-
AI milik Abil Sudarman deteksi pengadaan barang mewah di Kementerian Komdigi.
-
Anggaran sewa tanaman hias dan taman indoor masing-masing tembus Rp1 Miliar.
-
Biaya pemeliharaan akuarium serta ikan koi mencapai ratusan juta rupiah per tahun.
3. Pemeliharaan Akuarium Rp 153 Juta
Abil juga menyoroti biaya pemeliharaan akuarium di lantai 7 gedung utama area kerja pimpinan yang mencapai Rp 153 juta.
"Akuarium apa ini Rp 153 juta? Jadi ikan apa yang hidup di akuarium ini? Kenapa bisa Rp 150 juta pemeliharaannya?" tanyanya heran.
AI memberikan label "absurd" karena pengadaan ini dianggap sebagai belanja fasilitas ornamental yang sama sekali tidak menunjang tugas pokok instansi.
4. Urus Kolam Ikan Koi Rp 126 Juta
Tak hanya akuarium, Komdigi juga menganggarkan Rp 126 juta untuk pemeliharaan kolam ikan koi selama 12 bulan.
Menurut analisis AI, belanja ini berisiko menimbulkan kecemburuan sosial karena menggunakan APBN untuk hal-hal yang bersifat hobi atau dekoratif di tengah tuntutan efisiensi anggaran layanan publik.
5. Sewa Pengharum Ruangan Rp 360 Juta
Pengadaan lain yang ikut disemprit AI adalah sewa pengharum ruangan dengan nilai fantastis, yakni Rp 360 juta.
Angka ini dinilai terlalu besar untuk sekadar kebutuhan dasar perkantoran dan berpotensi memicu indikasi pemborosan dana publik.
Abil menjelaskan bahwa semua data tersebut dianalisis secara otomatis oleh AI buatannya.
AI akan menandai (labeling) setiap item yang memiliki indikasi kuat sebagai belanja yang tidak patut atau tidak esensial bagi fungsi utama kementerian.