- NVIDIA berkolaborasi dengan perusahaan industri Jepang untuk mempercepat pengembangan teknologi AI fisik pada mesin dan robot cerdas.
- Perusahaan merilis model Cosmos 3 Edge guna mendukung kemampuan robot dalam memahami serta memprediksi lingkungan secara real-time.
- Kolaborasi ini menyasar berbagai sektor industri seperti manufaktur, pertanian, logistik, hingga kesehatan untuk meningkatkan efisiensi dan inovasi nasional.
Sejumlah nama besar yang menyatakan akan bergabung antara lain FANUC, Fujitsu, Hitachi, Kawasaki Heavy Industries, Kubota, NEC, SoftBank, Sony Group, Yaskawa Electric, Honda R&D, Mitsubishi Corporation, Preferred Networks, TIER IV, Mujin, Telexistence, hingga OMRON.

Melalui koalisi ini, anggota dapat bersama-sama mengembangkan model dunia (world models), pustaka AI terbuka, dataset, serta framework yang akan digunakan untuk melatih robot dan mesin cerdas sebelum diterapkan di lingkungan nyata.
Pendekatan tersebut diyakini mampu memangkas waktu pengembangan sekaligus meningkatkan akurasi sistem AI dalam berbagai sektor industri.
Fujitsu Pimpin Pengembangan Platform Robot Industri Berbasis AI
Salah satu proyek terbesar dalam kolaborasi ini dipimpin oleh Fujitsu, yang tengah menjajaki pengembangan platform kontrol kolaboratif berbasis AI fisik bersama FANUC, Yaskawa Electric, dan Kawasaki Heavy Industries.
Platform tersebut akan memanfaatkan berbagai teknologi NVIDIA, termasuk Cosmos, Isaac, Omniverse NuRec, serta Newton Physics Engine, untuk membangun digital twin, simulasi robot, pembelajaran mesin, hingga validasi sistem sebelum diterapkan di lapangan.
Pendekatan simulasi-ke-dunia nyata (simulation-to-reality) ini dinilai mampu mempercepat implementasi robot industri sekaligus mengurangi biaya pengembangan.
AI Fisik Mulai Masuk ke Pertanian, Rumah Sakit hingga Smart City
Kolaborasi AI fisik tidak hanya menyasar sektor manufaktur. Kubota tengah mengeksplorasi penggunaan AI berbasis Cosmos untuk mendukung pertanian otonom, sementara Kawasaki Heavy Industries mengembangkan penerapan AI fisik pada sektor kesehatan, energi, transportasi, pembuatan kapal, hingga kedirgantaraan.
Di sektor layanan, Telexistence memanfaatkan platform Isaac untuk mempercepat otomatisasi ritel, sedangkan GROOVE X mengembangkan robot pendamping LOVOT berbasis NVIDIA Jetson.
Sementara itu, Hitachi, OMRON, dan Shimizu Corporation mulai mengadopsi platform NVIDIA Metropolis guna menghadirkan AI berbasis visi komputer untuk pengelolaan gedung pintar, inspeksi industri otomatis, serta peningkatan keselamatan proyek konstruksi.
![Ilustrasi Smart City. [Unsplash]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/03/17/51870-ilustrasi-smart-city.jpg)
Kolaborasi antara NVIDIA dan para pemimpin industri Jepang menunjukkan bahwa kompetisi AI global kini bergerak melampaui generative AI menuju Physical AI, yaitu teknologi yang memungkinkan robot dan mesin mengambil keputusan secara mandiri di dunia nyata.