Ongkos Keamanan Siber Global Akan Tembus Rp 6.800 T

Liberty Jemadu

Kamis, 25 Agustus 2022 | 18:45 WIB
Ongkos Keamanan Siber Global Akan Tembus Rp 6.800 T
Direktur Tim Riset dan Analisis Global Asia Pasifik Kaspersky, Vitaly Kamluk membeberkan tentang ongkos keamanan siber yang terus meningkat di dunia dalam acara Cybersecurity Weekend di Phuket, Thailand, Kamis (25/8/2022). [Dok Kaspersky]

Suara.com - Pengeluaran atau ongkos keamanan siber global akan mencapai 460 miliar dolar Amerika Serikat - atau sekitar Rp 6.800 triliun- dalam beberapa tahun ke depan, atau naik hampir dua kali lipat dari tahun 2021.

Direktur Tim Riset dan Analisis Global Asia Pasifik Kaspersky, Vitaly Kamluk, mengatakan bahwa proyeksi ongkos keamanan siber bahkan bisa lebih tinggi jika melihat kondisi dunia saat ini lebih jeli lagi.

Meski demikian, ia melanjutkan, hidup tanpa keamanan siber di tengah dunia yang semakin digital- meski bisa diwujudkan- justru akan membawa kesengsaraan.

"Wajar saja muncul pertanyaan, mengapa kita berinvestasi sangat besar untuk kemanan siber dan bukankah lebih baik jika semua duit itu digunakan untuk hal lain," beber Kamluk dalam acara Cybersecurity Weekend yang digelar Kaspersky di Phuket, Thailand, Kamis (25/8/2022).

Kamluk melanjutkan, hidup tanpa keamanan siber berarti manusia modern harus rela melepaskan enkripsi, privasi bahkan informasi rahasia.

Artinya para penjahat di internet akan bisa mengambil informasi pribadi, data keuangan, perjalanan hingga data kesehatan seseorang kemudian memanfaatkannya untuk keutungan pribadinya.

Kedua, tanpa keamanan siber manusia modern akan kehilangan kontrol atas aksesnya di internet. Akun-akun onlinenya tidak akan aman, termasuk akun rekening bank. Identitasnya dirampas oleh orang lain dan digunakan untuk melakukan penipuan, transfer uang, menguras rekening dan kartu kredit.

Ketiga akan sukar untuk melakukan validasi kebenaran di internet. Berita-berita online akan sukar dipercaya, hoaks merajalela, layanan belanja online tidak bisa diperiksa kebenarannya saat akan melakukan pembayaran.

Ia menegaskan bahwa tanpa disadari saat ini teknologi keamanan siber memainkan peranan penting untuk menjaga semua aktivitas online manusia berjalan nyaman dan aman, meski ancaman demi ancaman terus mengintai.

baca juga

Pada periode Juli 2021- Agustus 2022 saja, perusahaan keamanan siber dunia telah mendeteksi dan memblok lebih dari 7,2 miliar serangan termasuk malware dan konten berbahaya lainnya.

Asia Pasifik, termasuk Indonesia adalah kawasan paling rentan serangan siber. Sekitar 35 persen objek berbahaya di internet yang dideteksi oleh Kaspersky pada Agustus 2021- Juli 2022 menyasar pengguna internet di India, Jepang, Vietnam dan Indonesia.

"Dunia tanpa keamanan siber adalah distopia digital, yang di dalamnya tak seorang pun bisa menimba manfaat serta peluang yang disajikan oleh teknologi-teknologi terbaru," tutup Kamluk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Teknologi Identitas Digital Buka Peluang Verifikasi Tanpa Simpan Salinan KTP

Teknologi Identitas Digital Buka Peluang Verifikasi Tanpa Simpan Salinan KTP

Tekno | Rabu, 28 Oktober 2026 | 12:24 WIB

Ancaman Siber Era Kuantum Mengintai, Indonesia Perlu Siapkan Perlindungan Data Sejak Sekarang

Ancaman Siber Era Kuantum Mengintai, Indonesia Perlu Siapkan Perlindungan Data Sejak Sekarang

Tekno | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:51 WIB

Indonesia Perkuat Talenta AI dan Keamanan Siber untuk Dorong Ekonomi Digital

Indonesia Perkuat Talenta AI dan Keamanan Siber untuk Dorong Ekonomi Digital

Tekno | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:14 WIB

AI Bikin Serangan Siber Makin Otomatis, Investasi Keamanan Siber di Indonesia Diprediksi Melonjak

AI Bikin Serangan Siber Makin Otomatis, Investasi Keamanan Siber di Indonesia Diprediksi Melonjak

Tekno | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:53 WIB

Adopsi AI Makin Cepat, Indonesia Mulai Bersiap Hadapi Ancaman Siber dan Komputasi Kuantum

Adopsi AI Makin Cepat, Indonesia Mulai Bersiap Hadapi Ancaman Siber dan Komputasi Kuantum

Tekno | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Penipuan Makin Meyakinkan Berkat AI, Bitdefender Bawa Teknologi Deteksi Deepfake ke RI

Penipuan Makin Meyakinkan Berkat AI, Bitdefender Bawa Teknologi Deteksi Deepfake ke RI

Tekno | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 14:03 WIB

Telkom Luncurkan SCALE, Integrasikan AI, Cloud, dan Keamanan Siber

Telkom Luncurkan SCALE, Integrasikan AI, Cloud, dan Keamanan Siber

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 18:27 WIB

Bisnis Keamanan Siber Kian Menguat, Laba Usaha ITSEC Asia Melonjak 1.171 Persen

Bisnis Keamanan Siber Kian Menguat, Laba Usaha ITSEC Asia Melonjak 1.171 Persen

Tekno | Selasa, 01 September 2026 | 14:42 WIB

AI Terus Berkembang, Indonesia Perlu Perkuat Talenta Keamanan Siber

AI Terus Berkembang, Indonesia Perlu Perkuat Talenta Keamanan Siber

Tekno | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:21 WIB

Makin Canggih tapi Jangan Terlalu Percaya, 92 Ribu Serangan Menyamar sebagai Layanan AI

Makin Canggih tapi Jangan Terlalu Percaya, 92 Ribu Serangan Menyamar sebagai Layanan AI

Tekno | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:04 WIB

Terkini

Ekonom Unsri Hitung Kerugian Karhutla Sumsel 2026 Capai Rp5,7 Triliun

Ekonom Unsri Hitung Kerugian Karhutla Sumsel 2026 Capai Rp5,7 Triliun

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 21:04 WIB

Merayakan Rindu dan Kegelisahan lewat Puisi di Buku Kidung Para Pencari

Merayakan Rindu dan Kegelisahan lewat Puisi di Buku Kidung Para Pencari

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 21:00 WIB

Fakta TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia, Cuma Modal Latihan Sebulan Langsung Tempur

Fakta TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia, Cuma Modal Latihan Sebulan Langsung Tempur

News | Senin, 02 November 2026 | 20:55 WIB

Santriwati Tidur Digeledah Polisi, KPAI Ungkap Dugaan Penodongan Senjata

Santriwati Tidur Digeledah Polisi, KPAI Ungkap Dugaan Penodongan Senjata

News | Senin, 02 November 2026 | 20:49 WIB

Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia, Korban TPPO Cuma Dilatih Sebulan Sebelum ke Medan Perang

Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia, Korban TPPO Cuma Dilatih Sebulan Sebelum ke Medan Perang

News | Senin, 02 November 2026 | 20:36 WIB

Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia

Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia

Sumut | Senin, 02 November 2026 | 20:26 WIB

Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat

Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:25 WIB

Debut Sistem Skor 3x15 BWF, 707 Pebulu Tangkis dari 8 Negara Siap Bersaing di Superliga Junior 2026

Debut Sistem Skor 3x15 BWF, 707 Pebulu Tangkis dari 8 Negara Siap Bersaing di Superliga Junior 2026

Sport | Senin, 02 November 2026 | 20:24 WIB

Tergiur Bonus Ratusan Juta, 58 Korban TPPO Nyaris Dikirim ke Medan Perang Rusia

Tergiur Bonus Ratusan Juta, 58 Korban TPPO Nyaris Dikirim ke Medan Perang Rusia

News | Senin, 02 November 2026 | 20:21 WIB

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 20:20 WIB

×