam lima tahun ke depan, mereka akan sama seringnya atau bahkan lebih sering dalam mengakses layanan-layanan dari pemerintah dari pada sekarang. Sebanyak 76 persen sepakat atau sangat sepakat bahwa pemerintah perlu berinvestasi lebih tinggi lagi di bidang teknologi sebagai bentuk kesiapan dalam menyongsong masa depan.
  • Vietnam: 85 persen responden dari Vietnam merasa tak enggan bila harus belajar kecakapan digital baru ataupun menggunakan platform mutakhir. Sebanyak 80 persen punya gambaran bahwa dalam lima tahun ke depan, mereka akan sama seringnya atau bahkan lebih sering dalam mengakses layanan-layanan dari pemerintah dari pada sekarang.
  • India: Responden India menyampaikan bahwa pengalaman positif yang dirasakan oleh warga selama menggunakan layanan dari pemerintah secara daring akan mampu meningkatkan tingkat kepercayaan mereka kepada pemerintah. Terdapat 89 persen responden yang menyatakan siap mempelajari jenis-jenis kecakapan digital baru ataupun menggunakan platform mutakhir.
  • Indonesia: 81 persen responden Indonesia merasa nyaman bersentuhan dengan teknologi-teknologi digital mutakhir dan pemerintah Indonesia telah berhasil mengembangkan banyak situs-situs web untuk menggantikan layanan berbasis tatap muka langsung, sebagai medium yang paling banyak digunakan oleh responden dalam mengakses layanan pemerintah.
  • South Korea: 90 persen responden Korea punya gambaran bahwa dalam lima tahun ke depan mereka akan sama seringnya atau bahkan lebih sering dalam mengakses layanan-layanan dari pemerintah dari pada sekarang. Dalam laporan ini disebutkan pula bahwa Korea menempati peringkat teratas secara global pada the World Bank GTMI dan diakui sebagai yang terkemuka di tingkat global untuk pengembangan GovTech dengan skor 98 dari angka maksimum 100.
  • Japan: 90 persen responden Jepang punya gambaran bahwa dalam lima tahun ke depan mereka akan sama seringnya atau bahkan lebih sering dalam mengakses layanan-layanan dari pemerintah dari pada sekarang, namun hanya 27 persen yang berharap adanya peningkatan kualitas layanan pemerintah yang setara dengan layanan yang dihadirkan oleh pihak swasta.
  • Australia: 82 persen responden Australia berharap bahwa akan makin banyak layanan pemerintah yang nantinya bisa diakses secara daring dalam lima tahun ke depan dengan pengalaman pengguna yang lebih terintegrasi. Sebanyak 55 persen dari mereka bersedia memberikan personal data apabila memang ini akan membuat akses layanan bagi warga menjadi lebih mudah. Keamanan data juga menjadi topik penting yang ada di benak responden Australia terkait dengan akses ke layanan yang disediakan oleh pemerintah.
Ilustrasi digitalisasi. [Pexel/Olya Kobruseva]
Ilustrasi digitalisasi. [Pexel/Olya Kobruseva]

Riset ini diselenggarakan oleh Deloitte Access Economics atas nama VMware dengan target survei sebanyak 3.840 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemanfaatan Teknologi Digital di Bidang Kesehatan Akan Tumbuh Makin Pesat

Pemanfaatan Teknologi Digital di Bidang Kesehatan Akan Tumbuh Makin Pesat

Tekno | Kamis, 17 Februari 2022 | 22:17 WIB

Tantangan Baru Pengelola Kearsipan di Era Teknologi Digital

Tantangan Baru Pengelola Kearsipan di Era Teknologi Digital

Your Say | Selasa, 15 Februari 2022 | 07:44 WIB

Dampak Perkembangan Teknologi Digital di Era Revolusi 4.0

Dampak Perkembangan Teknologi Digital di Era Revolusi 4.0

Your Say | Sabtu, 01 Januari 2022 | 12:45 WIB

Survei VMware: Nasabah Indonesia Antusias Cicipi Teknologi AI

Survei VMware: Nasabah Indonesia Antusias Cicipi Teknologi AI

Tekno | Kamis, 22 Juli 2021 | 22:30 WIB

Inovatif, HID Global dan VMware Bikin Akses Pintu Masuk dari Ponsel

Inovatif, HID Global dan VMware Bikin Akses Pintu Masuk dari Ponsel

Tekno | Kamis, 28 November 2019 | 13:34 WIB

VMware Luncurkan Inovasi Mutakhir Tercepat dan Terjangkau

VMware Luncurkan Inovasi Mutakhir Tercepat dan Terjangkau

Press Release | Jum'at, 13 Mei 2016 | 16:36 WIB

Terkini

5 Rekomendasi HP Murah 'Penguasa Pasar' 2025-2026: Kamera Jernih dan RAM Melimpah

5 Rekomendasi HP Murah 'Penguasa Pasar' 2025-2026: Kamera Jernih dan RAM Melimpah

Tekno | Selasa, 28 April 2026 | 18:15 WIB

Spesifikasi Lenovo Idea Tab Pro Gen 2: Usung Chip Snapdragon Kencang, Sasar Midrange

Spesifikasi Lenovo Idea Tab Pro Gen 2: Usung Chip Snapdragon Kencang, Sasar Midrange

Tekno | Selasa, 28 April 2026 | 18:00 WIB

Usai Rilis Global, HP Murah POCO C81 Pro Bersiap Masuk ke Indonesia

Usai Rilis Global, HP Murah POCO C81 Pro Bersiap Masuk ke Indonesia

Tekno | Selasa, 28 April 2026 | 16:57 WIB

HP Gaming Harga Miring, Spesifikasi Infinix GT 50 Pro yang Bebas Panas

HP Gaming Harga Miring, Spesifikasi Infinix GT 50 Pro yang Bebas Panas

Tekno | Selasa, 28 April 2026 | 16:35 WIB

iPhone Lipat Pertama Resmi Pakai Nama 'iPhone Ultra', MacBook Layar Sentuh Menyusul?

iPhone Lipat Pertama Resmi Pakai Nama 'iPhone Ultra', MacBook Layar Sentuh Menyusul?

Tekno | Selasa, 28 April 2026 | 16:15 WIB

Smart Home Jadi Nyata Berkat AC AQUA AQA-KCR9VRAL Hadirkan Kontrol HP dan Sterilisasi UV

Smart Home Jadi Nyata Berkat AC AQUA AQA-KCR9VRAL Hadirkan Kontrol HP dan Sterilisasi UV

Tekno | Selasa, 28 April 2026 | 15:53 WIB

Monitor Gaming Anyar, Samsung Odyssey G8 Dukung Resolusi 6K Refresh Rate Tinggi

Monitor Gaming Anyar, Samsung Odyssey G8 Dukung Resolusi 6K Refresh Rate Tinggi

Tekno | Selasa, 28 April 2026 | 15:11 WIB

Xiaomi Rilis Redmi Pad 2 9.7: Tablet Ringkas 120Hz dan Snapdragon 6s Gen 2, Harga Mulai 3 Jutaan!

Xiaomi Rilis Redmi Pad 2 9.7: Tablet Ringkas 120Hz dan Snapdragon 6s Gen 2, Harga Mulai 3 Jutaan!

Tekno | Selasa, 28 April 2026 | 14:59 WIB

Harga Vivo TWS 5i Rp300 Ribu, TWS Murah Ini Usung Baterai Tahan Lama

Harga Vivo TWS 5i Rp300 Ribu, TWS Murah Ini Usung Baterai Tahan Lama

Tekno | Selasa, 28 April 2026 | 12:38 WIB

Kapan EA Sports UFC 6 Rilis? Bocoran Gameplay-nya Terungkap ke Publik

Kapan EA Sports UFC 6 Rilis? Bocoran Gameplay-nya Terungkap ke Publik

Tekno | Selasa, 28 April 2026 | 12:10 WIB