SuaraBandung.id - Kingdom of heaven, sebuah film berdurasi 3 jam 10 menit.
Film ini menggiring tema besar dari peristiwa bersejarah tentang perebutan kekuasaan wilayah Yarusalem (Palestina).
Selain itu, naskah film kingdom of heaven juga ditulis oleh William Monahan.
Sedangkan Ridley Scott sebagai sutradara, menggandeng Orlando Bloom dan Eva Green sebagai pemeran karakter Balian dan Sibylla.
Balian de Ibelin, Ksatria Kristen yang Tangguh
Balian (Orlando), tukang pandai besi yang tengah diselimuti duka.
Bagaikan sebuah badai di tahun itu, ia harus melalui beragam peristiwa mencengangkan.
Mulai dari kematian sang istri, kelakuannya dalam membunuh hingga datangnya Baron Godfrey.
Godfrey ini belakangan diketahui sebagai salah seorang tantara salib yang ternyata adalah ayah Belian.
Berbagai perdebatan jelas terjadi dengan sengit, namun akhirnya ia menerima tawaran Baron untuk datang ke Yarusalem dalam rangka penebusan dosa.
Pertemuan dengan Raja Baldwin IV dan Raja Saladin
Sayangnya perjalanan menuju Yarusalem tidaklah mudah, ia sempat mengalami suatu peristiwa. Dan menariknya dari sinilah ia bertemu dengan kaum muslim.
Ia dapat mengitari wilayah dan mendapat sambutan hangat dari kaum muslim bahkan bertemu dengan Raja Saladin (Ghassan) secara langsung.
Balian (Orlando) mengakui kebijaksanaan raja kaum muslim itu.
Ketika sampai di Yarusalem pun Balian kembali diingatkan akan perlunya perdamaian antara muslim dan umat Kristen oleh Raja Baldwin IV (Edward).
Hal yang aneh dari Raja Baldwin IV adalah misteri dari wajahnya yang selalu tertutup topeng besi.
Alasan dari penyembunyian wajahnya ini juga jadi teka-teki untuk dituntaskan penonton.
Adu Domba dari Raynald, Memicu Peperangan Besar antara Kristen dan Islam
Raynald sebelumnya sempat berada dalam jeruji besi.
Namun akibat ambisi dari Guy de Lusignan (Adik ipar Raja) yang ingin memperluas dan memukul mundur muslim, keduanya sepakat bekerjasama.
Keduanya bekerja sama untuk mengadu domba antara Kerajaan Kristen dan Kerajaan Islam.
Siasat mereka, dengan mengingkari perjanjian damai yang telah disepakati kedua rajanya.
Direalisasikan dengan membunuh habis sebuah karavan muslim secara brutal di pertengahan jalan.
Tidak cukup samapai sana, mereka juga membunuh delegasi dari Raja Saludin yang ingin mencari tahu kebenaran.
Keadaan menjadi semakin runyam setelah lagi-lagi terjadi peristiwa yang menyulut emosi kedua belah pihak -yang tak tahu sedang diadu domba ini-.
Dan terjadi lah peperangan untuk memperebutkan wilayah Yarusalem (Palestina).
Lalu bagaimana dengan Balian sebagai ksatria Kristen? Akankah ia ikut berperang?
Temukan jawabannya dengan menonton film ‘Kingdom of Heaven (2005)’. (*)