Begini Cara Gula Merangsang Pertumbuhan Kanker

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Minggu, 03 Juli 2016 | 13:07 WIB
Begini Cara Gula Merangsang Pertumbuhan Kanker
Ilustrasi gula. (Shutterstock)

Suara.com - Belakangan banyak studi yang menghubungkan bahaya konsumsi minuman atau makanan manis berlebihan dengan risiko kanker.

Sebuah studi di Swedia baru-baru ini menemukan bahwa orang yang kerap minum lebih dari dua gelas soda atau minuman manis setiap hari memiliki risiko yang lebih tinggi terkena kanker kandung empedu.

Studi lainnya menunjukkan hubungan antara pola diet tinggi gula dengan risiko mengidap kanker payudara. Ada pula studi yang menunjukkan hubungan antara penderita diabetes dengan risiko mengidap kanker hati, pankreas, dan kanker rahim.

Carrie Daniel-MacDougall, PhD, ahli epidemiologi nutrisi di University of Texas menjelaskan gula berperan sebagai 'bahan bakar' untuk merangsang pertumbuhan sel-sel termasuk sel kanker.

"Gula adalah karbohidrat, dan ketika Anda mengonsumsi jenis karbohidrat tertentu maka pankreas akan menghasilkan insulin untuk mengubah karbohidrat menjadi energi untuk sel-sel bermetabolisme," imbuh Dougall seperti dilansir Foxnews.

Makan terlalu banyak gula, kata dia, dapat menyebabkan tubuh menjadi resisten terhadap insulin. Hal ini membuat insulin tersebut bekerja lebih keras menghasilkan hormon IGF yang merangsang pertumbuhan sel dan menghambat kematian sel.

"Dengan kata lain IGF memungkinkan kanker untuk berkembang biak," tambahnya.

Dougall menambahkan, konsumsi gula yang tinggi juga berkontribusi terhadap peradangan di seluruh tubuh, yang juga dapat menyebabkan kerusakan sel dan mendorong pertumbuhan tumor kanker.

"Ketika Anda makan makanan yang tinggi gula atau tinggi karbohidrat dan rendah serat, Anda memiliki lonjakan insulin yang lebih tinggi dan tubuh Anda menyimpan lebih banyak energi sebagai lemak. Kita tahu bahwa obesitas menjadi faktor risiko dari kanker," kata Daniel-MacDougall.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

4 Makanan Ini Bisa Memicu Penuaan Dini

4 Makanan Ini Bisa Memicu Penuaan Dini

Lifestyle | Selasa, 29 Maret 2016 | 08:03 WIB

Studi: Gula Bisa Deteksi Kanker

Studi: Gula Bisa Deteksi Kanker

Health | Selasa, 01 Maret 2016 | 12:33 WIB

Studi: Asupan Gula Berlebihan Tingkatkan Risiko Kanker Payudara

Studi: Asupan Gula Berlebihan Tingkatkan Risiko Kanker Payudara

Health | Selasa, 05 Januari 2016 | 15:36 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB