China Garap Baterai HP Berbahan Nuklir, Bisa Tahan 50 Tahun

Dicky Prastya Suara.Com
Selasa, 16 Januari 2024 | 19:26 WIB
China Garap Baterai HP Berbahan Nuklir, Bisa Tahan 50 Tahun
ilustrasi baterai HP (Pexels.com/Tyler Lastovich)

Suara.com - Startup asal China, Betavolt, telah mengembangkan baterai baru yang dibuat dari nuklir. Menariknya, baterai nuklir ini diklaim bisa dipakai di HP tanpa perlu charger hingga 50 tahun.

Baterai nuklir ini terdiri dari 63 isotop nuklir yang kemudian didesain dengan bentuk yang lebih kecil dari koin. Perusahaan rintisan itu mengklaim kalau produknya menjadi sistem energi atom mini pertama di dunia.

Cara kerja baterai ini yakni melibatkan konversi energi yang kemudian dilepaskan oleh peluruhan isotop menjadi listrik. Konsep itu sebenarnya pertama kali diuji di abad ke-20, tapi Betavolt berhasil melakukannya.

Mereka pun sudah memulai uji coba dan berencana memproduksi massal baterai nuklir tersebut untuk perangkat komersial seperti HP hingga drone.

"Baterai energi atom Betavolt dapat memenuhi kebutuhan pasokan listrik jangka panjang dalam berbagai skenario seperti kedirgantaraan, peralatan AI, peralatan medis, mikroprosesor, sensor canggih, drone kecil, hingga robot mikro," kata Betavolt, dikutip dari Economic Times, Selasa (16/1/2024).

Betavolt mengungkapkan, baterai nuklir ini mampu menghasilkan daya 100 mikrowatt dan memiliki tegangan 3V. Adapun ukuran baterai hanya sebesar 15 x 15 x 5 milimeter kubik.

Ukurannya yang kecil ini memungkinkan baterai bisa dipakai dalam jumlah banyak untuk menghasilkan energi lebih besar. Betavolt berambisi masa depan baterai ini bisa membuat ponsel tak perlu charger hingga drone yang bisa terbang sepuasnya.

Meskipun berbahan nuklir, perusahaan mengklaim kalau baterai ini tetap aman. Mereka menjelaskan kalau baterai memiliki struktur berlapis untuk mencegah radiasi yang menyebabkan terbakar atau meledak.

Bahkan baterai nuklir ini bisa dipakai di suhu ekstrem, mulai dari -60 derajat Celcius hingga 120 derajat Celcius.

Baca Juga: Wuling Satu-Satunya Merek Mobil China yang Masuk 10 Besar Daftar Mobil Terlaris

Selain untuk ponsel, Betavolt mengklaim kalau baterai nuklir ini juga cocok dipakai untuk alat pacu jantung hingga implan koklea. Produk itu juga dinilai tidak menimbulkan radiasi hingga mencemari lingkungan.

Pengembangan baterai nuklir ini sebenarnya bukan hal baru. Sebelumnya Rusia dan Amerika Serikat pernah bereksperimen untuk membuat produk serupa.

Kala itu baterai tersebut akan ditujukan untuk pesawat ruang angkasa, sistem bawah air, hingga stasiun ilmiah jarak jauh. Sayang baterai itu tercipta dalam ukuran besar hingga harganya yang mahal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI