"Sampai-sampai kami menghadirkan ayahnya (Bharada E) untuk mendampingi,” ujar Komjen Agus Andrianto.
Namun, dalam informasi tersebut Kabareskrim tidak mengungkap secara detail bagaimana informasi yang disampaikan Bharada E.
Bukan hanya pada Bharada E, Komjen Pol Agus Andrianto juga melakukan cara sama pada Bripka RR.
Komjen Pol Agus Andrianto memfasilitasi Bripka RR agar bertemu bersama keluarganya, yakni orangtua, adik, dan istrinya.
Bripka RR kemudian siap membuat seluruh pengakuan tentang skenario pembunuhan berencana yang dirancang Ferdy Sambo.
Bripka RR akhirnya memberanikan diri membocorkan seluruh kebenaran yang terjadi pada mendiang Brigadir J.
Dan benar saja, banyak keterangan dari Bripka RR yang sangat berarti untuk mengungkap kasus tersebut.
Bahkan Bripka RR menceritakan semua hingga detik demi detik kejadian, hingga sesudah pembunuhan Brigadir J.
Pengacara Bripka RR, Erman Umar sudah berjanji membuka semua fakta yang sebenarnya terjadi.
Hal itu diungkap setelah Bripka RR dipertemukan dengan sang istri dan adiknya.
“Dia (Bripka RR) berbalik arah. Mungkin setelah Richard (Bharada E) buka-bukaan. Dia (Bripka RR) juga didatangi adik kandung sama istrinya agar minta bicara benar,” tutur Erman.
Erman Umar mengaku melihat sendiri Bripka RR menangis deras saat diminta segera jujur.
“Istri dan adiknya menyampaikan terbuka, (Bripka RR) bicara benar,” katanya.
Ketika itu istri dan adik Bripka RR memperingatkan soal ayahnya yang seorang mantan polisi.
“Kalau kamu tidak bicara benar nama baik bapak kamu yang juga polisi (menjadi pertaruhannya)," kata Erman Umar menirukan adik Bripka RR.
"Ingat anak kamu (Bripka RR). Bagaimanapun anak kamu akan melihat. Mau apa? Pembunuh atau apa?,” ucap Erman mengulang perkataan istri Bripka RR.