Grab Boyong UMKM Medan ke Panggung World Economic Forum 2026

Dythia Novianty

Sabtu, 24 Januari 2026 | 16:31 WIB
Grab Boyong UMKM Medan ke Panggung World Economic Forum 2026
Anthony Tan, Group CEO & Co-Founder Grab (kedua kiri) bersama istri (kiri), mengunjungi booth Mitra UMKM Grab. [Grab Indonesia]
baca 10 detik
  • Grab Indonesia menampilkan UMKM Coffeenatics asal Medan di World Economic Forum (WEF) 2026, Davos, Swiss.
  • Grab meluncurkan inisiatif Rp100 miliar untuk memberdayakan mitra melalui perlindungan dan pengembangan kapasitas GrabAcademy.
  • Digitalisasi ekosistem Grab diklaim telah berhasil menciptakan sekitar 4,6 juta lapangan kerja sejak tahun 2018.

Suara.com - Di tengah deretan pemimpin dunia dan raksasa teknologi yang berkumpul di World Economic Forum (WEF) 2026, sebuah aroma khas dari tanah Sumatera mencuri perhatian.

Grab Indonesia secara resmi menghadirkan Coffeenatics, mitra UMKM asal Medan, untuk menunjukkan taji produk lokal di Paviliun Indonesia, Davos, Swiss.

Kehadiran Coffeenatics di ajang bergengsi ini bukan sekadar pameran produk, melainkan representasi nyata dari keberhasilan transformasi digital bagi pelaku usaha mikro.

Langkah ini menjadi bagian dari misi besar Grab dalam mendorong inklusi ekonomi digital yang selaras dengan visi pemerintah untuk memperkuat perlindungan sosial dan kemandirian ekonomi.

Ekosistem Digital sebagai Katalis Global

Melalui peluncuran inisiatif "Grab untuk Indonesia" senilai Rp100 miliar, perusahaan teknologi ini menegaskan komitmennya dalam memberdayakan jutaan mitra.

Program ini mencakup perlindungan iuran BPJS Ketenagakerjaan, bonus apresiasi, hingga pengembangan kapasitas melalui platform GrabAcademy.

Neneng Goenadi, Chief Executive Officer Grab Indonesia, yang turut hadir sebagai pembicara dalam diskusi panel di Davos, menekankan bahwa teknologi adalah jembatan utama bagi UMKM untuk naik kelas secara berkualitas.

"Partisipasi Grab di World Economic Forum 2026 menegaskan pentingnya peran teknologi dan kemitraan dalam mendorong ekonomi digital yang berkelanjutan," ujarnya dalam keterangan resminya, Sabtu (24/1/2026).

baca juga

Dia menjelaskan hal yang menjadi tantangannya adalah memastikan pertumbuhan tidak hanya bicara soal skala, tetapi juga kualitas kemitraan dan keberlanjutan penghidupan para pelaku usahanya.

"Kami ingin menunjukkan bagaimana ekonomi digital berbasis kemitraan dapat tumbuh secara inklusif," tegas Neneng.

Dari Medan Menembus Pasar Singapura

Coffeenatics sendiri merupakan bukti hidup bagaimana sentuhan teknologi dapat mengubah kedai kopi lokal menjadi entitas bisnis berskala internasional.

Sejak bergabung dengan ekosistem digital pada 2015, Coffeenatics kini telah merambah pasar Singapura dan mempekerjakan lebih dari 80 orang.

Harris Hartanto Tan, Executive Director dan Co-Founder Coffeenatics, mengungkapkan bahwa dukungan platform digital telah membuka pintu yang sebelumnya tampak mustahil bagi UMKM daerah.

"Bagi kami, pertumbuhan tidak hanya soal ekspansi, tetapi juga dampak. Kami melihat anggota tim yang awalnya tidak memiliki latar belakang kopi kini berhasil menjadi juara regional. Coffeenatics bukan hanya tentang kopi, tetapi tentang mimpi dan perubahan hidup,” ungkap Harris.

Neneng Goenadi, Chief Executive Officer, Grab Indonesia (kedua dari kiri) hadir di World Economic Forum (WEF) 2026. [Grab Indonesia]
Neneng Goenadi, Chief Executive Officer, Grab Indonesia (kedua dari kiri) hadir di World Economic Forum (WEF) 2026. [Grab Indonesia]

Menciptakan 4,6 Juta Lapangan Kerja

Dampak teknologi Grab di Indonesia terekam jelas dalam data. Sejak 2018, digitalisasi dalam ekosistem Grab diklaim telah berkontribusi menciptakan setidaknya 4,6 juta lapangan kerja di seluruh nusantara.

Melalui program "Kota Masa Depan", lebih dari 200.000 UMKM di kota-kota kecil kini telah terintegrasi ke dalam pasar digital.

Di hadapan audiens global, Neneng Goenadi menambahkan bahwa masa depan UMKM Indonesia akan sangat bergantung pada adopsi teknologi mutakhir.

“Infrastruktur yang kuat dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan adalah fondasi utama mewujudkan inklusivitas ini,” tutup Neneng.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Akses hingga Pendampingan, Peran PNM Dukung Ekonomi Keluarga Prasejahtera

Dari Akses hingga Pendampingan, Peran PNM Dukung Ekonomi Keluarga Prasejahtera

Bisnis | Kamis, 08 Januari 2026 | 19:00 WIB

Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025

Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025

Bisnis | Jum'at, 09 Januari 2026 | 19:26 WIB

Menjangkau yang Tak Terjangkau: Pelayanan Sepenuh Hati PNM untuk Kelompok Subsisten

Menjangkau yang Tak Terjangkau: Pelayanan Sepenuh Hati PNM untuk Kelompok Subsisten

Bisnis | Rabu, 07 Januari 2026 | 19:00 WIB

Debit Visa Bank Jakarta Didorong Jadi Motor Transaksi Global UMKM dan Ekonomi Kreatif di DKI

Debit Visa Bank Jakarta Didorong Jadi Motor Transaksi Global UMKM dan Ekonomi Kreatif di DKI

Bisnis | Selasa, 06 Januari 2026 | 11:05 WIB

Grab Indonesia 2025: Ketika Platform Digital Menjadi Bantalan Sosial dan Mesin Pertumbuhan Ekonomi

Grab Indonesia 2025: Ketika Platform Digital Menjadi Bantalan Sosial dan Mesin Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Rabu, 31 Desember 2025 | 21:49 WIB

Ritel dan UMKM Soroti Larangan Kawasan Tanpa Rokok, Potensi Rugi Puluhan Triliun

Ritel dan UMKM Soroti Larangan Kawasan Tanpa Rokok, Potensi Rugi Puluhan Triliun

Bisnis | Minggu, 21 Desember 2025 | 13:13 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 23:54 WIB

Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari

Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari

Jabar | Senin, 27 Juli 2026 | 23:52 WIB

Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri

Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri

Banten | Senin, 27 Juli 2026 | 23:48 WIB

Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang

Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang

Banten | Senin, 27 Juli 2026 | 23:43 WIB

Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026

Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026

Jabar | Senin, 27 Juli 2026 | 23:37 WIB

Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi

Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 23:23 WIB

Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1

Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 23:23 WIB

Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa

Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa

News | Senin, 27 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik

Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 23:01 WIB

Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian

Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 22:36 WIB

×