- Pengguna dapat mengubah angka menjadi huruf di Excel tanpa add-in menggunakan kombinasi fungsi LET, LAMBDA, dan IF.
- Rumus tersebut bekerja dengan memecah nominal angka menjadi kelompok jutaan, ribuan, serta satuan secara otomatis.
- Penerapan rumus ini menghasilkan teks terbilang dalam bahasa Indonesia untuk dokumen administrasi, kuitansi, atau laporan keuangan.
Suara.com - Rumus terbilang Excel tanpa add-in dapat menjadi solusi praktis untuk mengubah angka menjadi tulisan secara otomatis di lembar kerja.
Fitur ini berguna ketika pengguna perlu membuat kuitansi, invoice, laporan keuangan, atau dokumen administrasi yang mencantumkan nominal dalam bentuk angka dan huruf.
Microsoft Excel memang memiliki banyak fungsi pengolahan data, tetapi tidak menyediakan fungsi bawaan khusus untuk mengubah angka menjadi terbilang dalam bahasa Indonesia.
Meski demikian, pengguna tetap dapat membuat terbilang di Excel tanpa memasang add-in dengan memanfaatkan kombinasi beberapa fungsi yang tersedia di dalam aplikasi.
Rumus Terbilang Excel Tanpa Add-in
Cara membuat terbilang di Excel tanpa add-in dapat dilakukan dengan menggunakan kombinasi fungsi seperti LET, LAMBDA, IF, CHOOSE, INT, MOD, dan TRIM, terutama pada versi Excel yang sudah mendukung fungsi tersebut.
Konsepnya adalah memecah angka menjadi beberapa bagian, kemudian menerjemahkan setiap bagian ke dalam kata sesuai aturan bilangan dalam bahasa Indonesia.
Misalnya, angka 1.500.000 akan diolah menjadi bagian jutaan, ribuan, dan satuan sehingga menghasilkan tulisan "satu juta lima ratus ribu".
Jika angka yang akan diubah berada di sel A2, pengguna Excel 365 dapat memasukkan rumus berikut pada sel tujuan:
=LET(
n,A2,
T3,LAMBDA(x,LET(
r,INT(x/100),
s,MOD(x,100),
p,INT(s/10),
u,MOD(s,10),
d,LAMBDA(y,CHOOSE(y+1,"","satu","dua","tiga","empat","lima","enam","tujuh","delapan","sembilan")),
ratus,IF(r=0,"",IF(r=1,"seratus ",d(r)&" ratus ")),
puluh,IF(s=0,"",IF(s<10,d(u),IF(s=10,"sepuluh",IF(s=11,"sebelas",IF(s<20,d(u)&" belas",d(p)&" puluh "&d(u)))))),
TRIM(ratus&puluh))),
jt,INT(n/1000000),
rb,MOD(INT(n/1000),1000),
sa,MOD(n,1000),
hasil,TRIM(IF(jt=0,"",T3(jt)&" juta ")&IF(rb=0,"",IF(rb=1,"seribu ",T3(rb)&" ribu "))&T3(sa)),
IF(n=0,"nol",hasil)
)
Setelah rumus dimasukkan, angka pada sel A2 akan diterjemahkan menjadi tulisan secara otomatis. Sebagai contoh, apabila A2 berisi 1.500.000, hasil yang muncul adalah satu juta lima ratus ribu.
Jika hasil ingin langsung disertai nama mata uang, pengguna dapat menambahkan teks "rupiah" pada bagian akhir rumus. Dengan begitu, hasil akhirnya dapat ditampilkan sebagai satu juta lima ratus ribu rupiah.
Cara Kerja Rumus Excel Angka Menjadi Huruf
Rumus Excel angka menjadi huruf tersebut bekerja dengan membagi nominal berdasarkan kelompok nilainya.
Fungsi INT digunakan untuk mengambil bilangan bulat dari hasil pembagian, sedangkan MOD membantu mendapatkan sisa angka yang kemudian diproses menjadi bagian satuan atau puluhan.
Fungsi CHOOSE digunakan untuk menentukan kata berdasarkan angka yang diproses, misalnya angka 1 menjadi "satu", 2 menjadi "dua", dan seterusnya. Sementara itu, IF menangani bentuk khusus seperti "sepuluh", "sebelas", "seratus", dan "seribu".
Bagian tersebut penting karena penulisan terbilang dalam bahasa Indonesia tidak selalu mengikuti pola angka secara langsung. Contohnya, angka 11 harus ditulis sebagai "sebelas", sedangkan 100 menjadi "seratus" dan 1.000 menjadi "seribu".
Cara Membuat Terbilang di Excel Versi Lama
Pengguna Excel versi lama yang belum memiliki fungsi LET atau LAMBDA dapat menggunakan metode lain tanpa add-in.
Salah satunya adalah memisahkan angka ke dalam beberapa kolom berdasarkan kelompok jutaan, ribuan, ratusan, puluhan, dan satuan.
Setiap bagian kemudian dapat dikonversi menggunakan fungsi seperti IF dan CHOOSE, sebelum hasil akhirnya digabungkan dengan operator &.
Metode ini memang membutuhkan rumus yang lebih panjang, tetapi tidak mengharuskan pengguna memasang add-in tambahan.
Sebelum digunakan untuk dokumen resmi, sebaiknya rumus terbilang diuji menggunakan berbagai nominal, termasuk 1.000, 11.000, 100.000, 1.011.000, dan 1.500.000.
Pengujian tersebut diperlukan untuk memastikan pengecualian dalam penulisan bahasa Indonesia sudah menghasilkan kata yang tepat.