HP Android Lebih Rentan! Kaspersky Ungkap Peningkatan Serangan Malware di Semester I 2025

Dythia Novianty

Senin, 08 September 2025 | 13:00 WIB
HP Android Lebih Rentan! Kaspersky Ungkap Peningkatan Serangan Malware di Semester I 2025
Ilustrasi HP Android. [Unsplash/Andrey Matveev]
Baca 10 detik
  • Serangan malware Android meningkat tajam di paruh pertama 2025
  • Ancaman meliputi trojan perbankan, aplikasi palsu, hingga malware bawaan
  • Verifikasi pengembang belum cukup, pengguna perlu waspada dan update sistem

Suara.com - Menurut data Kaspersky terbaru, terdapat 29 persen lebih banyak serangan terhadap pengguna HP Android pada paruh pertama (semester I) tahun 2025, dibandingkan dengan paruh pertama tahun 2024.

Angka itu juga tercatat 48 persen lebih banyak jika dibandingkan dengan paruh kedua tahun 2024.

Pada tahun 2025, Kaspersky mendeteksi ancaman seluler terkemuka seperti SparkCat, SparkKitty dan Triada.

Tapi terdapat pula ancaman aktif lainnya, termasuk aplikasi dengan konten dewasa yang dapat meluncurkan serangan DDoS hingga aplikasi VPN yang mencegat kode masuk yang dikirim melalui pesan teks.

Pada kuartal kedua tahun 2025, penyerang menanamkan fungsionalitas untuk serangan DDoS yang dikonfigurasi secara dinamis ke dalam aplikasi untuk melihat konten dewasa.

Trojan ini memungkinkan pengiriman data spesifik dari perangkat yang terinfeksi kepada penyerang pada interval waktu tertentu.

Kaspersky juga baru-baru ini mendeteksi klien VPN palsu yang membajak berbagai akun pengguna, mulai dari alih-alih menyediakan fungsionalitas yang dideklarasikan, VPN tersebut mencegat kode sandi sekali pakai dari berbagai aplikasi perpesanan dan jejaring sosial dengan memantau notifikasi dan engirimkannya kepada penyerang melalui bot Telegram.

Aplikasi berbahaya terpopuler

Aplikasi berbahaya yang paling sering ditemui pengguna ponsel adalah aplikasi penipuan Fakemoney, trojan perbankan, dan malware bawaan.

baca juga

Aplikasi penipuan Fakemoney di ponsel pintar adalah aplikasi penipuan yang mengelabui pengguna agar percaya bahwa mereka dapat memperoleh uang atau hadiah nyata melalui tugas, permainan, atau investasi, tetapi kemudian mencuri informasi pribadi, uang, atau tidak memberikan pembayaran yang sebenarnya.

Trojan bawaan seperti Triada dan Dwphon juga sering terdeteksi. Ini adalah contoh perangkat lunak berbahaya yang tertanam dalam firmware perangkat Android selama proses produksi.

Trojan ini memungkinkan pencurian data, tindakan ilegal, dan tetap ada bahkan setelah pengaturan ulang pabrik.

Trojan mobile banking

Jumlah Trojan mobile banking yang terdeteksi pada paruh pertama (H1) tahun 2025 hampir empat kali lipat lebih banyak daripada paruh pertama (H1) tahun 2024 dan lebih dari dua kali lipat lebih
banyak daripada paruh kedua (H2) tahun 2024.

Spesifikasi regional:

  • Di Turki, Kaspersky mendeteksi aktivitas trojan Coper. Coper dirancang untuk mencuri informasi keuangan dan pribadi yang sensitif, seringkali disamarkan sebagai aplikasi resmi seperti perangkat lunak perbankan atau utilitas.
  • Di India, sebuah trojan dropper terdeteksi dirancang untuk mengirimkan malware keuangan atau pencuri data, seringkali disamarkan sebagai aplikasi hadiah atau loyalitas (loyalty app) yang sah. Aplikasi pencarian kerja palsu Fakeapp.hy dan Piom.bkzj menargetkan Uzbekistan, mengumpulkan data pribadi pengguna.
  • Di Brasil, trojan dropper baru bernama Pylcasa aktif. Mereka menyusup ke Google Play, menyamar sebagai aplikasi sederhana seperti kalkulator, tetapi setelah diluncurkan, mereka meluncurkan URL yang disediakan oleh penyerang. URL tersebut dapat mengarahkan pengguna ke situs kasino ilegal atau halaman phishing.

“Paruh pertama tahun 2025 menunjukkan lonjakan serangan malware Android dibandingkan tahun 2024," kata Anton Kivva, Pimpinan Tim Analis Malware di Kaspersky, dalam keterangan resminya, Senin (8/9/2025).

Ilustrasi serangan virus Trojan. [Shutterstock]
Ilustrasi serangan virus Trojan. [Shutterstock]

Menurutnya, terdapat berbagai vektor serangan, dan aplikasi sideloading dari toko aplikasi luar adalah salah satunya.

Dia menambahkan, inisiatif Google baru-baru ini untuk memverifikasi pengembang, bahkan untuk aplikasi sideloading, merupakan upaya untuk melawan penyebaran malware melalui berkas APK di luar tokoaplikasi resmi.

Namun, kata Anton Kivva, langkah ini bukanlah solusi instan. Malware terus menyusup bahkan ke Google Play Store, tempat verifikasi pengembang telah lama berlaku. Malware juga menyusup ke App Store Apple.

"Penyerang kemungkinan akan menemukan cara untuk melewati verifikasi, yang menggarisbawahi pentingnya untuk menggabungkan solusi keamanan yang kuat, sumber aplikasi yang cermat, dan pembaruan OS secara berkala agar tetap terdepan dalam menghadapi ancaman yang terus berkembang,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

FBI Bongkar Ancaman Serius di Android, Pengguna Diminta Matikan Koneksi Internet

FBI Bongkar Ancaman Serius di Android, Pengguna Diminta Matikan Koneksi Internet

Tekno | Rabu, 06 Agustus 2025 | 19:10 WIB

10 Antivirus Terbaik 2025: Gratis tapi Ampuh Lindungi Komputer dari Malware

10 Antivirus Terbaik 2025: Gratis tapi Ampuh Lindungi Komputer dari Malware

Tekno | Rabu, 06 Agustus 2025 | 12:42 WIB

Serangan Siber Makin Pintar! AI Jadi Senjata Melawannya

Serangan Siber Makin Pintar! AI Jadi Senjata Melawannya

Tekno | Rabu, 30 Juli 2025 | 08:42 WIB

Cari iPhone Versi Murah? 7 HP Ini Punya Desain Mewah dengan Bujet Minimalis, Bukan HDC!

Cari iPhone Versi Murah? 7 HP Ini Punya Desain Mewah dengan Bujet Minimalis, Bukan HDC!

Tekno | Selasa, 29 Juli 2025 | 15:39 WIB

7 HP Murah RAM 12 GB Mulai Rp2 Jutaan, Piihan Terbaik Juli 2025!

7 HP Murah RAM 12 GB Mulai Rp2 Jutaan, Piihan Terbaik Juli 2025!

Tekno | Senin, 28 Juli 2025 | 09:30 WIB

Waspada Kecanduan Gadget, Ini Cara Melihat Screen Time di HP Xiaomi dengan Mudah

Waspada Kecanduan Gadget, Ini Cara Melihat Screen Time di HP Xiaomi dengan Mudah

Tekno | Minggu, 27 Juli 2025 | 19:53 WIB

Terkini

Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong

Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong

Bola | Minggu, 26 Juli 2026 | 23:54 WIB

ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya

ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya

Banten | Minggu, 26 Juli 2026 | 23:38 WIB

Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris

Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 23:36 WIB

Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta

Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta

Jakarta | Minggu, 26 Juli 2026 | 23:31 WIB

Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat

Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat

Sumsel | Minggu, 26 Juli 2026 | 23:28 WIB

Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa

Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 23:23 WIB

Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta

Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta

Jakarta | Minggu, 26 Juli 2026 | 23:00 WIB

Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda

Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda

Sumsel | Minggu, 26 Juli 2026 | 22:52 WIB

Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!

Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!

Bri | Minggu, 26 Juli 2026 | 22:30 WIB

Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan

Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 22:28 WIB

×