Masih Dibela Pendukung, Akademisi Soroti Dugaan Jokowi Paksa Gibran Jadi Wapres: Tidak Korupsi? Mustahil

Denada S Putri

Senin, 27 Januari 2025 | 17:30 WIB
Masih Dibela Pendukung, Akademisi Soroti Dugaan Jokowi Paksa Gibran Jadi Wapres: Tidak Korupsi? Mustahil
Kolase Foto Jokowi dan Gibran Rakabuming Raka (Instagram)

Suara.com - Klaim soal Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) yang dinominasikan menjadi pemimpin terkorup dunia versi Proyek Pelaporan Kejahatan Terorganisasi dan Korupsi (Organized Crime and Corruption Reporting Project/OCCRP) nyatanya masih menuai pro dan kontra.

Beberapa pendukung Jokowi menentang klaim tersebut dan meminta OCCRP memberikan bukti terkait tudingan tersebut.

Para pendukung yang meradang ini langsung menggeruduk tudingan OCCRP melalui media social hingga email resminya.

Meski menuai banyak kontra, ada sebagian warga yang masih pro dan mendukung temuan OCCRP itu, termasuk akademisi dari Cross Culture, Ali Syarief.

Dalam akun media sosial X-nya, @alisyarief, sosok akademisi itu menyoroti Jokowi merupakan pendusta dan melakukan korupsi seperti yang dituduhkan OCCRP.

Ali Syarief memberi pernyataan, Jokowi telah memaksa anak-anaknya untuk menjadi wakil presiden, gubernur, hingga ketua umum partai.

Bahkan Ali juga menyebut sosok Jokowi yang memberikan jabatan tertentu kepada orang-orang terdekatnya. Alhasil, dugaan tersebut menurutnya adalah sebuah kemustahilan jika bukan korupsi.

"Memahami sedari awal adalah pendusta, memaksakan anak2nya, untuk menjadi wapres, gubernur, ketum partai, konspirasi memposisikan seseorang menduduki jabatan tertentu - lalu Ia tidak melakukan korupsi? Mustahil," tulis Ali dalam cuitannya, Sabtu (25/01/2025) kemarin.

Warganet pun banyak mempertanyakan kejelasan tersebut yang membuat pendukungnya tidak mempercayai tindakan korupsi dari Jokowi.

baca juga

"Jokowi itu jelas2 lakukan nepotisme,, ironisnya para menegak hukum penecut semua !, bahkan cenderung penjilat !," tulis netizen.

"kata pemuja nya flexing² anak bininya hasil dari kerja keras," jelas netizen.

"Dunia ini dia anggap sbg panggung sandiwara dimana semua org akan ditipu oleh tingkah polanya yg tlh merusak peradaban kita hanya dgn penampilan yg lugu, lalu dia anggap kita semua terlena & tertipu, perbuatannya yg tlh merugikan bangsa & negara,hukumlah yg akan menentukan & menjawabx," tambah netizen.

Kontributor : Maliana

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pesona Motor yang Ditunggangi Jokowi Touring usai Pensiun: Sederhana Namun Berkarakter

Pesona Motor yang Ditunggangi Jokowi Touring usai Pensiun: Sederhana Namun Berkarakter

Otomotif | Senin, 27 Januari 2025 | 16:55 WIB

Prabowo Mampir ke Toko Buku Favorit saat di New Delhi, Gibran Rakabuming Kena Sentil

Prabowo Mampir ke Toko Buku Favorit saat di New Delhi, Gibran Rakabuming Kena Sentil

Lifestyle | Senin, 27 Januari 2025 | 11:44 WIB

Prabowo Pamer Mampir ke Toko Buku Langganan, Publik Beri Sindiran: Kok Wapresnya Nggak Suka Baca, Pak?

Prabowo Pamer Mampir ke Toko Buku Langganan, Publik Beri Sindiran: Kok Wapresnya Nggak Suka Baca, Pak?

Tekno | Senin, 27 Januari 2025 | 08:46 WIB

Terkini

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

Ika Wonda Hattrick, MilkLife Strikers Buka Singa Cup 2026 dengan Kemenangan Telak

Ika Wonda Hattrick, MilkLife Strikers Buka Singa Cup 2026 dengan Kemenangan Telak

Surakarta | Minggu, 01 November 2026 | 21:56 WIB

Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono-Segun Mandiri

Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono-Segun Mandiri

Jatim | Minggu, 01 November 2026 | 21:47 WIB

Revora 2026 Bakal Hadirkan 1.000 Mobil di Kawasan Lapangan Merdeka Medan, Ini Jadwal dan Keseruannya

Revora 2026 Bakal Hadirkan 1.000 Mobil di Kawasan Lapangan Merdeka Medan, Ini Jadwal dan Keseruannya

Sumut | Minggu, 01 November 2026 | 21:44 WIB

Latihan Jadi Pengusaha Digital, Santri di Solo Mimpi Buka Warung Pecel Lele

Latihan Jadi Pengusaha Digital, Santri di Solo Mimpi Buka Warung Pecel Lele

Surakarta | Minggu, 01 November 2026 | 21:41 WIB

Jadi Media Peredaran Narkotika Cair, Kapolri Larang Anggota Polri Pakai Vape

Jadi Media Peredaran Narkotika Cair, Kapolri Larang Anggota Polri Pakai Vape

News | Minggu, 01 November 2026 | 21:41 WIB

Dari Rp188 T ke Rp247 T: Ke Mana Saja Aliran Dana Jumbo Kesehatan Indonesia?

Dari Rp188 T ke Rp247 T: Ke Mana Saja Aliran Dana Jumbo Kesehatan Indonesia?

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 21:41 WIB

Hujan Sudah Turun, Karhutla Sumsel Belum Tuntas, Seberapa Efektif Dry Ice dan OMC?

Hujan Sudah Turun, Karhutla Sumsel Belum Tuntas, Seberapa Efektif Dry Ice dan OMC?

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 21:35 WIB

Generasi Sandwich Perlu Atur Keuangan, Jangan Sampai Tabungan Habis Saat Sakit

Generasi Sandwich Perlu Atur Keuangan, Jangan Sampai Tabungan Habis Saat Sakit

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 21:30 WIB

×