Suara.com - Anggota Komisi VI DPR RI, Prof. Darmadi Durianto, menyampaikan pandangan serta kritik tajam terkait rencana anggaran dan operasional program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP / KDMP) dalam rapat kerja bersama Kementerian Koperasi di Gedung DPR RI, Senayan.
Di satu sisi, Darmadi menyatakan dukungannya terhadap usulan tambahan anggaran sebesar Rp1,3 triliun, sehingga total anggaran menjadi sekitar Rp1,8 triliun.
Menurutnya, angka tersebut sangat masuk akal guna mengembalikan porsi anggaran Kementerian Koperasi yang terus menurun selama 10 hingga 15 tahun terakhir agar program penguatan ekonomi warga desa bisa berjalan maksimal.
Darmadi mengungkapkan adanya laporan bahwa banyak gerai koperasi yang mengalami bongkar pasang alias "buka-tutup" akibat penempatan lokasi yang tidak strategis dan tidak masuk akal, seperti di dekat kuburan di Lamongan, di tengah hutan di Wonogiri, hingga di atas gunung di Kendal.
Darmadi mendesak Kementerian Koperasi agar segera merumuskan Indikator Kinerja Utama (KPI) yang objektif, seperti target omset atau keuntungan yang transparan.
Selengkapnya dalam video ini.
Creative/Video Editor:Leo