Satelit Nano Pertama Indonesia Berhasil Mengudara di Orbit Luar Angkasa, Ini Manfaatnya

Dythia Novianty | Achmad Fauzi | Suara.com

Minggu, 08 Januari 2023 | 15:00 WIB
Satelit Nano Pertama Indonesia Berhasil Mengudara di Orbit Luar Angkasa, Ini Manfaatnya
Surya Satelit-1 (SS-1). [Orari]

Suara.com - Surya Satelit-1 (SS-1), satelit nano pertama Indonesia, sukses masuk ke dalam lingkaran orbit luar angkasa dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).

Kesuksesan SS-1 yang pengembangannya didukung penuh oleh PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) itu, menjadi sejarah bagi industri satelit nasional.

Pasalnya, SS-1 merupakan satelit nano pertama buatan anak muda Indonesia di dalam negeri yang mengangkasa ke lingkaran orbit.

Keberhasilan SS-1 ini ditargetkan dapat meningkatkan pengembangan dan pemanfaatan satelit komunikasi di Indonesia.

Potensi itu karena SS-1 dapat diakses secara umum untuk kepentingan yang bersifat non komersial dan pengembangan ilmu pengetahuan keantariksaan yang lebih inklusif.

Direktur Utama PSN Adi Rahman Adiwoso mengatakan, kesuksesan SS-1 ini bisa menjadi titik balik dalam pengembangan industri satelit nasional.

Satelit nano. [PSN]
Satelit nano. [PSN]

Harapannya, Indonesia bisa semakin mengurangi ketergantungan pengembangan teknologi satelit dengan negara lain.

"Kami mendukung penuh pengembangan satelit nano SS-1 ini karena bisa menjadi proyek percontohan dalam mendorong kemandirian industri satelit nasional, demi meningkatkan infrastruktur strategis berbasis satelit yang lebih canggih dan efisien di Indonesia," ujarnya di Jakarta, Minggu (8/1/2022).

Menurut dia, PSN memiliki visi agar teknologi satelit ini menjadi lebih inklusif dan bisa dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat.

Pelepasan SS-1 ke orbit luar angkasa ini menjadi tahap akhir dari proses peluncuran satelit yang sebelumnya telah diluncurkan bersama misi Commercial Resupply Services yang ke-26 (CRS-26), yang dilakukan pada November 2022 lalu menggunakan roket Falcon 9 milik SpaceX di Florida, Amerika Serikat.

Satelit SS-1 ini akan menempati titik orbit 380-420 km dengan inklinasi 51.6 derajat.

Satelit SS-1 ini rencananya akan menjadi satelit open source dan bisa diakses secara umum.

Tujuannya adalah untuk mempelajari perilaku komunikasi dengan memanfaatkan frekuensi yang dikirimkan melalui satelit.

Dengan dibukanya akses frekuensi ini, SS-1 ini bisa menjadi learning point bagi seluruh pemangku kepentingan satelit di Indonesia.

Ketua Tim Pengembangan SS-1 Setra Yoman Prahyang mengatakan, keberhasilan peluncuran satelit nano ini memungkinkan peningkatan kemampuan komunikasi pesan teks secara real-time melalui frekuensi radio.

Stasiun luar angkasa Internasional (ISS). [NASA]
Stasiun luar angkasa Internasional (ISS). [NASA]

Selain itu, Berhasilnya pembangunan satelit ini juga bisa menjadi benchmark bagi misi satelit Indonesia lain di Indonesia, sehingga lebih banyak misi inovatif lain yang bisa dikembangkan generasi muda Indonesia berikutnya.

"Target utama pengembangan Satelit SS-1 ini adalah untuk penelitian dan pengembangan, sehingga satelit bisa diakses secara bebas oleh masyarakat," kata Setra.

Pihaknya meyakini, keterbukaan akses SS-1 ini merupakan bagian dari semangat kolaborasi dalam pengembangan dan pemanfaatan industri di Indonesia.

"Karena itu, SS-1 tidak difokuskan untuk aktivitas komersial dan fokus pada aspek ilmu pengetahuan," ujar dia.

Setelah satelit SS-1 ini berhasil memancarkan sinyal pertama, maka ini menjadi bukti bahwa satelit berfungsi secara normal.

SS-1 akan memasuki fase Commissioning untuk memastikan seluruh perangkat satelit dalam keadaan prima dan layak fungsi.

Seluruh komponen satelit juga dipastikan dalam kondisi optimal dan tidak terdapat kondisi anomali yang berpotensi mengganggu operasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pembangunan Satelit Satria Dimulai, Akan Diluncurkan 2023

Pembangunan Satelit Satria Dimulai, Akan Diluncurkan 2023

Tekno | Kamis, 03 September 2020 | 20:49 WIB

Satelit Nusantara Dua Jatuh Sebelum Capai Orbit, Ini Langkah Kominfo

Satelit Nusantara Dua Jatuh Sebelum Capai Orbit, Ini Langkah Kominfo

Tekno | Jum'at, 10 April 2020 | 16:24 WIB

Satelit Nusantara Dua Meluncur Triwulan II 2020, Ditengah Wabah Covid-19

Satelit Nusantara Dua Meluncur Triwulan II 2020, Ditengah Wabah Covid-19

Tekno | Rabu, 01 April 2020 | 21:34 WIB

Kemenhub Kaji Satelit Nano untuk Pantau Transportasi Secara Real Time

Kemenhub Kaji Satelit Nano untuk Pantau Transportasi Secara Real Time

Tekno | Sabtu, 30 Maret 2019 | 02:05 WIB

Satelit Nusantara Satu Sukses Meluncur ke Antariksa, Beroperasi April

Satelit Nusantara Satu Sukses Meluncur ke Antariksa, Beroperasi April

Tekno | Jum'at, 22 Februari 2019 | 18:38 WIB

Apa Manfaat Utama Satelit Nusantara Satu untuk Publik Indonesia?

Apa Manfaat Utama Satelit Nusantara Satu untuk Publik Indonesia?

Tekno | Rabu, 23 Januari 2019 | 20:03 WIB

Terkini

Mortal Kombat 2 Tayang 8 Mei 2026, Trailer Anyar Tuai Pujian dan Kritik

Mortal Kombat 2 Tayang 8 Mei 2026, Trailer Anyar Tuai Pujian dan Kritik

Tekno | Jum'at, 01 Mei 2026 | 12:42 WIB

Kumpulan Link Twibbon Hari Buruh 2026 Paling Keren, Cocok Buat Profil Media Sosial

Kumpulan Link Twibbon Hari Buruh 2026 Paling Keren, Cocok Buat Profil Media Sosial

Tekno | Jum'at, 01 Mei 2026 | 12:33 WIB

7 HP Xiaomi 1 Jutaan yang Masih Worth Dibeli 2026, Murah tapi Tak Murahan

7 HP Xiaomi 1 Jutaan yang Masih Worth Dibeli 2026, Murah tapi Tak Murahan

Tekno | Jum'at, 01 Mei 2026 | 12:06 WIB

Lenovo Resmikan Store Pertama di Bogor, Hadirkan Laptop AI, Gaming Legion hingga Copilot+ PC

Lenovo Resmikan Store Pertama di Bogor, Hadirkan Laptop AI, Gaming Legion hingga Copilot+ PC

Tekno | Jum'at, 01 Mei 2026 | 11:40 WIB

5 Pilihan HP Chipset Dimensity Paling 'Gacor' 2026: Stabil dan Hemat Daya

5 Pilihan HP Chipset Dimensity Paling 'Gacor' 2026: Stabil dan Hemat Daya

Tekno | Jum'at, 01 Mei 2026 | 11:22 WIB

Panduan Praktis Daftar IMEI 2026: Sinyal Tak 'Ilang-ilangan' Lagi

Panduan Praktis Daftar IMEI 2026: Sinyal Tak 'Ilang-ilangan' Lagi

Tekno | Jum'at, 01 Mei 2026 | 11:18 WIB

5 HP Realme Rp2 Jutaan yang Kuat Gaming: Tak Terganggu Lag dan Crash

5 HP Realme Rp2 Jutaan yang Kuat Gaming: Tak Terganggu Lag dan Crash

Tekno | Jum'at, 01 Mei 2026 | 11:10 WIB

Bergaya Arcade, Resident Evil Requiem Dapat Minigame Baru

Bergaya Arcade, Resident Evil Requiem Dapat Minigame Baru

Tekno | Jum'at, 01 Mei 2026 | 10:53 WIB

Samsung Rilis microSD T7 dan T9, Kecepatan Hingga 200MB/detik, Cocok untuk Gamer dan Kreator

Samsung Rilis microSD T7 dan T9, Kecepatan Hingga 200MB/detik, Cocok untuk Gamer dan Kreator

Tekno | Jum'at, 01 Mei 2026 | 10:25 WIB

Oppo Find X9 Ultra Hadir dengan 10x Optical Zoom dan Kamera 200MP, Foto Super Detail Jadi Andalan

Oppo Find X9 Ultra Hadir dengan 10x Optical Zoom dan Kamera 200MP, Foto Super Detail Jadi Andalan

Tekno | Jum'at, 01 Mei 2026 | 09:38 WIB