Strava Kena PPN 11 Persen di Indonesia? Ini Penjelasan Resmi yang Perlu Diketahui Pengguna

Dythia Novianty

Rabu, 08 Juli 2026 | 12:30 WIB
Strava Kena PPN 11 Persen di Indonesia? Ini Penjelasan Resmi yang Perlu Diketahui Pengguna
Ilustrasi aplikasi Strava. (AI)
baca 10 detik
  • Direktorat Jenderal Pajak menunjuk Strava sebagai pemungut PPN atas layanan digital berbayar untuk menciptakan kesetaraan pajak di Indonesia.
  • Kebijakan pajak tersebut hanya berlaku bagi pengguna layanan Strava Premium dan tidak memengaruhi pengguna versi aplikasi gratis.
  • Strava memastikan pengguna tidak terdampak kenaikan harga karena perusahaan akan menanggung seluruh biaya tambahan akibat penerapan pajak.

Suara.com - Kabar mengenai aplikasi olahraga Strava yang dikenai Pajak Pertambahan Nilai (PPN) ramai diperbincangkan di media sosial. Banyak pengguna mengira seluruh layanan Strava akan menjadi lebih mahal.

Padahal, kebijakan tersebut hanya berlaku untuk layanan berbayar dan tidak berdampak pada pengguna versi gratis.

Pajak tersebut diberlakukan setelah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan menunjuk Strava sebagai salah satu penyedia layanan digital luar negeri yang wajib memungut PPN atas transaksi layanan digital di Indonesia.

Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menciptakan kesetaraan perlakuan pajak antara pelaku usaha digital dan konvensional.

Meski telah ditunjuk sebagai pemungut PPN, Strava memastikan pengguna di Indonesia tidak perlu khawatir terhadap kenaikan biaya berlangganan.

Juru bicara Strava mengatakan perusahaan akan menanggung langsung biaya tambahan akibat penerapan PPN sehingga pelanggan tidak akan dikenai tarif langganan yang lebih tinggi.

"Sebagaimana diumumkan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan RI, Strava menjadi salah satu dari sejumlah platform digital internasional yang kini ditunjuk untuk memungut pajak pertambahan nilai (PPN) atas layanan digital berbayar di Indonesia," ujar juru bicara Strava kepada Suara.com, Rabu (8/7/2026).

Perusahaan menegaskan komitmennya untuk tetap mendukung komunitas olahraga di Indonesia tanpa membebani pengguna.

"Kami berencana menyesuaikan diri dengan kebijakan baru ini dengan menyerap secara langsung biaya tambahan akibat penerapan PPN tersebut. Tidak akan ada kenaikan harga berlangganan Strava, dan layanan gratis kami juga akan tetap tidak berubah," bebernya.

baca juga

Strava menilai langkah tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk terus mendorong masyarakat menjalani gaya hidup aktif.

"Kami percaya langkah ini merupakan cara terbaik untuk mendukung misi kami dalam membantu masyarakat Indonesia menjalani kehidupan yang lebih aktif dan sehat di seluruh negeri."

Siapa yang Terkena PPN?

Pengenaan PPN hanya berlaku bagi pengguna yang membeli atau memperpanjang langganan Strava Premium.

Sementara itu, pengguna yang memanfaatkan layanan gratis (free) tidak dikenai PPN karena tidak melakukan transaksi digital yang menjadi objek pajak.

Bagaimana Mekanisme Pemungutannya?

Saat pengguna melakukan pembayaran atau memperpanjang langganan Strava Premium di Indonesia, sistem akan secara otomatis menghitung dan memungut PPN sesuai ketentuan yang berlaku.

Salah satu fitur di Strava. [Strava]
Salah satu fitur di Strava. [Strava]

Pajak tersebut kemudian disetorkan langsung oleh Strava kepada pemerintah Indonesia sebagai penyelenggara perdagangan melalui sistem elektronik (PMSE) yang telah ditunjuk sebagai pemungut PPN.

Kebijakan ini tidak hanya berlaku bagi Strava. Pemerintah sebelumnya juga telah menunjuk berbagai platform digital global lainnya sebagai pemungut PPN atas layanan digital di Indonesia.

Langkah tersebut bertujuan menciptakan persaingan usaha yang lebih adil sekaligus meningkatkan kepatuhan perpajakan di era ekonomi digital.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Seri Smartwatch Ini Jadi Pilihan Pelari di Strava, Latihan Beban Meningkat

Dua Seri Smartwatch Ini Jadi Pilihan Pelari di Strava, Latihan Beban Meningkat

Tekno | Minggu, 15 Desember 2024 | 13:15 WIB

Strava Ungkap Data Olahraga 2024: Gen X Kalahkan Gen Z, Minat Besar di Klub Lari

Strava Ungkap Data Olahraga 2024: Gen X Kalahkan Gen Z, Minat Besar di Klub Lari

Tekno | Kamis, 12 Desember 2024 | 12:32 WIB

Riset Strava: Rata-rata Orang Indonesia Olahraga 48 Menit, Terbanyak Dilakukan di Jaksel

Riset Strava: Rata-rata Orang Indonesia Olahraga 48 Menit, Terbanyak Dilakukan di Jaksel

Tekno | Rabu, 04 Desember 2024 | 19:46 WIB

7 Rekomendasi Aplikasi Joging Terbaik Agustus 2024, Jadi Alternatif Strava

7 Rekomendasi Aplikasi Joging Terbaik Agustus 2024, Jadi Alternatif Strava

Tekno | Rabu, 07 Agustus 2024 | 14:03 WIB

Viral Joki Strava, Apa Itu dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Viral Joki Strava, Apa Itu dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Tekno | Jum'at, 05 Juli 2024 | 15:43 WIB

Apa Itu Joki Strava? Ramai di X Gegara Tren Olahraga Lari

Apa Itu Joki Strava? Ramai di X Gegara Tren Olahraga Lari

Tekno | Jum'at, 05 Juli 2024 | 13:24 WIB

Terkini

Bagaimana Strategi Sanksi AS ke Iran Memengaruhi Pergerakan Harga Minyak Dunia?

Bagaimana Strategi Sanksi AS ke Iran Memengaruhi Pergerakan Harga Minyak Dunia?

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 09:55 WIB

Hujan Berkah di Musala Lereng Gunung Semeru: Keseruan Warga Lumajang Rebutan Hadiah Maulid

Hujan Berkah di Musala Lereng Gunung Semeru: Keseruan Warga Lumajang Rebutan Hadiah Maulid

Jatim | Selasa, 25 Agustus 2026 | 09:48 WIB

Mengenal Sisi Ramah dari Kegelapan Lewat Buku Bergambar Karya Lemony Snicket

Mengenal Sisi Ramah dari Kegelapan Lewat Buku Bergambar Karya Lemony Snicket

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 09:48 WIB

Kenali 3 Macam Segitiga Berdasarkan Besar Sudutnya: Lancip, Tumpul, dan Siku-Siku

Kenali 3 Macam Segitiga Berdasarkan Besar Sudutnya: Lancip, Tumpul, dan Siku-Siku

Tekno | Selasa, 25 Agustus 2026 | 09:47 WIB

Drummer Meditasi Band Meninggal Dunia, Ambruk di Atas Panggung Teruntum Rock Festival

Drummer Meditasi Band Meninggal Dunia, Ambruk di Atas Panggung Teruntum Rock Festival

Entertainment | Selasa, 25 Agustus 2026 | 09:45 WIB

Dikepung Kabut Asap Karhutla, Kualitas Udara Pekanbaru Level Berbahaya

Dikepung Kabut Asap Karhutla, Kualitas Udara Pekanbaru Level Berbahaya

Riau | Selasa, 25 Agustus 2026 | 09:44 WIB

Siapa Dalang di Balik Kebakaran Way Kambas? Polda Lampung Incar Potensi Kelalaian Korporasi

Siapa Dalang di Balik Kebakaran Way Kambas? Polda Lampung Incar Potensi Kelalaian Korporasi

Lampung | Selasa, 25 Agustus 2026 | 09:38 WIB

Bursa Ballon d'Or 2026: Messi, Mbappe hingga Dembele Terpental Oleh Pemain Ini

Bursa Ballon d'Or 2026: Messi, Mbappe hingga Dembele Terpental Oleh Pemain Ini

Bola | Selasa, 25 Agustus 2026 | 09:36 WIB

Tahan Beli, Harga Emas Antam Terus Naik Jadi Rp2.768.000/Gram

Tahan Beli, Harga Emas Antam Terus Naik Jadi Rp2.768.000/Gram

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2026 | 09:36 WIB

Sanksi AS ke Iran Meluas, Harga Minyak Justru Menahan Napas

Sanksi AS ke Iran Meluas, Harga Minyak Justru Menahan Napas

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2026 | 09:32 WIB

×