Pengiriman PC Anjlok Parah, Turunnya hingga 2 Digit

Dythia Novianty

Minggu, 15 Januari 2023 | 19:00 WIB
Pengiriman PC Anjlok Parah, Turunnya hingga 2 Digit
Ilustrasi bekerja di kantor (unsplash.com/@jasongoodman_youxventures)

Suara.com - Selama musim liburan, pengiriman PC mengalami penurunan terbesar yang pernah ada.

Menurut IDC, pengapalan PC menurun 28 persen, sementara Gartner memperkirakan penurunan 28,5 persen dan Canalys penurunan 29 persen.

Sejak 1990-an, Gartner telah mengawasi industri komputer dan ini merupakan penurunan triwulanan terburuk yang pernah mereka lihat.

Beberapa alasan mungkin telah menyebabkan penurunan pengiriman PC. Kebutuhan akan alat kerja jarak jauh telah menurun karena semakin banyak orang yang kembali bekerja.

Dilansir laman Gizmochina, Minggu (15/1/2023) Peningkatan penjualan PC selama epidemi terutama disebabkan oleh tren kerja jarak jauh.

Karyawan tidak lagi diwajibkan bekerja dari rumah, seperti sebelumnya karena semakin banyak bisnis yang mengadopsi metode kerja hybrid. Hal ini berdampak pada penurunan permintaan PC.

Pengiriman PC Q4 2022. [IDC]
Pengiriman PC Q4 2022. [IDC]

Ekonomi global yang melemah juga membuat banyak orang lebih sedikit uang untuk berinvestasi dalam renovasi.

Produsen terkemuka menderita kerugian dua digit, dengan Dell dan Acer menderita kerugian terburuk, dengan pengiriman masing-masing turun 37 persen dan 41 persen.

Lenovo dan HP mengalami penurunan besar masing-masing sebesar 29 persen dan 28 persen.

baca juga

Pengecer dan distributor juga terkena dampak penurunan pengapalan PC selain produsen PC.

Penurunan penjualan, beberapa dari mereka mengalami penurunan pendapatan dan laba. Selain itu, ini telah menyebabkan penurunan nilai saham mereka.

Analis dengan hati-hati berharap tentang masa depan industri PC meskipun turun. Canalys dan IDC telah memperkirakan kebangkitan untuk paruh kedua 2023 atau 2024.

Menurut mereka, pembelian yang ditunda akan mulai meningkatkan pasar pada akhir 2023, dengan membangun momentum pada tahun 2024 setelah perusahaan dan konsumen melewati badai.

Orang-orang akan mulai membelanjakan lebih banyak untuk peningkatan karena ekonomi global menguat, yang akan meningkatkan penjualan PC.

Namun, menurut peneliti Gartner Mikako Kitagawa, kemerosotan dapat berlangsung hingga awal 2024.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IDC Mencatat Merek PC Paling Populer di Indonesia, Ini Dia Juaranya

IDC Mencatat Merek PC Paling Populer di Indonesia, Ini Dia Juaranya

Tekno | Minggu, 12 September 2021 | 14:29 WIB

Pandemi Covid-19 2021 Picu Pasar PC Indonesia, Terjual 2,06 Juta Unit

Pandemi Covid-19 2021 Picu Pasar PC Indonesia, Terjual 2,06 Juta Unit

Tekno | Minggu, 12 September 2021 | 09:05 WIB

IDC Catatkan Periode 2021, Ponsel 5G Kuasai Pasar Hingga 123,4 Persen

IDC Catatkan Periode 2021, Ponsel 5G Kuasai Pasar Hingga 123,4 Persen

Tekno | Selasa, 31 Agustus 2021 | 09:05 WIB

Huawei Keluar dari Lima Besar Pasar Ponsel di China

Huawei Keluar dari Lima Besar Pasar Ponsel di China

Tekno | Kamis, 29 Juli 2021 | 18:44 WIB

Vivo Masih Kuasai Pasar Ponsel Indonesia, Realme Geser Samsung

Vivo Masih Kuasai Pasar Ponsel Indonesia, Realme Geser Samsung

Tekno | Rabu, 17 Maret 2021 | 07:15 WIB

Aturan IMEI Berlaku, Jumlah Ponsel Ilegal di Indonesia Turun Drastis

Aturan IMEI Berlaku, Jumlah Ponsel Ilegal di Indonesia Turun Drastis

Tekno | Rabu, 17 Maret 2021 | 06:30 WIB

Terkini

El Nino Bikin Produksi Listrik PLTA Tertekan, Kementerian Bahlil Andalkan Hembusan Angin 24 Jam

El Nino Bikin Produksi Listrik PLTA Tertekan, Kementerian Bahlil Andalkan Hembusan Angin 24 Jam

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:13 WIB

Di Balik Angka Delapan LRT Manggarai: Diplomasi Santai Pramono dan Sinyal Politik Prabowo

Di Balik Angka Delapan LRT Manggarai: Diplomasi Santai Pramono dan Sinyal Politik Prabowo

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:13 WIB

Kemenkeu Akan Evaluasi Ketat Insentif Pajak ke Pengusaha

Kemenkeu Akan Evaluasi Ketat Insentif Pajak ke Pengusaha

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:12 WIB

74 WNI Terjebak di Tengah Perang Yaman saat Pertempuran Houthi Memanas

74 WNI Terjebak di Tengah Perang Yaman saat Pertempuran Houthi Memanas

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:12 WIB

PAN Keberatan PT Naik 5 Persen: Bukan Khawatir Tak Lolos ke Senayan

PAN Keberatan PT Naik 5 Persen: Bukan Khawatir Tak Lolos ke Senayan

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:11 WIB

How a Bear Became a Book, Mengintip Rahasia di Balik Winnie-the-Pooh

How a Bear Became a Book, Mengintip Rahasia di Balik Winnie-the-Pooh

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 16:10 WIB

Sopir Travel Dituduh Intel lalu Ditembak, DPR Mengecam: TPNPB-OPM Jangan Main Hakim Sendiri!

Sopir Travel Dituduh Intel lalu Ditembak, DPR Mengecam: TPNPB-OPM Jangan Main Hakim Sendiri!

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:04 WIB

BPKN Soroti Celah Perlindungan Konsumen di Program MBG

BPKN Soroti Celah Perlindungan Konsumen di Program MBG

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:04 WIB

Draf Regulasi Mandek 8 Bulan, Menteri HAM Pigai: Mensesneg Ini yang Saya Kritik!

Draf Regulasi Mandek 8 Bulan, Menteri HAM Pigai: Mensesneg Ini yang Saya Kritik!

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:02 WIB

Mitos Kelas Menengah: Ketika Kelas Ekonomi Gagal Ungkap Kerentanan Pekerja

Mitos Kelas Menengah: Ketika Kelas Ekonomi Gagal Ungkap Kerentanan Pekerja

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 16:00 WIB

×