57% Orang Indonesia Simpan KTP dan Paspor di HP, Kaspersky Ingatkan Risiko Kebocoran Data Meningkat

Dythia Novianty

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:15 WIB
57% Orang Indonesia Simpan KTP dan Paspor di HP, Kaspersky Ingatkan Risiko Kebocoran Data Meningkat
Ilustrasi smartphone (Pexels/cottonbro studio)
baca 10 detik
  • Survei Kaspersky menunjukkan 57 persen masyarakat Indonesia menyimpan dokumen pribadi dan data sensitif lainnya di dalam smartphone mereka.
  • Tingginya ketergantungan masyarakat Indonesia pada smartphone sebagai perangkat utama akses internet meningkatkan risiko pencurian data oleh pelaku siber.
  • Kaspersky menyarankan penggunaan perangkat lunak keamanan, enkripsi data, dan manajemen kata sandi untuk melindungi kehidupan digital pengguna dari serangan.

Suara.com - Ketika ponsel kini berfungsi sebagai dompet digital, kantor berjalan, hingga tempat penyimpanan dokumen penting, satu insiden kehilangan perangkat atau serangan siber berpotensi membuka akses terhadap identitas, keuangan, bahkan data pekerjaan pengguna.

Temuan terbaru Kaspersky menunjukkan fenomena tersebut semakin nyata di Indonesia. Dalam survei yang dilakukan di kawasan Asia Pasifik, 57 persen responden Indonesia mengaku menyimpan dokumen pribadi seperti KTP, paspor, dokumen asuransi, hingga tiket perjalanan di smartphone.

Angka tersebut memperlihatkan bagaimana ponsel telah berevolusi menjadi pusat penyimpanan informasi paling sensitif dalam kehidupan sehari-hari.

Survei juga mengungkapkan bahwa 77 persen masyarakat Indonesia kini menjadikan smartphone sebagai perangkat utama untuk mengakses internet, lebih tinggi dibanding rata-rata Asia Pasifik yang mencapai 72 persen.

Selain dokumen identitas, masyarakat Indonesia juga semakin banyak menyimpan data penting lainnya di smartphone.

Sebanyak 57 persen responden menyimpan email pekerjaan, 47 persen menyimpan kata sandi dan kredensial login, 45 persen menyimpan catatan serta pengingat, sementara 44 persen menyimpan informasi belanja seperti riwayat transaksi dan alamat pengiriman.

Tren tersebut menunjukkan smartphone tidak lagi sekadar alat komunikasi, melainkan telah menjadi pusat aktivitas pribadi maupun profesional.

Menurut Anton Kivva, pakar keamanan siber Kaspersky, perubahan fungsi smartphone harus diimbangi dengan peningkatan kesadaran terhadap keamanan digital.

"Sekarang smartphone kita berfungsi sebagai asisten lengkap yang menyentuh setiap aspek kehidupan kita," ujarnya dalam keterangan resminya, Sabtu (18/7/2026).

baca juga

Menurut dia, sata yang dipercayakan kepada mereka jauh melampaui foto, nomor telepon, atau pesan teks.

"Akibatnya, pertanyaan utamanya bukan lagi 'apa yang kita simpan,' tetapi 'bagaimana kita melindunginya,' sehingga keamanan harus menjadi bagian integral dari perangkat seperti halnya data yang dibawanya," jelas Anton Kivva.

Secara regional, survei tersebut memperlihatkan bahwa 65 persen responden Asia Pasifik menyimpan foto dan video pribadi di smartphone, 57 persen menyimpan kontak, 50 persen menyimpan riwayat pesan, 49 persen menyimpan dokumen pribadi, 47 persen menyimpan email pekerjaan, 38 persen menyimpan informasi perbankan, 34 persen menyimpan kata sandi, dan 27 persen telah menyimpan riwayat percakapan dengan AI.

Meningkatnya penggunaan layanan berbasis AI dan aplikasi digital membuat smartphone semakin menjadi target empuk bagi pelaku kejahatan siber.

Kebocoran satu perangkat kini dapat berdampak jauh lebih besar dibanding beberapa tahun lalu karena seluruh identitas digital pengguna berada dalam satu ekosistem.

Untuk mengurangi risiko tersebut, Kaspersky menyarankan pengguna tidak menjadikan smartphone sebagai satu-satunya tempat penyimpanan dokumen penting.

Perusahaan juga merekomendasikan penggunaan password manager dan penyimpanan terenkripsi untuk melindungi dokumen identitas maupun kredensial akun.

Ilustrasi pencurian data (Pexels/Towfiqu barbhuiya)
Ilustrasi pencurian data (Pexels/Towfiqu barbhuiya)

Selain itu, pengguna disarankan memasang solusi keamanan siber yang mampu mendeteksi aplikasi berbahaya, memblokir tautan phishing secara real-time, serta melindungi data pribadi dari pencurian.

Kaspersky juga mengingatkan pentingnya langkah antisipasi apabila perangkat hilang atau dicuri, seperti mengaktifkan fitur pelacakan perangkat, melakukan pencadangan data secara otomatis, mengaktifkan penguncian layar instan, dan menjaga keamanan fisik smartphone saat berada di ruang publik.

Anton menilai banyak pengguna masih menganggap perlindungan keamanan hanya diperlukan pada komputer, padahal smartphone kini menyimpan informasi yang jauh lebih berharga.

"Kita sering meremehkan seberapa banyak informasi berharga yang kita simpan di perangkat seluler kita dan seberapa rentan data tersebut. Sudah saatnya memberikan perlindungan siber yang sama kuatnya kepada pendamping digital sehari-hari Anda," katanya.

Senada dengan itu, Managing Director Kaspersky Asia Pasifik Adrian Hia mengatakan smartphone telah berkembang menjadi pusat kehidupan digital masyarakat modern, sehingga keamanan perangkat tidak lagi sebatas melindungi gawai.

"Hubungan kita dengan smartphone telah berubah secara fundamental. Ponsel kini menjadi tempat kita mengelola keuangan, pekerjaan, kenangan, hingga memanfaatkan AI untuk aktivitas sehari-hari. Keamanan siber seluler bukan lagi hanya tentang melindungi ponsel, tetapi juga melindungi kehidupan digital yang kita bawa di saku setiap hari," ujar Adrian Hia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serangan Spyware di Asia Tenggara Naik 18 Persen, Indonesia Jadi Target Utama Hacker

Serangan Spyware di Asia Tenggara Naik 18 Persen, Indonesia Jadi Target Utama Hacker

Tekno | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:57 WIB

Sampai Kapan Harga Ponsel Bertambah Mahal? Analis Ungkap Krisis Memori hingga 2027

Sampai Kapan Harga Ponsel Bertambah Mahal? Analis Ungkap Krisis Memori hingga 2027

Tekno | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:41 WIB

5 HP Realme dengan Layar AMOLED, Visual Jernih dan Warna Tajam

5 HP Realme dengan Layar AMOLED, Visual Jernih dan Warna Tajam

Tekno | Rabu, 22 April 2026 | 10:36 WIB

Lebih dari 1 Juta Rekening Bank Diretas, Ancaman Siber Kini Beralih ke Pencurian Data Login

Lebih dari 1 Juta Rekening Bank Diretas, Ancaman Siber Kini Beralih ke Pencurian Data Login

Tekno | Jum'at, 17 April 2026 | 16:03 WIB

Boleh Dicuci seperti Reza Arap? Ini Cara Membersihkan iPhone yang Benar

Boleh Dicuci seperti Reza Arap? Ini Cara Membersihkan iPhone yang Benar

Tekno | Selasa, 07 April 2026 | 12:39 WIB

Ancaman Baru di iPhone! Exploit Coruna Disebut Evolusi Spyware Triangulation, Targetkan iOS Terbaru

Ancaman Baru di iPhone! Exploit Coruna Disebut Evolusi Spyware Triangulation, Targetkan iOS Terbaru

Tekno | Rabu, 01 April 2026 | 12:31 WIB

Terkini

70 Mitra Driver Gojek Berangkat Tunaikan Ibadah Umrah

70 Mitra Driver Gojek Berangkat Tunaikan Ibadah Umrah

News | Kamis, 03 September 2026 | 15:41 WIB

Bomber Haus Gol Kroasia Tinggalkan Varazdin, Persija Makin Dekat dengan Ivan Mamut

Bomber Haus Gol Kroasia Tinggalkan Varazdin, Persija Makin Dekat dengan Ivan Mamut

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 15:39 WIB

Karhutla Hancurkan 60 Persen Habitat Orang Utan Kalimantan

Karhutla Hancurkan 60 Persen Habitat Orang Utan Kalimantan

News | Kamis, 03 September 2026 | 15:35 WIB

Senyum Putin Ceritakan Bertemu Harimau Hutan Saat Prabowo di Vladivostok, Ada Pesan Tersirat?

Senyum Putin Ceritakan Bertemu Harimau Hutan Saat Prabowo di Vladivostok, Ada Pesan Tersirat?

News | Kamis, 03 September 2026 | 15:32 WIB

A Gift of Dust: Buku Bergambar Nonfiksi tentang Ekologi dan Alam

A Gift of Dust: Buku Bergambar Nonfiksi tentang Ekologi dan Alam

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 15:30 WIB

Kembalinya Mitsubishi Pajero yang Bawa Mesin Diesel 2400cc Turbo VGT

Kembalinya Mitsubishi Pajero yang Bawa Mesin Diesel 2400cc Turbo VGT

Otomotif | Kamis, 03 September 2026 | 15:30 WIB

Dolar AS Keok di Asia, Rupiah Mendadak Perkasa Tembus Rp17.679

Dolar AS Keok di Asia, Rupiah Mendadak Perkasa Tembus Rp17.679

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 15:28 WIB

Pakai 7 Bahasa dan Lintas Benua, Sebesar Apa Sih Skala Pengabdi Setan 3?

Pakai 7 Bahasa dan Lintas Benua, Sebesar Apa Sih Skala Pengabdi Setan 3?

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 15:28 WIB

Dikenal Pendiam dan Sopan, Mahasiswa UI yang Tewas di Kos Depok Dipulangkan ke Palembang

Dikenal Pendiam dan Sopan, Mahasiswa UI yang Tewas di Kos Depok Dipulangkan ke Palembang

News | Kamis, 03 September 2026 | 15:27 WIB

Sertifikasi Halal Restoran Boleh Bertahap, Tapi Kehalalan Menu Tak Bisa Setengah-Setengah

Sertifikasi Halal Restoran Boleh Bertahap, Tapi Kehalalan Menu Tak Bisa Setengah-Setengah

Lifestyle | Kamis, 03 September 2026 | 15:27 WIB

×