Gangguan stres pascatrauma (PTSD)
Gangguan stres pascatrauma (PTSD) adalah gangguan kesehatan mental yang terjadi setelah seseorang mengalami atau melihat peristiwa traumatis. Peristiwa ini bisa berupa kejadian yang mengancam jiwa, seperti bencana alam, kecelakaan mobil, atau kekerasan seksual, atau pengalaman lain yang membuatnya trauma.
Psikosis
Gangguan psikosis adalah tipe mental disorder parah yang menyebabkan pemikiran dan persepsi seseorang tidak normal. Kondisi ini ditandai dengan delusi dan halusinasi pada penderitanya. Adapun skizofrenia merupakan salah satu jenis gangguan psikosis yang umum terjadi.
Tanda dan gejala mental illness (gangguan mental)
Ciri-ciri, tanda-tanda dan gejala gangguan mental dan jiwa bisa beragam, tergantung pada jenis, tingkat keparahan, dan faktor lainnya. Kondisi ini umumnya memengaruhi emosi, pikiran, dan perilaku seseorang.
Gejala umum mental illness
Berikut adalah tanda-tanda dan gejala mental illness atau disorder yang umum terjadi:
Sering merasa sedih.
Kehilangan kemampuan untuk berkonsentrasi.
Ketakutan atau kekhawatiran yang berlebihan atau perasaan bersalah yang menghantui.
Perubahan mood atau suasana hati yang drastis.
Tampak menarik diri dari teman dan lingkungan sosial.
Ketidakmampuan untuk mengatasi stres atau masalah sehari-hari.
Paranoid serta delusi dan halusinasi.
Tidak mampu memahami situasi dan orang-orang.
Kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol secara berlebihan atau menggunakan narkoba.
Perubahan besar dalam kebiasaan makan.
Perubahan pada gairah atau dorongan seksual.
Marah berlebihan dan rentan melakukan kekerasan.
Kerap merasa tak berdaya atau putus asa.
Berpikir untuk bunuh diri.
Selain gejala terkait mental, tanda-tanda terkait kesehatan fisik pun kadang muncul pada penderita mental disorder. Ini termasuk sakit perut, sakit atau nyeri punggung, sakit kepala, atau nyeri di bagian lain dari tubuh yang tidak diketahui penyebab pastinya.
Penyebab & faktor risiko mental illness (gangguan mental)
Itulah pengetahuan mengenai mental Illness yang terjadi pada seseorang. So, jangan terlalu membebani diri yaa, perhatikan beberapa gejala diatas untuk dihindari. Ingat ya gengs, ada orang-orang dan keluarga yang perlu kamu bahagiakan. Cepatlah sembuh wahai mental yang sakit. (*)