- MINIX meluncurkan workstation mini T4000 dan T5000 pada April 2026 sebagai solusi komputasi AI generatif lokal yang aman.
- Perangkat berbasis arsitektur NVIDIA Blackwell ini mendukung inferensi model bahasa besar secara privat tanpa ketergantungan server cloud eksternal.
- Teknologi berperforma tinggi ini dirancang bagi profesional untuk menangani beban kerja AI kompleks dengan efisiensi sistem maksimal.
Suara.com - MINIX resmi memperkenalkan MINIX T4000 dan T5000 Generative AI Mini Workstation pada April 2026 sebagai solusi komputasi AI generatif yang dirancang khusus untuk kebutuhan profesional.
Perangkat ini hadir sebagai jawaban atas meningkatnya permintaan pemrosesan AI lokal (on-premise) yang cepat, aman, dan tidak bergantung pada cloud, terutama untuk model bahasa besar atau large language model (LLM) dan pembuatan konten berbasis AI.
Mini workstation ini ditenagai oleh modul NVIDIA Jetson AGX Thor yang menggunakan arsitektur grafis terbaru NVIDIA Blackwell architecture.
Kombinasi ini memberikan lonjakan performa signifikan untuk komputasi AI dalam perangkat berukuran desktop yang sangat ringkas.
T4000 diklaim mampu mencapai hingga 1200 TFLOPs FP4 Sparse, sementara T5000 lebih tinggi dengan performa hingga 2070 TFLOPs FP4 Sparse.
Dengan dukungan GPU Blackwell yang memiliki ribuan inti dan Tensor Cores generasi kelima, perangkat ini mampu menangani komputasi AI berat secara efisien dan stabil.
Salah satu keunggulan utama perangkat ini adalah kemampuannya menjalankan inferensi LLM secara lokal untuk model dengan skala 7 miliar hingga 70 miliar parameter.
Hal ini memungkinkan perusahaan, pengembang, dan kreator menjalankan sistem AI privat dengan latensi rendah tanpa harus mengandalkan server cloud eksternal.
Teknologi Multi-Instance GPU (MIG) juga disematkan untuk meningkatkan efisiensi pemrosesan paralel, sementara NVIDIA PVA 3.0 membantu akselerasi visi komputer.
Dari sisi komputasi utama, T4000 dan T5000 dibekali prosesor Arm® Neoverse®-V3AE 64-bit dengan konfigurasi hingga 14 inti pada model tertinggi.
Dukungan memori LPDDR5X hingga 128 GB dengan bandwidth tinggi mencapai 273 GB/s menjadikan perangkat ini sangat siap menangani beban kerja AI yang kompleks, termasuk model multimodal, pelatihan ringan, hingga pemrosesan data berskala besar secara bersamaan.
Untuk mendukung kebutuhan profesional modern, workstation mini ini juga menawarkan konektivitas kelas enterprise. Dua port Ethernet 10GbE memungkinkan transfer data berkecepatan tinggi, dilengkapi Wi-Fi 6E dan Bluetooth 5.3 untuk konektivitas nirkabel yang stabil.
Dari sisi tampilan, tersedia HDMI 2.1 yang mendukung output 4K, serta berbagai port USB terbaru untuk fleksibilitas perangkat tambahan dan periferal.
Penyimpanan juga menjadi salah satu fokus utama desain perangkat ini. MINIX menyediakan SSD NVMe PCIe 4.0 berkapasitas 1 TB yang dapat ditingkatkan hingga 4 TB.
Semua komponen tersebut dikemas dalam bodi sangat ringkas berukuran hanya sekitar 139 x 131 x 76 mm dengan bobot sekitar 1,4 kilogram.