AI Melesat, Regulasi Tak Bisa Kaku: Wamen Nezar Ungkap Alasan Peta Jalan AI Cuma 5 Tahun

Dythia Novianty

Jum'at, 18 September 2026 | 08:59 WIB
AI Melesat, Regulasi Tak Bisa Kaku: Wamen Nezar Ungkap Alasan Peta Jalan AI Cuma 5 Tahun
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria. [Komdigi]
baca 10 detik
  • Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menyatakan pemerintah menetapkan Peta Jalan AI Nasional 2026–2029 agar kebijakan mudah dievaluasi.
  • Perkembangan kecerdasan artifisial generatif yang sangat cepat membuat pemerintah menghindari pembuatan regulasi jangka panjang hingga sepuluh tahun ke depan.
  • Pemerintah bersama lintas kementerian menyiapkan peta jalan dan regulasi etika AI untuk membangun ekosistem teknologi yang bertanggung jawab.

Suara.com - Perkembangan kecerdasan artifisial (AI) bergerak jauh lebih cepat dibandingkan siklus penyusunan kebijakan. Teknologi yang hari ini masih dianggap baru bisa berubah drastis dalam hitungan tahun, bahkan membawa risiko yang sebelumnya belum terpikirkan.

Kondisi itu menjadi alasan pemerintah tidak membuat Peta Jalan AI Nasional dalam rentang waktu terlalu panjang. 

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria mengatakan, pemerintah memilih horizon 2026–2029 agar kebijakan masih bisa dievaluasi dan disesuaikan dengan perkembangan teknologi.

Menurut Nezar, membuat kebijakan untuk 10 tahun ke depan berisiko membuat pemerintah kesulitan merespons perubahan AI yang berlangsung cepat.

“Perkembangan AI begitu cepat, pengembangan AI begitu mengejutkan sehingga kalau kita patok sampai dengan 10 tahun ke depan, mungkin kita tidak bisa melakukan perubahan-perubahan dengan cepat dalam soal regulasi,” ujar Nezar belum lama ini.

AI Generatif Bikin Perubahan Makin Sulit Diprediksi

Nezar menilai, perkembangan AI generatif menjadi salah satu contoh paling jelas. Teknologi ini berkembang dari sekadar menghasilkan teks menjadi mampu membuat gambar, suara, video, hingga mendukung berbagai proses pengambilan keputusan.

Perkembangannya juga membawa konsekuensi yang tidak seluruhnya mudah diperkirakan sejak awal.

“Tidak pernah terbayangkan generatif AI itu sedahsyat ini dan memberikan banyak konsekuensi-konsekuensi yang tidak terduga, tidak terbayangkan, termasuk oleh pengembangnya sendiri,” ungkapnya.

baca juga

Karena itu, pemerintah melihat regulasi AI perlu memiliki ruang untuk beradaptasi. Aturan tidak cukup hanya menjawab teknologi yang sudah tersedia saat ini, tetapi juga harus mampu mengikuti kemunculan kemampuan dan risiko baru.

Peta Jalan AI 2026–2029 Jadi Instrumen Adaptasi

Pemerintah saat ini menyiapkan Peta Jalan AI Nasional 2026–2029 bersama regulasi mengenai etika AI. Keduanya diarahkan menjadi bagian dari kerangka tata kelola AI di Indonesia.

Komdigi sebelumnya menjelaskan bahwa kedua rancangan Peraturan Presiden tersebut telah melalui pembahasan lintas kementerian dan lembaga. 

Kerangka tersebut diarahkan untuk membangun ekosistem AI yang etis, aman, inklusif, dan bertanggung jawab.

Nezar mengatakan Peta Jalan AI Nasional dan regulasi etika AI menjadi instrumen penting untuk membangun ekosistem AI yang bertanggung jawab.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sengketa Tower di Bali Memanas, Komdigi: Asasnya Tidak Boleh Monopoli

Sengketa Tower di Bali Memanas, Komdigi: Asasnya Tidak Boleh Monopoli

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 19:50 WIB

86% Warga RI Pede Bisa Kenali Scam, tapi 2 dari 3 Tetap Terpapar

86% Warga RI Pede Bisa Kenali Scam, tapi 2 dari 3 Tetap Terpapar

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 15:13 WIB

Kumpulan Prompt AI Edit Foto Era 80-an yang Lagi Viral, Bisa Langsung Dipakai

Kumpulan Prompt AI Edit Foto Era 80-an yang Lagi Viral, Bisa Langsung Dipakai

Tekno | Jum'at, 11 September 2026 | 10:01 WIB

LG Bawa Presisi OLED ke TV LCD, MRGB evo AI Dikembangkan dengan Talenta Indonesia

LG Bawa Presisi OLED ke TV LCD, MRGB evo AI Dikembangkan dengan Talenta Indonesia

Tekno | Kamis, 10 September 2026 | 21:08 WIB

Bukan Sekadar AI Cloud, Zankore by Indosat Siapkan Infrastruktur GPU NVIDIA Skala 1 GW

Bukan Sekadar AI Cloud, Zankore by Indosat Siapkan Infrastruktur GPU NVIDIA Skala 1 GW

Tekno | Kamis, 10 September 2026 | 16:17 WIB

Indonesia-AS Perkuat Kerja Sama AI, Meutya Hafid: Kedaulatan Digital Tetap Prioritas

Indonesia-AS Perkuat Kerja Sama AI, Meutya Hafid: Kedaulatan Digital Tetap Prioritas

Tekno | Kamis, 10 September 2026 | 09:23 WIB

Terkini

Cara Mengetahui WhatsApp Kita Disadap Orang Lain, Cek 7 Tanda Ini

Cara Mengetahui WhatsApp Kita Disadap Orang Lain, Cek 7 Tanda Ini

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 07:05 WIB

Comeback dengan Call My Name, TWS Temukan Keberanian Diri di Segala Situasi

Comeback dengan Call My Name, TWS Temukan Keberanian Diri di Segala Situasi

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 06:50 WIB

4 Shio Paling Beruntung 3 November 2026, Semua Urusan Lebih Mudah Mulai Hari Ini

4 Shio Paling Beruntung 3 November 2026, Semua Urusan Lebih Mudah Mulai Hari Ini

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:41 WIB

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 06:20 WIB

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:08 WIB

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 06:00 WIB

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

×