Cara Cek Sebaran Abu Vulkanik Erupsi Gunung Api lewat HP, Bisa Pantau dari Mana Saja

Husna Rahmayunita

Senin, 07 September 2026 | 12:09 WIB
Cara Cek Sebaran Abu Vulkanik Erupsi Gunung Api lewat HP, Bisa Pantau dari Mana Saja
Cek sebaran abu vulkanik lewat HP. [Bidikan layar]
baca 10 detik
  • Cara cek sebaran abu vulkanik lewat HP dapat diakses masyarakat.

  • Pantau citra satelit BMKG untuk cara mengecek sebaran abu vulkanik di sekitar.

  • Kunjungi situs abu.cikoytew.my.id untuk mengetahui update kondisi terkini.

Suara.com - Erupsi gunung api dapat menyebabkan abu vulkanik terbawa angin dan menyebar hingga jauh dari lokasi kawah.

Karena arah angin dan kondisi atmosfer terus berubah, masyarakat perlu mengetahui wilayah yang berpotensi terdampak.

Kabar baiknya, informasi mengenai sebaran abu vulkanik dapat dipantau lewat HP menggunakan sejumlah layanan berbasis peta dan citra satelit.

Informasi tersebut penting, terutama bagi masyarakat yang tinggal di sekitar gunung api, pengguna kendaraan, hingga penumpang pesawat.

Berikut beberapa cara mudah mengecek sebaran abu vulkanik yang dapat dilakukan melalui HP tanpa harus memasang aplikasi khusus.

1. Cek melalui website BMKG

Salah satu sumber informasi yang dapat digunakan untuk memantau sebaran abu vulkanik adalah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui citra satelit cuaca.

Berikut langkah-langkahnya:
1. Buka browser di HP atau komputer.
2. Kunjungi situs resmi BMKG di https://www.bmkg.go.id/.
3. Pilih menu Cuaca, kemudian masuk ke Satelit Cuaca.
4. Cari bagian Citra Sebaran Abu Vulkanik dan pilih citra untuk gunung api yang ingin dipantau, jika tersedia.
5. Amati peta citra satelit yang ditampilkan. Informasi sebaran abu dapat terlihat melalui hasil analisis citra satelit, termasuk citra RGB Himawari-9.
6. Perhatikan waktu pengamatan atau pembaruan data yang tercantum pada peta.

Perlu diingat, waktu pengamatan penting diperhatikan karena sebaran abu vulkanik dapat berubah mengikuti arah dan kecepatan angin. 

baca juga

2. Pantau lewat abu.cikoytew.my.id

Masyarakat juga dapat menggunakan situs abu.cikoytew.my.id, sebuah layanan pemantauan sebaran abu vulkanik yang dibuat oleh Tri Purnomo Aji, sebagaimana diperkenalkan melalui akun Threads @triprnmaji.

Situs tersebut dirancang untuk memberikan gambaran mengenai gunung api yang berstatus siaga, arah pergerakan abu, serta potensi wilayah yang dilalui sebaran abu berdasarkan data yang digunakan oleh layanan tersebut.

Cara mengaksesnya sebagai berikut.
1. Buka abu.cikoytew.my.id melalui browser HP.
2. Pilih gunung api yang ingin dipantau melalui menu yang tersedia.
3. Aktifkan fitur lokasi pada HP apabila ingin mengecek posisi pengguna.
4. Masukkan atau tentukan kota maupun wilayah yang ingin diperiksa.
5. Amati informasi mengenai potensi wilayah tersebut terkena sebaran abu.
6. Periksa peta untuk melihat arah pergerakan abu dan perkiraan wilayah yang berpotensi terdampak.

Situs pihak ketiga dapat digunakan sebagai informasi tambahan, bukan pengganti peringatan resmi pemerintah. Untuk keputusan terkait keselamatan, masyarakat tetap perlu mengutamakan informasi dari lembaga berwenang.

Perhatikan arah angin dan waktu pembaruan

Sebaran abu vulkanik dipengaruhi kondisi atmosfer, terutama arah dan kecepatan angin pada berbagai lapisan udara. Akibatnya, wilayah yang berpotensi terdampak dapat berubah dari waktu ke waktu.

Peta sebaran berbasis satelit dan aplikasi dapat menjadi alat bantu pemantauan, tetapi bukan pengganti peringatan resmi maupun arahan evakuasi. Untuk detailnya, utamakan informasi dan imbauan resmi dari PVMBG/Badan Geologi, BMKG, BNPB, pemerintah daerah, serta otoritas terkait.

Jika berada di wilayah yang terdampak abu vulkanik, gunakan masker atau pelindung pernapasan yang sesuai, lindungi mata, dan kurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi memburuk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gunung Ili Lewotolok Erupsi Lagi, Kementerian Bahlil Minta Warga Diminta Jauhi Radius 3 Km

Gunung Ili Lewotolok Erupsi Lagi, Kementerian Bahlil Minta Warga Diminta Jauhi Radius 3 Km

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 11:57 WIB

Apa Itu Silikosis? Waspada, Abu Vulkanik Tingkatkan Risiko Penyakit Paru dengan Gejala Ini

Apa Itu Silikosis? Waspada, Abu Vulkanik Tingkatkan Risiko Penyakit Paru dengan Gejala Ini

Health | Senin, 07 September 2026 | 11:51 WIB

8 Bandara Tutup, 263 Ribu Penumpang Terdampak Aktivitas Anak Krakatau Hari Ini

8 Bandara Tutup, 263 Ribu Penumpang Terdampak Aktivitas Anak Krakatau Hari Ini

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 11:47 WIB

Abu Erupsi Anak Krakatau Bikin Liburan Wisatawan Jakarta Molor, Hotel Lombok Jadi Sasaran

Abu Erupsi Anak Krakatau Bikin Liburan Wisatawan Jakarta Molor, Hotel Lombok Jadi Sasaran

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 11:35 WIB

Waspada! Ini Dampak Serius Menghirup Abu Vulkanik Bagi Pernapasan

Waspada! Ini Dampak Serius Menghirup Abu Vulkanik Bagi Pernapasan

Tekno | Senin, 07 September 2026 | 11:26 WIB

Terkini

Semburan Asap Hitam di Pasar Baru Bikin Panik, Polisi Ungkap Penyebabnya

Semburan Asap Hitam di Pasar Baru Bikin Panik, Polisi Ungkap Penyebabnya

News | Senin, 07 September 2026 | 12:08 WIB

3 Sunscreen dengan SymWhite 377 untuk Memudarkan Flek Membandel Sesuai Review

3 Sunscreen dengan SymWhite 377 untuk Memudarkan Flek Membandel Sesuai Review

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 12:06 WIB

Purbaya Akui Kelas Menengah RI Tertekan, Tapi Yakin Bisa Tumbuh 2 Tahun Lagi

Purbaya Akui Kelas Menengah RI Tertekan, Tapi Yakin Bisa Tumbuh 2 Tahun Lagi

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 12:06 WIB

Tim Advokat Tegaskan Keterangan Saksi Tak Buktikan Pemberian Uang ke Budiman Bayu Prasojo

Tim Advokat Tegaskan Keterangan Saksi Tak Buktikan Pemberian Uang ke Budiman Bayu Prasojo

Jabar | Senin, 07 September 2026 | 12:02 WIB

The Affair Was Just the Beginning Lebih Kompleks dari Drama Perselingkuhan

The Affair Was Just the Beginning Lebih Kompleks dari Drama Perselingkuhan

Your Say | Senin, 07 September 2026 | 12:00 WIB

Gila! Harga Tiket Pesawat Makassar-Jakarta Tembus Rp6 Juta

Gila! Harga Tiket Pesawat Makassar-Jakarta Tembus Rp6 Juta

Sulsel | Senin, 07 September 2026 | 11:59 WIB

Gus Ipul Ungkap 1.900 Pegawai Kemensos Terindikasi Main Judol, Ada yang Pakai Uang Kantor

Gus Ipul Ungkap 1.900 Pegawai Kemensos Terindikasi Main Judol, Ada yang Pakai Uang Kantor

News | Senin, 07 September 2026 | 11:59 WIB

7 Tips Penempatan Tempat Tidur yang Benar Menurut Feng Shui

7 Tips Penempatan Tempat Tidur yang Benar Menurut Feng Shui

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 11:58 WIB

Lewat Hiruk-Pikuk Pasar, Buku Ini Ajarkan Anak Mengenal Beragam Ekspresi Wajah

Lewat Hiruk-Pikuk Pasar, Buku Ini Ajarkan Anak Mengenal Beragam Ekspresi Wajah

Your Say | Senin, 07 September 2026 | 11:57 WIB

Gunung Ili Lewotolok Erupsi Lagi, Kementerian Bahlil Minta Warga Diminta Jauhi Radius 3 Km

Gunung Ili Lewotolok Erupsi Lagi, Kementerian Bahlil Minta Warga Diminta Jauhi Radius 3 Km

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 11:57 WIB

×