Pakar Ini Bongkar Trik Membedakan Produk Buatan AI dan Manusia

Dythia Novianty Suara.Com
Rabu, 21 Agustus 2024 | 08:53 WIB
Pakar Ini Bongkar Trik Membedakan Produk Buatan AI dan Manusia
Vitaly Kamluk, pakar Keamanan Siber dari tim Riset & Analisis Global (GReAT) di Kaspersky, dalam ajang Kaspersky Cybersecurity Weekend di Sri Lanka beberapa waktu lalu. [Suara.com/Dythia Novianty]

Suara.com - Pemanfaatan AI (Artificial Intelligence/Kecerdasan Buatan) ke setiap sektor kehidupan, kerap membuat kita semakin sulit membedakan dengan yang asli buatan manusia.

Pasalnya, tujuan awal dari hadirnya LLM, atau Large Language Model, adalah algoritma pembelajaran mendalam yang dapat melakukan berbagai tugas pemrosesan bahasa alami (NLP) dan ChatGPT, chatbot yang menggunakan AI untuk berinteraksi dengan manusia melalui teks, adalah membuat semirip mungkin dengan apa yang dihasilkan oleh manusia.

"Tujuan mereka (LLM seperti ChatGPT) adalah mencoba dan meniru manusia sesempurna mungkin dan melakukan yang terbaik untuk meniru manusia," ujar Vitaly Kamluk, pakar Keamanan Siber dari tim Riset & Analisis Global (GReAT) di Kaspersky, dalam ajang Kaspersky Cybersecurity Weekend di Sri Lanka beberapa waktu lalu.

Menurut lelaki yang mantan Interpol itu, apapun yang dibuat dengan bantuan AI akan mencoba dan tetap meniru kode yang ditulis manusia.

Sangking hamper miripnya dengan apa yang dibuat manusia, dia menambahkan, jika tidak jarang AI mereproduksi hal-hal yang sama seperti yang dilakukan manusia.

"Bahkan, membuat kesalahan seperti yang dilakukan manusia," timpal Vitaly kepada Suara.com.

Ilustrasi kecerdasan buatan (Artifial Intelligence/AI].
Ilustrasi kecerdasan buatan (Artifial Intelligence/AI].

Jika ditanya bagaimana cara membedakan produk buatan Ai dan manusia, diakuinya cukup sulit karena kemiripannya hamper sempurna.

Meskipun begitu, dia membagikan masih ada cara untuk membedakannya.

"Sebagai contoh, seseorang hanya bisa menghasilkan 100 produk sehari, sedangkan jika ada sebuah pengembang bisa menghasilkan hingga 100.000 produk sehari, itu sangat produktif. Jika itu dihasilkan manusia, tidak akan sesederhana itu," bebernya.

Baca Juga: Lembaga Pemerintah Ternyata Banyak Pakai Teknologi AI, Ini Daftarnya

Menurut dia, pengembang yang bisa memproduksi sekali banyak itu mungkin dihasilkan oleh AI.

"Kita kerap menggunakan AI untuk menghasilkan sesuatu tapi kemudian diberi sentuhan sendiri sehingga terlihat berbeda dari buatan computer atau solusi keamanan," terang Vitaly.

Diakuinya, kehadiran AI banyak membantu kerja sehari-hari manusia, terutama untuk menghasilkan produk dengan jumlah besar.

"Secara keseluruhan, kita kita mungkin bisa membedakan dari peningkatan jumlah signifikan dari yang diproduksi jika itu efek dari AI. Tapi jika kita mengambil satu elemen seperti satu file dan dibandingkan dengan buatan manusia, mereka akan sangat, sangat mirip. Saya pikir ya," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI