- Lenovo menerapkan infrastruktur AI di FIFA World Cup 2026 yang melayani 48 tim dalam 104 pertandingan di tiga negara.
- Platform FIFA AI Pro dan 1.248 avatar 3D memberikan analisis setara serta keputusan offside secara instan dan transparan.
- Fitur Referee View berbasis AI menghasilkan 20 miliar impresi global melalui tayangan sudut pandang wasit yang stabil.
Setiap avatar dirancang secara individual melalui pemindaian tubuh yang akurat, membantu ofisial mengambil keputusan offside secara instan dan transparan bagi penonton di layar kaca.
![Lenovo FIFA di Tech World CES. [Lenovo]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/04/99905-lenovo-fifa-di-tech-world-ces.jpg)
Chairman dan CEO Lenovo, Yuanqing Yang, menyatakan bahwa momentum ini adalah bukti kehebatan strategi Smarter Technology for All.
"FIFA World Cup 2026™ telah menunjukkan kepada dunia apa yang dapat diwujudkan oleh teknologi yang lebih cerdas ketika diterapkan dalam skala besar. Inilah wujud nyata dari komitmen kami dalam menghadirkan AI, infrastruktur, dan layanan yang meningkatkan kualitas turnamen bagi semua orang," ujar Yuanqing Yang.
Operasional Tanpa Celah: Intelligent Command Center
Di balik layar, Lenovo membangun Intelligent Command Center yang mengintegrasikan data dari 40 fungsi operasional, mulai dari keamanan, logistik, hingga tiket, ke dalam satu dasbor real-time.
Di International Broadcast Center Dallas, infrastruktur Lenovo memproses data video mentah menjadi siaran global dengan latensi rata-rata hanya enam detik.
Kesuksesan Lenovo di FIFA World Cup 2026 menetapkan standar baru bagi teknologi olahraga masa depan. Melalui inovasi FIFA AI Pro, Referee View berbasis AI, dan 3D Player Avatars, Lenovo membuktikan bahwa Hybrid AI adalah kunci utama untuk menyelenggarakan ajang olahraga terbesar di dunia dengan efisiensi dan transparansi mutlak.