Apa itu TheoTown? Game Viral yang Bisa Simulasikan Rasanya Jadi Pemimpin Rezim

Cesar Uji Tawakal, Rezza Dwi Rachmanta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:46 WIB
Apa itu TheoTown? Game Viral yang Bisa Simulasikan Rasanya Jadi Pemimpin Rezim
Game TheoTown dipakai untuk mengkritik pemerintah. (X @PetrolWeeb)
baca 10 detik
  • TheoTown, game simulasi kota yang dirilis 2015, viral kembali awal 2026 terutama karena popularitas di kalangan gamer Indonesia.
  • Dikembangkan oleh Lobby Divinus, game ini menawarkan pembangunan kota mendalam dengan spesifikasi ringan, tersedia di berbagai platform.
  • Gamer Indonesia kini memanfaatkan TheoTown sebagai medium kritik sosial dan satire kebijakan publik melalui simulasi pembangunan kota.

Suara.com - TheoTown menjadi game viral di media sosial dalam dua minggu terakhir. Tentu netizen cukup penasaran mengenai apa itu TheoTown dan mengapa permainan lawas ini semakin populer.

Sebagai informasi, TheoTown awalnya merupakan game mobile yang meluncur pada 2015.

TheoTown atau Kota Theo lantas tersedia di PC (Steam), Linux, mac OS dan iOS pada 2019.

Meski merupakan game lawas, TheoTown kembali trending pada awal 2026, terutama karena gamer Indonesia.

Postingan yang membahas game ini viral menjadi FYP di TikTok dalam beberapa hari terakhir.

Tak hanya itu, TheoTown turut diperbincangkan di Facebook, X, dan Instagram.

Game TheoTown. (Steam, Lobby Divinus)
Game TheoTown. (Steam, Lobby Divinus)

Gamer Indonesia nampak memakai TheoTown sebagai media satire dan kritik sosial terhadap kebijakan pemerintah.

Referensi tambahan, gamer bakal berperan sebagai wali kota atau pemimpin daerah untuk mengelola satu wilayah hingga mengembangkan beberapa kota.

Pemain terlihat membagikan tangkapan layar ketika mereka membuat rakyat marah karena menaikkan pajak. Ada pula postingan yang menampilkan kesenjangan ekonomi pada sebuah kota.

baca juga

Apa Itu TheoTown?

Mengutip platform Steam, TheoTown merupakan game simulasi kota berukuran ringan dengan spesifikasi minimal berupa Intel Pentium dan RAM 1 GB.

Permainan versi mobile di Android dan iOS juga tak membutuhkan spek tinggi.

"TheoTown menawarkan pengalaman membangun kota yang mendalam di mana Anda dapat membangun dan mengawasi metropolis Anda sendiri. Ambil peran sebagai pembangun kota yang terampil dan mulailah mengelola beberapa kota secara bersamaan. Dari awal yang sederhana, kembangkan kota Anda menjadi metropolis yang luas dan megah. Sebagai wali kota, Anda memiliki kekuatan untuk membentuk cakrawala dan struktur yang mencerminkan berbagai statistik. Buat jaringan transportasi yang rumit untuk memfasilitasi mobilitas yang lancar bagi warga Anda," bunyi keterangan pada laman resmi game.

TheoTown dikembangkan oleh Lobby Divinus dan diterbitkan oleh publisher Jerman Blueflower.

Gamer makin antusias mencoba permainan tersebut usai streamer populer Windah Basudara ikut berpartisipasi.

Permainan simulasi ini sekarang menjadi sarana satire dan kritik sosial yang unik.

Meski berbasis grafis pixel art ringan, kedalaman mekaniknya memungkinkan pemain mereplikasi isu kebijakan publik yang nyata, seperti kenaikan pajak hingga tata kota yang timpang.

Berkat dukungan plugin aset lokal (seperti Gedung DPR, angkot, hingga minimarket) pemain menggunakan game sebagai "laboratorium digital" untuk menyindir realitas politik dan sosial di media sosial melalui simulasi protes warga maupun kegagalan infrastruktur.

Salah satu postingan menampilkan player membuat simulasi kota yang macet parah atau daerah kumuh berdampingan dengan gedung mewah. Itu sebagai sindiran terhadap ketimpangan sosial.

Game TheoTown menuai beragam komentar dari netizen.

"Contoh melihat rakyat dalam bentuk angka bukan manusia," tulis @Un**eP*ci.

"Gue adalah gambaran pemerintah Indonesia ketika main TheoTown, ada masalah, gusur, apa itu memperbaiki infrastruktur," sindir @su**sk.

"Worst scenario: jangan-jangan mayoritas playernya emang pejabat," ungkap @Laz**mpero***66.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakar: Laporan Terhadap Pandji Pragiwaksono Salah Alamat, Ini Alasannya!

Pakar: Laporan Terhadap Pandji Pragiwaksono Salah Alamat, Ini Alasannya!

News | Senin, 12 Januari 2026 | 13:47 WIB

Detektif Jubun Bongkar Rahasia Gelap Money Game Syariah: Waspada Riba Berkedok Surga

Detektif Jubun Bongkar Rahasia Gelap Money Game Syariah: Waspada Riba Berkedok Surga

Lifestyle | Minggu, 11 Januari 2026 | 21:28 WIB

Game Lawas tapi Laris, Penjualan Forza Horizon 5 Tembus 5 Juta Kopi di PS5

Game Lawas tapi Laris, Penjualan Forza Horizon 5 Tembus 5 Juta Kopi di PS5

Tekno | Sabtu, 10 Januari 2026 | 13:25 WIB

Mantan Sutradara Assassin's Creed: Tim Kecil Bakal Jadi Masa Depan Game AAA

Mantan Sutradara Assassin's Creed: Tim Kecil Bakal Jadi Masa Depan Game AAA

Tekno | Jum'at, 09 Januari 2026 | 15:05 WIB

Terkini

Demi Belajar Mengaji, Driver Ojol Yogyakarta Rela Tinggalkan Order Dua Jam Setiap Rabu

Demi Belajar Mengaji, Driver Ojol Yogyakarta Rela Tinggalkan Order Dua Jam Setiap Rabu

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:47 WIB

Semifinal Memanas, Wakil Presiden Argentina Singgung Konflik Falkland Jelang Lawan Inggris

Semifinal Memanas, Wakil Presiden Argentina Singgung Konflik Falkland Jelang Lawan Inggris

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:45 WIB

Tahun Ajaran Baru Tak Harus Serba Baru, Orang Tua Tak Perlu Memaksakan Diri

Tahun Ajaran Baru Tak Harus Serba Baru, Orang Tua Tak Perlu Memaksakan Diri

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:45 WIB

HUT ke-70 Danamon, Nasabah Medan Bisa Nikmati Promo di Nelayan Restaurant hingga Pagi Sore

HUT ke-70 Danamon, Nasabah Medan Bisa Nikmati Promo di Nelayan Restaurant hingga Pagi Sore

Sumut | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:41 WIB

Nasib Ganti Rugi JPO Tendean Belum Jelas, Pemprov DKI Masih Negosiasi dengan Perusahaan Truk

Nasib Ganti Rugi JPO Tendean Belum Jelas, Pemprov DKI Masih Negosiasi dengan Perusahaan Truk

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:40 WIB

4 Penny Loafers Lokal di Bawah Rp500 Ribu, Stylish dan Ramah di Kantong!

4 Penny Loafers Lokal di Bawah Rp500 Ribu, Stylish dan Ramah di Kantong!

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:40 WIB

Kampus Bukan Mesin Cari Cuan, Asosiasi Dosen Minta RUU Sisdiknas Atur Batas Uang Kuliah

Kampus Bukan Mesin Cari Cuan, Asosiasi Dosen Minta RUU Sisdiknas Atur Batas Uang Kuliah

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:39 WIB

"Puncak Kemarau Panjang Mengintai, DPRD Jateng Desak Optimalisasi Embung dan Waduk"

"Puncak Kemarau Panjang Mengintai, DPRD Jateng Desak Optimalisasi Embung dan Waduk"

Jawa Tengah | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:39 WIB

4 Sepatu Lari Warna Pink Merek Lokal untuk Wanita, Lengkap Review Pembeli

4 Sepatu Lari Warna Pink Merek Lokal untuk Wanita, Lengkap Review Pembeli

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:38 WIB

DPR Ingatkan Pemerintah, Jangan Jadikan MBG Kambing Hitam Anjloknya Harga Ayam dan Telur

DPR Ingatkan Pemerintah, Jangan Jadikan MBG Kambing Hitam Anjloknya Harga Ayam dan Telur

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:36 WIB

×