- Bunyi merupakan gelombang mekanik yang memerlukan zat padat, cair, atau gas sebagai medium perantara untuk merambat.
- Ruang hampa di luar angkasa tidak memiliki partikel materi yang cukup untuk meneruskan getaran bunyi dari sumber.
- Gelombang elektromagnetik seperti radio berbeda dari bunyi karena dapat merambat melalui ruang hampa tanpa memerlukan medium.
Jika terjadi ledakan di luar pesawat ruang angkasa, seorang astronaut tidak akan mendengar suara ledakan tersebut secara langsung melalui ruang angkasa. Getaran bunyi tidak memiliki medium untuk merambat menuju astronaut.
Namun, astronaut masih dapat berkomunikasi menggunakan radio. Hal ini karena gelombang radio termasuk gelombang elektromagnetik yang tidak memerlukan medium untuk merambat dan dapat bergerak melalui ruang hampa.
Perbedaan Bunyi dan Gelombang Elektromagnetik
Memahami perbedaan jenis gelombang dapat membantu menjelaskan mengapa bunyi tidak dapat terdengar di ruang hampa.
Bunyi termasuk gelombang mekanik, sehingga keberadaannya bergantung pada medium seperti udara, air, atau benda padat.
Sementara itu, cahaya, gelombang radio, dan sinar-X termasuk gelombang elektromagnetik. Gelombang jenis ini tidak membutuhkan partikel sebagai perantara sehingga tetap dapat merambat di ruang hampa.
Jadi, bunyi tidak bisa merambat di ruang hampa udara karena tidak ada medium atau partikel yang dapat meneruskan getaran.
Semakin mudah kita memahami cara kerja gelombang bunyi, semakin jelas pula alasan mengapa luar angkasa yang dipenuhi ruang hampa terasa sunyi, meskipun berbagai peristiwa besar bisa saja terjadi di sana.