Keseriusan Negara Amankan Aset Digital Dipertanyakan

Liberty Jemadu

Senin, 29 Agustus 2022 | 14:50 WIB
Keseriusan Negara Amankan Aset Digital Dipertanyakan
Ilustrasi kebocoran data. [Pexel/Anete Lusina]

Suara.com - Lembaga Riset Siber Indonesia CISSReC mempertanyakan keseriusan negara mengamankan aset digital serta sistem dan data pribadi masyarakat, menyusul dugaan kebocoran data Kemenkumham yang memuat lebih dari 85.000 list dan data pribadi sebesar 800 megabita.

"Memang siapa pun bisa menjadi target pencurian data. Namun, bila ini terus-menerus terjadi di lembaga dan institusi negara, bahkan BUMN, ini menjadi tanda tanya," kata Ketua CISSReC Pratama Persadha, Senin (29/8/2022).

Ia mengatakan ada banyak solusi agar kejadian data breach di Indonesia bisa ditekan seminimal mungkin. Misalnya, dari sisi negara, dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan Informatika dan DPR harus segera menyelesaikan Undang-Undang tentang Perlindungan Data Pribadi.

Dengan undang-undang ini, kata dia, semua penyelenggara sistem elektronik dipaksa melakukan pengamanan secara maksimal. Dengan demikian, bila ada kebocoran data dan mereka terbukti lalai tidak melakukan, sebagaimana amanat UU PDP, maka ada hukuman denda yang menanti.

"Di Uni Eropa, denda bisa mencapai 20 juta euro untuk setiap kasus penyalahgunaan dan kebocoran data pribadi masyarakat," tambahnya.

Dari sisi pelaku bisnis, lanjut dia, harus mau proaktif melakukan pengamanan pada lembaga mereka. Hal itu mengingat di sektor swasta, usaha meningkatkan keamanan siber pada lembaga masing-masing tersebut memang ada.

Namun, karena ekosistem siber belum dipayungi UU PDP dan perangkat lainnya, katanya, maka sering kali para pelaku usaha masih harus menghadapi ancaman beraneka ragam, mulai dari sumber daya manusia kurang terlatih, mitra dalam negeri atau vendor yang menjadi sumber kebocoran data, hingga sumber tersebarnya malware.

Pratama berpendapat negara juga bisa mengambil jalan panjang dengan pendidikan.

Dengan keamanan siber masuk dalam kurikulum pendidikan dasar, menurut dia, maka penting agar dalam jangka panjang semua pengambil kebijakan memiliki bekal cukup terkait dengan keamanan siber.

baca juga

Hal itu dikemukakan Pratama terkait kebocoran data yang di-posting akun Twitter @txtdrberseragam pada Sabtu (27/8) pagi, tentang kebocoran yang diunggah oleh anggota forum breached.to dengan nama identitas "WaterAndCoffee". Akun tersebut mengklaim menjual data berisi seluruh pegawai Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

Akan tetapi, belum disebutkan berapa harga seluruh data yang dijual tersebut. Namun, pengunggah mengklaim mempunyai lebih dari 85.000 nama dalam daftar pegawai Kemenkumham yang di dalamnya terdapat data pribadi lebih dari 800 megabita.

Pratama mengungkapkan bahwa penjual juga memberikan tangkapan layar untuk meyakinkan pembeli bahwa data tersebut valid, antara lain, Menkumham Yasonna Laoly, Sekretaris Jenderal Kemenkumham Andap Budhi Revianto, Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Kemenkumham Hermansyah Siregar, dan sejumlah nama lain.

Diketahui pula dari salah satu tangkapan layar terdapat catatan kebocoran yang bernama "pejabat tinggi" dan mengarah ke alamat situs simpeg.kemenkumham.go.id. Jika membuka situs tersebut, maka dapat menginformasikan situs portal kepegawaian milik Kemenkumham.

Disebutkan pula terdapat data sample yang diberikan berformat .csv, yang jika dibuka berisi nama, nomor kepegawaian, nomor kependudukan, hingga rekening pribadi dari data yang diduga milik pegawai Kemenkumham.

Walaupun pada hari Minggu (28/8/2022) Koordinator Humas Sekretariat Jenderal Kemenkumham Tubagus Serif Faturahman membantah hal tersebut, yang mengatakan bahwa data tersebut adalah data lama yang sudah tidak update karena merupakan arsip pada tahun 2020 dan bukan data krusial, kenyataannya data sample tersebut cukup lengkap untuk melakukan profiling atau tindak kejahatan siber. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Wanita 19 Tahun di Rumah Dinas Mantan Kalapas Waingapu, Kanwil Ditjenpas Beri Klarifikasi

Ada Wanita 19 Tahun di Rumah Dinas Mantan Kalapas Waingapu, Kanwil Ditjenpas Beri Klarifikasi

Video | Senin, 03 Agustus 2026 | 13:00 WIB

Kebocoran Data Bisa Picu Eksodus Nasabah, Survei Ungkap Tantangan Perbankan Digital

Kebocoran Data Bisa Picu Eksodus Nasabah, Survei Ungkap Tantangan Perbankan Digital

Bisnis | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:23 WIB

Breakingnews! Bom Meledak di Gedung Kementerian Kehakiman Filipina

Breakingnews! Bom Meledak di Gedung Kementerian Kehakiman Filipina

News | Senin, 27 Juli 2026 | 13:48 WIB

57% Orang Indonesia Simpan KTP dan Paspor di HP, Kaspersky Ingatkan Risiko Kebocoran Data Meningkat

57% Orang Indonesia Simpan KTP dan Paspor di HP, Kaspersky Ingatkan Risiko Kebocoran Data Meningkat

Tekno | Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:15 WIB

Kolom Komentar Instagram Dipenuhi Spam Judi Online, Pakar Siber Minta Platform Bertindak Tegas

Kolom Komentar Instagram Dipenuhi Spam Judi Online, Pakar Siber Minta Platform Bertindak Tegas

Tekno | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:24 WIB

Lokataru Minta Masalah Kebocoran Data Nasional Dievaluasi Sebelum Bahas RUU KKS

Lokataru Minta Masalah Kebocoran Data Nasional Dievaluasi Sebelum Bahas RUU KKS

News | Selasa, 17 Februari 2026 | 18:43 WIB

Registrasi Kartu SIM dengan Biometrik, Pakar: Berisiko, Ngeri Kita!

Registrasi Kartu SIM dengan Biometrik, Pakar: Berisiko, Ngeri Kita!

Tekno | Kamis, 12 Februari 2026 | 17:35 WIB

Pakar Ungkap Alasan Pembatasan 1 NIK 3 Nomor per Operator

Pakar Ungkap Alasan Pembatasan 1 NIK 3 Nomor per Operator

Tekno | Rabu, 11 Februari 2026 | 19:37 WIB

Data Pribadi Terus Bocor, Seberapa Kuat Keamanan Siber Indonesia?

Data Pribadi Terus Bocor, Seberapa Kuat Keamanan Siber Indonesia?

Tekno | Jum'at, 23 Januari 2026 | 11:37 WIB

Registrasi SIM via Biometrik, Warga Bisa Terancam Kehilangan Hak Komunikasi

Registrasi SIM via Biometrik, Warga Bisa Terancam Kehilangan Hak Komunikasi

Tekno | Kamis, 15 Januari 2026 | 21:22 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×