NASA Pecahkan Misteri Kenapa Bulan Jupiter Io Begitu Aktif Secara Vulkanik

Agung Pratnyawan

Kamis, 19 Desember 2024 | 15:00 WIB
NASA Pecahkan Misteri Kenapa Bulan Jupiter Io Begitu Aktif Secara Vulkanik
Bulan Jupiter Io yang punya 400 gunung berapi. [NASA/JPL-Caltech/SwRI/Koji Kuramura/Gerald Eichstädt]

Suara.com - Ilmuwan NASA telah mengungkap rahasia di balik aktivitas vulkanik ekstrem Io, salah satu bulan Jupiter, yang telah menjadi teka-teki selama lebih dari empat dekade.

Penelitian terbaru mengungkap bagaimana bulan kecil ini, yang hanya sedikit lebih besar dari Bulan kita, menjadi salah satu objek paling vulkanik di tata surya.

Mengenal Io: Bulan Vulkanik Jupiter

Io memiliki diameter sekitar 3.600 kilometer, hampir setara dengan Bulan Bumi. Namun, keunikan Io terletak pada lebih dari 400 gunung berapinya yang aktif.

Letusan dahsyat di permukaan Io mampu menghasilkan gumpalan lava yang membumbung hingga keluar angkasa, bahkan bisa diamati dari Bumi menggunakan teleskop besar.

Vulkanisme dramatis Io pertama kali ditemukan pada tahun 1979 oleh Linda Morabito, ilmuwan NASA yang saat itu bekerja di Jet Propulsion Laboratory. Melalui gambar yang diambil pesawat ruang angkasa Voyager 1, Morabito mengidentifikasi letusan gunung berapi besar di permukaan Io.

Temuan ini memicu pertanyaan: apakah aktivitas vulkanik Io berasal dari lautan magma panas di bawah permukaannya, atau dari sumber magma yang lebih terlokalisasi?

Bulan Jupiter Io yang punya 400 gunung berapi. [NASA/JPL-Caltech/SwRI/MSSS; Gerald Eichstädt]
Bulan Jupiter Io yang punya 400 gunung berapi. [NASA/JPL-Caltech/SwRI/MSSS; Gerald Eichstädt]

Penelitian Pesawat Ruang Angkasa Juno

Untuk menjawab misteri ini, NASA mengandalkan data dari pesawat ruang angkasa Juno, yang diluncurkan pada tahun 2011. Juno dirancang untuk mempelajari Jupiter dan bulan-bulan di sekitarnya, termasuk Io.

baca juga

Pada tahun 2023 dan 2024, Juno melakukan dua penerbangan lintas sangat dekat dengan Io, mencapai jarak hanya 1.500 kilometer dari permukaan bulan tersebut.

“Data dari penerbangan lintas ini memberi kami wawasan mendalam tentang bagaimana Io bekerja,” ungkap Scott Bolton, peneliti utama misi Juno.

Selama pendekatan tersebut, Juno mengumpulkan data gravitasi yang penting untuk memahami struktur internal Io. Hasilnya menunjukkan bahwa Io tidak memiliki lautan magma global seperti yang sebelumnya diperkirakan.

Sebaliknya, gunung berapi di Io masing-masing memiliki ruang magma yang terlokalisasi di bawah permukaan, dengan bagian dalam Io sebagian besar terdiri dari material padat.

Fakta-fakta planet Jupiter. (Pixabay)
Fakta-fakta planet Jupiter. (Pixabay)

Implikasi Penemuan

Penemuan ini mematahkan teori lama bahwa gaya pasang surut dari gravitasi Jupiter menciptakan lautan magma global di Io. Sebaliknya, hasil penelitian menunjukkan mekanisme vulkanisme yang lebih kompleks.

“Temuan ini memaksa kita untuk memikirkan kembali bagaimana struktur internal Io bekerja,” kata Ryan Park, penulis utama studi dan penyelidik Juno dari NASA.

Temuan ini tidak hanya penting bagi Io tetapi juga memiliki implikasi untuk penelitian bulan-bulan lain seperti Europa milik Jupiter dan Enceladus milik Saturnus.

Kedua bulan ini memiliki potensi aktivitas geologis yang serupa. Bahkan, pengetahuan baru ini dapat memberikan wawasan tentang evolusi planet di luar tata surya kita, termasuk exoplanet dengan aktivitas vulkanik.

Penelitian terbaru dari NASA melalui misi Juno berhasil mengungkap salah satu misteri terbesar Io, bulan vulkanik milik Jupiter. Dengan memahami struktur internal Io dan mekanisme vulkanismenya, kita tidak hanya belajar lebih banyak tentang tata surya kita, tetapi juga membuka pintu untuk menjelajahi dunia baru di luar Bumi.

Penemuan ini sekali lagi menegaskan betapa luas dan menakjubkannya alam semesta yang kita tinggali, serta pentingnya eksplorasi antariksa dalam memahami asal-usul dan evolusi benda-benda langit. Io kini bukan hanya bulan vulkanik, tetapi juga kunci untuk membuka rahasia evolusi planet di tata surya dan di luar sana.

Kontributor : Pasha Aiga Wilkins

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gambar NASA Menunjukkan Antartika Menjadi Lebih Hijau Saat Es Mencair

Gambar NASA Menunjukkan Antartika Menjadi Lebih Hijau Saat Es Mencair

Tekno | Selasa, 10 Desember 2024 | 09:56 WIB

NASA Deteksi Pangkalan Rahasia di Bawah Es Arktik, Ada Kaitan Militer Amerika?

NASA Deteksi Pangkalan Rahasia di Bawah Es Arktik, Ada Kaitan Militer Amerika?

Tekno | Rabu, 04 Desember 2024 | 17:51 WIB

5 Asteroid Paling Berbahaya Bagi Bumi, Paling Diwaspadai NASA

5 Asteroid Paling Berbahaya Bagi Bumi, Paling Diwaspadai NASA

Tekno | Selasa, 26 November 2024 | 12:35 WIB

Terkini

NGORBIT: Wavi Zihan & Ihsan Tarore Ungkap Kisah Mistis di Balik Layar Film Rambut Sewu

NGORBIT: Wavi Zihan & Ihsan Tarore Ungkap Kisah Mistis di Balik Layar Film Rambut Sewu

Video | Minggu, 01 November 2026 | 15:08 WIB

Tragedi Berdarah di Pringsewu: Anak Tebas Ayah Kandung Pakai Golok, Pelaku Dievakuasi ke RSJ

Tragedi Berdarah di Pringsewu: Anak Tebas Ayah Kandung Pakai Golok, Pelaku Dievakuasi ke RSJ

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 15:04 WIB

Soroti Rekam Jejak Terkait Israel, PKS Desak Pramono Tinjau Ulang Konser Andrea Bocelli di Jakarta

Soroti Rekam Jejak Terkait Israel, PKS Desak Pramono Tinjau Ulang Konser Andrea Bocelli di Jakarta

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:03 WIB

Negara Minta Inovasi, tetapi Pelaku Agribisnis Justru Dipersulit

Negara Minta Inovasi, tetapi Pelaku Agribisnis Justru Dipersulit

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 15:00 WIB

Perjalanan Raffi Ahmad: Dari Figuran, Digerebek Pesta Narkoba, hingga Masuk Istana

Perjalanan Raffi Ahmad: Dari Figuran, Digerebek Pesta Narkoba, hingga Masuk Istana

Entertainment | Minggu, 01 November 2026 | 15:00 WIB

AKBP Netty Siagian Mundur dari Polri: Menyakitkan Bertahan dalam Tatanan Tak Lagi Sejalan

AKBP Netty Siagian Mundur dari Polri: Menyakitkan Bertahan dalam Tatanan Tak Lagi Sejalan

Batam | Minggu, 01 November 2026 | 14:50 WIB

3 Sunscreen Moisturizer untuk Usia 50-an, Lindungi Kulit Sekaligus Bantu Melembapkan

3 Sunscreen Moisturizer untuk Usia 50-an, Lindungi Kulit Sekaligus Bantu Melembapkan

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 14:50 WIB

Simulasi IHSG Tanpa Saham HSC, Apakah Bursa Bakal Menguat?

Simulasi IHSG Tanpa Saham HSC, Apakah Bursa Bakal Menguat?

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 14:49 WIB

Cara Mengusir Laron Tanpa Mematikan Lampu, Dijamin Ampuh

Cara Mengusir Laron Tanpa Mematikan Lampu, Dijamin Ampuh

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 14:36 WIB

Ulasan Cerpen Lotre dalam Buku Lotre dan Cerita-Cerita Lainnya

Ulasan Cerpen Lotre dalam Buku Lotre dan Cerita-Cerita Lainnya

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 14:30 WIB

×