SuaraBandung.id - Buya Yahya menjelaskan terkait orang musafir (berpergian) yang layak untuk tidak berpuasa.
Karena menurut Buya Yahya, orang yang berpergian tidak wajib untuk berpuasa.
Lantas bagaimana menurut Buya Yahya, orang yang termasuk tidak diwajibkan puasa ketika berpergian?
"Orang musafir tidak wajib puasa, cuman musafir kayak apa? musafir kayak gimana tujuan bepergiannya, tidak boleh kurang dari 80 KM," ucap Buya Yahya dikutip, Kamis (31/3/23).
Jadi maksud Buya Yahya disini, orang yang layak tidak puasa itu ketika minimal 8o KM dari berpergiannya.
Tetapi maksud tidak diwajibkan puasa bagi orang yang berpergian itu, bukan dijadikan alasan tidak untuk berpuasa.
Lantas seperti apa orang yang bener-bener layak untuk tidak berpuasa ketika berpergian?
Menurut Buya Yahya orang yang selama berpergian dia nyaman dengan puasanya maka berhak melanjutkannya, tetapi jikalau tidak kuat dibolehkan untuk membatalkannya.
Jadi orang yang berpergian tidak begitu saja bisa membtalkan puasanya, tetapi ada ketentuan atau syarat jelasnya. (*)
Baca Juga: Cara Mengendalikan Pengeluaran, Supaya Lebaran Tetap Tenang
Sumber: Al-Bahjah TV