- Xiaomi resmi menghentikan dukungan perangkat lunak untuk sepuluh perangkat gawainya.
- Seri ponsel Xiaomi 12 dan Poco X5 masuk daftar EOL terbaru.
- Pengguna disarankan ganti gawai baru guna menghindari risiko pencurian data.
Suara.com - Xiaomi resmi memperbarui daftar perangkat ponsel dan tablet yang telah memasuki masa purnatugas perangkat lunak atau End-of-Life (EOL). Apa saja HP Xiaomi ini?
Kebijakan EOL terbaru ini memastikan penghentian pembaruan sistem operasi dan penambalan keamanan untuk sepuluh perangkat, termasuk seri populer Xiaomi 12 dan Poco X5.
Pengumuman ini diunggah langsung melalui forum resmi komunitas pengguna Xiaomi secara global untuk memberikan peringatan dini kepada seluruh konsumen.
Keputusan memasukkan lini produk tersebut ke dalam daftar EOL berarti siklus masa dukungan peranti lunak telah sepenuhnya dihentikan oleh pabrikan.
Perangkat yang telah berstatus EOL dipastikan tidak akan lagi menerima pembaruan antarmuka HyperOS yang kini menjadi sistem andalan perusahaan.
Para pengguna ponsel lawas tersebut juga dipastikan tidak akan mendapatkan hak peningkatan ke versi sistem operasi Android generasi berikutnya.
Selain tidak mendapat tambahan deretan fitur baru, perangkat dalam daftar EOL akan kehilangan akses terhadap penambalan keamanan bulanan secara permanen.
Pihak pengembang juga akan menghentikan seluruh proses distribusi perbaikan celah sistem serta optimalisasi peningkatan performa untuk lini produk lawas tersebut.
Berdasarkan catatan rilis resmi terbaru dari perusahaan, terdapat sepuluh ponsel pintar yang masa dukungan peranti lunaknya telah usai.
Daftar lengkap perangkat Xiaomi yang kini berstatus EOL mencakup ponsel kelas atas seri Xiaomi 12, Xiaomi 12 Pro, serta varian Xiaomi 12S Ultra.
Lini produk dari sub-merek perusahaan juga turut terkena dampak regulasi ini, yakni duo gadget Poco X5 dan Poco X5 Pro 5G.
HP Xiaomi untuk segmen kelas menengah seperti Redmi K60E beserta Redmi 10 5G juga harus masuk ke dalam daftar penghentian pembaruan ini.
![POCO X5 5G. [Xiaomi Indonesia]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/03/12/97148-poco-x5-5g.jpg)
Beralih untuk segmen tablet, suplai pembaruan resmi dipastikan berhenti total untuk seluruh jajaran perangkat seri keenam buatan pabrikan tersebut.
Varian tablet yang terdampak kebijakan ini meliputi model dasar Xiaomi Pad 6, Xiaomi Pad 6 Pro, hingga varian berlayar besar Xiaomi Pad 6 Max.
Langkah penghentian dukungan perangkat lunak untuk lini smartphone ini sejatinya merupakan bagian dari siklus wajar standar industri teknologi.
Model andalan Xiaomi 12 dan Xiaomi 12 Pro yang diluncurkan pada tahun 2022 lalu memang telah mencapai batas akhir jaminan siklus pembaruan resminya.
Pada masa peluncuran awalnya, perusahaan pembuat gadget asal China ini hanya menjanjikan siklus tiga tahun peningkatan untuk sistem operasi Android.
Mereka melengkapi penawaran tersebut dengan jaminan empat tahun penambalan celah keamanan yang dihitung secara presisi sejak tanggal perilisan gadget di pasaran.
HP dan tablet Xiaomi yang telah dimasukkan ke daftar EOL ini sejatinya masih tetap bisa difungsikan secara normal setiap hari.
Hanya saja, rutinitas penggunaan jangka panjang untuk alat komunikasi lawas ini akan menghadirkan berbagai risiko keamanan siber bagi para pemiliknya.
Seiring berjalannya waktu, rancangan sistem operasi lawas akan menjadi jauh lebih rentan terhadap ancaman peretas dan penemuan celah keamanan terbaru.
Para pemilik HP juga berpotensi tinggi menghadapi masalah kompatibilitas rumit saat hendak memasang beragam aplikasi versi mutakhir dari toko digital.
Penurunan laju performa komputasi akibat aplikasi modern yang terus menuntut spesifikasi peranti lunak terbaru juga akan terasa semakin kentara.
Gadget akan terasa jauh lebih lambat ketika diperintahkan untuk mengeksekusi instruksi rumit dari deretan perangkat lunak masa kini.
![Xiaomi 12 Pro. [Suara.com/Dicky Prastya]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/04/07/21715-xiaomi-12-pro.jpg)
Menimbang berbagai risiko teknis tersebut, pihak Xiaomi memberikan imbauan khusus bagi konsumen yang masih mengandalkan gadget lawas untuk menunjang kebutuhan esensial.
Jenis kebutuhan esensial ini mencakup rutinitas transaksi perbankan digital, penyelesaian urusan pekerjaan kantor, hingga penyimpanan berbagai dokumen berklasifikasi sangat sensitif.
Pengguna perangat dengan tingkat mobilitas tinggi sangat disarankan untuk mulai membuat pertimbangan matang dalam beralih ke perangkat ponsel yang lebih modern.
Pembaruan peranti keras menuju generasi terbaru akan memberikan jaminan kelangsungan dukungan pertahanan sistem keamanan sekaligus ketersediaan fitur modern secara berkelanjutan.
Perangkat generasi terbaru buatan Xiaomi dipastikan akan terus mendapatkan suplai fitur antarmuka HyperOS serta sistem operasi Android paling mutakhir.
Pabrikan teknologi tersebut juga secara rutin akan mengirimkan pembaruan sistem pertahanan berkala beserta integrasi beragam kapabilitas kecerdasan buatan untuk membantu aktivitas harian penggunanya.
Dikutip dari Gizmochina, berikut ini daftar tablet dan HP Xiaomi yang tidak lagi mendapatkan upadte:
- Xiaomi 12
- Xiaomi 12 Pro
- Xiaomi 12S Ultra
- Poco X5
- Poco X5 Pro 5G
- Redmi K60E
- Redmi 10 5G
- Xiaomi Pad 6
- Xiaomi Pad 6 Pro
- Xiaomi Pad 6 Max