- Meta Indonesia meresmikan fitur Akun Remaja 13+ pada 22 Mei 2026 untuk menciptakan pengalaman digital yang lebih aman.
- Pembaruan ini membatasi konten sensitif, bahasa kasar, dan interaksi tidak pantas guna melindungi pengguna remaja di platform Meta.
- Meta berkolaborasi dengan Komdigi dan ECPAT Indonesia menyelenggarakan workshop literasi digital di berbagai kota sepanjang tahun 2026.
Suara.com - Meta Indonesia resmi memperkenalkan pembaruan fitur Akun Remaja di Instagram dengan sistem pengaturan konten 13+ yang dirancang untuk menciptakan pengalaman digital lebih aman bagi pengguna remaja.
Pengumuman tersebut disampaikan dalam diskusi bertajuk “Cerdas Digital 2026: Anak Remaja Aman, Orang Tua Tenang” yang digelar bersama Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia dan ECPAT Indonesia.
Fitur terbaru ini menghadirkan pengaturan bawaan yang terinspirasi dari klasifikasi usia film 13+, sekaligus mengakomodasi masukan dari para orang tua terkait keamanan anak di media sosial.
Meta Perluas Perlindungan Konten untuk Remaja
Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi, Alexander Sabar, mengapresiasi langkah Meta dalam memperkuat perlindungan remaja di ruang digital.
“Apresiasi kami sampaikan atas langkah Meta yang mulai memperkuat perlindungan remaja di ruang digital melalui pengaturan konten berbasis usia,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (22/5/2026).
![Meta meluncurkan fitur baru akun remaja Instagram. [Meta]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/22/50555-fitur-baru-akun-remaja-instagram.jpg)
Ia menilai perlindungan anak di internet membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, platform digital, orang tua, hingga masyarakat.
“Kami berharap langkah ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan seluruh Penyelenggara Sistem Elektronik untuk menghadirkan ruang digital yang lebih aman, sehat, dan sesuai usia bagi anak Indonesia,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Kebijakan Publik Meta Indonesia, Berni Moestafa, mengatakan pembaruan Akun Remaja Instagram bertujuan membantu orang tua merasa lebih tenang saat anak menggunakan media sosial.
“Kami memperbarui Akun Remaja Instagram dengan pengaturan yang terinspirasi dari klasifikasi usia film 13+ dan masukan dari orang tua untuk membantu remaja Indonesia mendapat pengalaman konten yang lebih sesuai usia di Instagram,” kata Berni.
Konten Sensitif, Bahasa Kasar hingga Aksi Berbahaya Dibatasi
Lewat pembaruan ini, Meta memperluas pembatasan terhadap berbagai jenis konten sensitif di Instagram dan Facebook.
Sebelumnya, Meta sudah membatasi rekomendasi konten seksual sugestif, gambar kekerasan mengganggu, serta promosi produk dewasa seperti rokok dan alkohol bagi pengguna remaja.
Kini perlindungan tersebut diperluas dengan membatasi konten berbahasa kasar, gambar aksi berbahaya, konten yang mendorong perilaku berisiko, unggahan terkait perlengkapan ganja, dan kata kunci sensitif di fitur pencarian, termasuk ejaan yang disamarkan.
Meta juga memastikan konten yang tidak sesuai usia tidak akan muncul di Explore, Reels, Feed, Stories, komentar, hingga tautan yang dibagikan lewat DM.