Smartcom Berekspansi ke Indonesia, Targetkan 10 Ribu Pengguna Setahun

Dythia Novianty

Selasa, 29 April 2025 | 15:56 WIB
Smartcom Berekspansi ke Indonesia, Targetkan 10 Ribu Pengguna Setahun
Smartcom Berekspansi ke Indonesia, Jakarta, Selasa (29/4/2025). [Suara.com/Dythia]

Suara.com - Smartcom, penyedia solusi push-to-talk (PTT) mission-critical berbasis di Singapura, resmi memulai operasinya di Indonesia. 

Hingga saat ini, Smartcom diklaim menjadi satu-satunya penyedia layanan PTT mission-critical bersertifikasi yang beroperasi di berbagai pasar Asia.

Smartcom menggabungkan perangkat tangguh bersertifikasi ATEX dengan perangkat lunak TASSTA bersertifikasi ETSI / 3GPP untuk menciptakan sistem komunikasi tingkat operator yangberfungsi mulus di berbagai jaringan Indonesia. 

Sebagai informasi, produk yang mematuhi ATEX telah terbukti aman digunakan di lingkungan tertentu dengan atmosfer yang mudah meledak, sesuai dengan zona/zona yang disertifikasi untuk digunakan.

Uni Eropa telah mengamanatkan bahwa kepatuhan ATEX diperlukan di mana pun terdapat atmosfer yang berpotensi meledak untuk menjaga keselamatan pekerja.

Sedangkan sertifikasi ETSI adalah organisasi yang mengatur standarisasi dalam hal telekomunikasi, penyiaran, dan jaringan, serta layanan komunikasi elektronik lainnya.

Sementara 3GPP merupakan, organisasi yang mengembangkan dan memelihara standar untuk sistem telekomunikasi seluler.

Solusi ini menjamin akan menjadi pilihan utama bagi sektor-sektor berisiko tinggi seperti migas, transportasi, dan keselamatan publik. 

Kehadiran Smartcom di Indonesia didukung oleh kesuksesan implementasi sebelumnya bersama Korlantas(Korps Lalu Lintas Polri) dan Kereta Api Indonesia (KAI).

baca juga

Hal itu membuktikan kinerja sistem ini di berbagai kondisi operasional Tanah Air.

Dengan kompleksitas operasional dan kebutuhan keamanan di sektor industri Indonesia yang terus meningkat, teknologi tingkat operator dari Smartcom menyediakan tulang punggung komunikasi yang kokoh untuk operasi mission-critical di bidang energi, transportasi, dan acaraberskala besar.

Sementara itu, luasnya geografi dan tantangan operasional di Indonesia menciptakan tantangan komunikasi yang beragam bagi pelaku industri dan layanan publik. 

Proyek infrastruktur yang terus berkembang dan semakin meningkatnya standar keselamatan industri, menuntut solusi komunikasi yang lebih unggul dibandingkan sistem radio konvensional.

Smartcom menjawab kebutuhan ini dengan menghadirkan solusi seperti smartphone dan tabletuntuk sektor berisiko tinggi, dilengkapi fitur pemindai barcode dan pelacakan GPS.

Perangkat tangguh bersertifikasi ATEX dipadukan dengan perangkat lunak TASSTA bersertifikasi ETSI / 3GPP, menciptakan sistem komunikasi yang dapat beroperasi di berbagai jaringan operator.

Hal ini memastikan cakupan yang konsisten di seluruh Indonesia.

Smartcom Berekspansi ke Indonesia, Jakarta, Selasa (29/4/2025). [Suara.com/Dythia]
Smartcom Berekspansi ke Indonesia, Jakarta, Selasa (29/4/2025). [Suara.com/Dythia]

Akses prioritas di jaringan Telkomsel membantu Smartcom mempertahankan konektivitas bahkan pada jam sibuk.

Sementara protokol keamanan tingkat perusahaan melindungi komunikasi sensitif di lingkungan berisiko tinggi.

Smartcom telah membangun operasional lokal yang komprehensif dengan pemahaman mendalam tentang pasar Indonesia untuk memastikan layanan terbaik bagi klien di seluruh negeri. 

Tim berbasis di Jakarta ini dipimpin oleh para veteran telekomunikasi yang berpengalaman dalam menghadapi tantangan regulasi dan infrastruktur Indonesia.

Termasuk mantan eksekutif dari salah satu operator telekomunikasi terbesar di Tanah Air.

Unit teknik khusus menyediakan layanan kustomisasi dan integrasi lokal, menyesuaikan solusi dengan kebutuhan industri yang spesifik.

Mulai dari operasional pertambangan hingga logistik pelabuhan. 

Selain itu, antarmuka platform dan layanan dukungan sedang dilokalkan ke dalam Bahasa Indonesia, dengan peluncuran penuh diharapkan terjadi di tahun ini. 

Tim regional juga telah menyediakan dukungan teknis 24/7 dalam Bahasa Indonesia dan Inggris untuk operasi kritis. 

Hal ini mencerminkan komitmen Smartcom dalam menyediakan solusi yang disesuaikan dengan kebutuhan industri strategis Indonesia sekaligus menciptakan lapangan kerja berbasis teknologi yang berkualitas.

"Tim lokal kami tidak sekadar menerjemahkan tapi kami mendesain ulang interface inti agar sesuai dengan alur kerja di Indonesia," ujar Asri Ariani Fauziah, Business Development Lead Smartcom Indonesia, Jakarta, Selasa (29/4/2025).

Contohnya, dia menambahkan, solusi logistik pelabuhan kini mencakup terminologi pengiriman lokal dan alur kepatuhan yang bahkan mudah dipahami operator berpengalaman.

Implementasi awal Smartcom di Indonesia akan menggunakan smartphone dan tablet ATEX yang telah teruji di berbagai proyek berbasis Singapura, termasuk Ion Orchard, Takashimaya, dan properti Marriott. 

Rencana pengembangan produk mencakup penyempurnaan khusus untuk Indonesia.

Mulai dari pelacakan GPS real-time untuk manajemen tenaga kerja, fitur video push untuk inspeksi peralatan, dan Integrasi drone untuk pemantauan area berbahaya.

Solusi ini dibangun berdasarkan pengalaman Smartcom dalam menghadapi lingkungan operasional yang kompleks, dan kini disesuaikan dengan kebutuhan industri Indonesia.

Perusahaan menargetkan 10.000 pengguna di Indonesia dalam 12 bulan sebelum berekspansike Malaysia dan Vietnam pada 2026.

"Setelah uji coba yang berjalan dengan lancar bersama dengan otoritas Indonesia, kami memperluas solusi ke sektor yang lebih luas. 

Teknologi kami dapat mengatasi tantangan komunikasi yang ada di lingkungan operasional yang kompleks di Indonesia. 

Dengan tim lokal dan kemitraan jaringan, kami siap dan bersemangat untuk menghadirkan komunikasi yang lebihandal dan aman untuk berbagai sektor industri di Indonesia," ucap Imran Jaffar, Director, PT Smartcom Indonesia Nusajaya.

Menurutnya, Smartcom menyediakan solusi Mission-Critical PTT melalui model berlangganan yang menghilangkan kebutuhan investasi besar di muka.

Langkah ini membuat teknologi komunikasi mutakhir terjangkau bagi berbagai skala organisasi.

Sementara itu, fitur intelligent network switching yang ada, mengatasi masalah cakupan di Indonesia dengan secara dinamis memilih jaringan operator terbaik.

Hal ini sekaligus memungkinkan komunikasi lintas batas dengan operasi di Singapura.

Fitur ini merupakan yang krusial bagi perusahaan regional dan instansi pemerintah yang mengkoordinasikan operasi multinasional.

Asri Fauziah, Business Development Lead, PT Smartcom Indonesia Nusajaya, menjelaskan bahwa setelah implementasi bersama Korlantas dan KAI, pihaknya membuktikan bahwa teknologi MCPTT bersertifikasi dapat mentransformasi operasi di lingkungan paling menantang di Indonesia. 

"Yang membedakan kami adalah fokus terhadap mematuhi standar global sekaligus beradaptasi dengan kebutuhan lokal," ujarnya.

Dia menambahkan, perangkat ATEX-nya telah digunakan di zona berbahaya kilang minyak, sementara akses jaringan prioritas memastikan keandalan selama situasi berskala besar sepertiarus mudik. 

"Ini adalah komunikasi generasi berikutnya yang dirancang untuk skala Indonesia," katanya.

Solusi Smartcom kini tersedia melalui mitra resmi di Jawa, Sumatra, dan Kalimantan, dengan demo teknis yang sedang berlangsung untuk sektor migas, fasilitas industri, dan organisasi keselamatan publik. 

Smartcom Berekspansi ke Indonesia, Jakarta, Selasa (29/4/2025). [Suara.com/Dythia]
Smartcom Berekspansi ke Indonesia, Jakarta, Selasa (29/4/2025). [Suara.com/Dythia]

Kemitraan strategis dengan system integrator Indonesia sedang difinalisasi untuk mempercepat penyebaran nasional dan memastikan integrasi mulus dengan sistem operasional yang ada.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

XL Axiata Manfaatkan Teknologi Biometrik Dukung Pemutakhiran Data Pelanggan, Demi Keamanan

XL Axiata Manfaatkan Teknologi Biometrik Dukung Pemutakhiran Data Pelanggan, Demi Keamanan

Tekno | Sabtu, 12 April 2025 | 15:10 WIB

Vivo V50e Siap Gebrak Pasar! Kamera 50MP OIS, Chipset Dimensity 7300 dan Tahan Banting

Vivo V50e Siap Gebrak Pasar! Kamera 50MP OIS, Chipset Dimensity 7300 dan Tahan Banting

Tekno | Rabu, 09 April 2025 | 23:43 WIB

Tol Beton Bikin Mobil Awet? Ini Faktanya dan Tips Berkendara Aman

Tol Beton Bikin Mobil Awet? Ini Faktanya dan Tips Berkendara Aman

Lifestyle | Rabu, 09 April 2025 | 23:31 WIB

Bocoran Spesifikasi Infinix GT 30 Pro: Chipset Dimensity 8350, Layar 144Hz, Baterai Jumbo!

Bocoran Spesifikasi Infinix GT 30 Pro: Chipset Dimensity 8350, Layar 144Hz, Baterai Jumbo!

Tekno | Rabu, 09 April 2025 | 22:02 WIB

Riset Lazada: Baru 42 Persen Orang Indonesia Pakai AI untuk Jualan Online

Riset Lazada: Baru 42 Persen Orang Indonesia Pakai AI untuk Jualan Online

Tekno | Rabu, 09 April 2025 | 17:14 WIB

Nasabah Bank DKI Bisa Bernapas Lega, Layanan Transaksi Kembali Normal

Nasabah Bank DKI Bisa Bernapas Lega, Layanan Transaksi Kembali Normal

Foto | Rabu, 09 April 2025 | 16:17 WIB

Terkini

Situ Ciburuy Mulai Mengering, Daratan Muncul di Tengah Danau

Situ Ciburuy Mulai Mengering, Daratan Muncul di Tengah Danau

Foto | Kamis, 23 Juli 2026 | 06:00 WIB

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Jabar | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:39 WIB

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:37 WIB

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:35 WIB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:29 WIB

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:28 WIB

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Entertainment | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

×