Murid Dimintai Uang Buat Beli Tempat Makan Program MBG, Warganet: Katanya Gratis?

Budi Arista Romadhoni, Lintang Siltya Utami

Sabtu, 11 Januari 2025 | 11:56 WIB
Murid Dimintai Uang Buat Beli Tempat Makan Program MBG, Warganet: Katanya Gratis?
Makan bergizi gratis. (Suara.com/Fakhri)

Suara.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mulai dilaksanakan di sejumlah sekolah pada Senin (6/1/2025) menuai perhatian publik. Mayoritas warganet di media sosial mengkritik perihal menu hingga porsi makan yang diberikan dalam program makan gratis tersebut.

Namun terbaru, beredar laporan bahwa murid di sebuah sekolah dimintai uang untuk membeli tempat makan yang akan digunakan dalam program tersebut. Sebagaimana yang diketahui melalui gambar yang beredar di dunia maya, tempat makan untuk program MBG menggunakan wadah makan stainless bersekat.

Hal ini terlihat dalam cuitan akun base X @tanyarlfes pada 10 Januari 2025. Pengunggah membagikan beberapa foto, salah satunya adalah tangkapan layar pesan WhatsApp yang menghimbau agar wali murid membayar uang sebesar Rp 10.000 untuk membeli tempat makan tersebut.

"Assalamualaikum ibu-ibu mohon maaf ya untuk uang MBG 10.000 dikumpulkan terakhir hari ini ya. Jadi mohon kepada ibu-ibu wali murid anak-anaknya untuk membawa uangnya karena besok udah mau diserahkan ke pihak catering. Terima kasih," bunyi pesan WhatsApp tersebut.

Hal ini menjadi pertanyaan pengunggah foto tersebut karena menilai seharusnya tempat makan sudah termasuk ke dalam program MBG, sehingga anak-anak tidak harus mengeluarkan uang sepeser pun.

Cuitan soal murid yang dimintai uang. [X/@tanyarlfes]
Cuitan soal murid yang dimintai uang. [X/@tanyarlfes]

"Jelas-jelas program makan siang gratis, sekolah adik gue masih aja dimintain uang astaga. Alasannya buat wadah makan. Tolong aku bingung harus lapor ke mana selain ke admin Gerindra," tulis pengunggah menfess tersebut.

Cuitan tersebut menuai atensi pengguna X lainnya. Sebagian besar warganet pun mempertanyakan cacatnya aturan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis.

"Udah sampai berita TV, akal-akalan guru aja ini mah pasti ada iuran administrasi, mana anggaran makan siang gratis sampai 300+ M. Kan lebih baik buat kebutuhan yang lain, misal biar BBM nggak naik, BPJS negara urusin. Bila perlu adekmu bawa bekel sendiri aja," komentar @tata****

"Kalau nggak dikasih gratis wadahnya sama pemerintah, seenggaknya pihak sekolah bisa saranin bawa wadah masing-masing dari rumah aja nggak sih? Ini mah ngebebanin siswa dan orang tua siswa lagi," tambah @ri_*****

baca juga

"Lah aneh, per porsi makanannya aja udah Rp 10.000. Terus murid disuruh bayar Rp 10.000 cuma buat wadahnya?" timpal @ieeh*******

"SMA gue udah ada pungli perkara makan gratis. Orang tua siswa disuruh bayar 2,6 juta wkwkw. Sumpah dah Indonesia ini bobroknya struktural," sahut @soju****_

"Tapi kalau dilihat dari wadah yang digunakan, nggak mungkin budget 10.000 itu termasuk wadah, karena wadahnya aja paling murah 13.000. Wadah plastik sekali pakai paling murah 3.000. Sayang aja sebelum koar-koar budget MBG apa nggak dipikirin juga budget untuk wadahnya ya," ujar @zana**********

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kepsek soal Siswa SD Belajar di Lantai gegara Tunggak SPP:  Wali Kelasnya Buat Peraturan Sendiri

Kepsek soal Siswa SD Belajar di Lantai gegara Tunggak SPP: Wali Kelasnya Buat Peraturan Sendiri

News | Sabtu, 11 Januari 2025 | 00:28 WIB

Beda Usia Janin, Beda Kalori! Begini Aturan MBG di Ciracas

Beda Usia Janin, Beda Kalori! Begini Aturan MBG di Ciracas

News | Jum'at, 10 Januari 2025 | 21:54 WIB

Daftar Panjang Kasus Hukum Menjerat Trump, Dari Uang Suap Hingga Subversi Pemilu

Daftar Panjang Kasus Hukum Menjerat Trump, Dari Uang Suap Hingga Subversi Pemilu

News | Sabtu, 11 Januari 2025 | 03:55 WIB

Terkini

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

Kejagung Tetapkan Tersangka Baru TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Kejagung Tetapkan Tersangka Baru TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:10 WIB

Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat

Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:04 WIB

Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti

Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:53 WIB

BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial

BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:52 WIB

Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon

Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon

Banten | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:48 WIB

Ketika Penyandang Disabilitas Didorong Membangun Bisnis Berkelanjutan

Ketika Penyandang Disabilitas Didorong Membangun Bisnis Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:48 WIB

KPK Tahan 4 Tersangka Baru Korupsi Asuransi Fiktif PT Pelni Rp263 Miliar

KPK Tahan 4 Tersangka Baru Korupsi Asuransi Fiktif PT Pelni Rp263 Miliar

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:44 WIB

Limbah Sianida vs Kemarau Panjang: Saat Sungai Cikaniki Mati Rasa dan Warga Berjuang Demi Air Bersih

Limbah Sianida vs Kemarau Panjang: Saat Sungai Cikaniki Mati Rasa dan Warga Berjuang Demi Air Bersih

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:42 WIB

×