Gubernur Sumatra Utara Hentikan Upacara Bendera Karena Sahabat Orang Tua Dari Kampung Berkunjung

Suara Bestie Suara.Com
Senin, 08 Mei 2023 | 11:49 WIB
Gubernur Sumatra Utara Hentikan Upacara Bendera Karena Sahabat Orang Tua Dari Kampung Berkunjung
Ilustrasi upacara bendera di Sumatra Utara

Bagi anak yang ingin berbakti kepada orang tua yang sudah meninggal, ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Salah satunya memuliakan sahabat orang tua yang masih hidup.

Hal ini diungkapkan Buya Tengku Zulkarnain dalam saluran Youtube Egis Purnama diunggah 11 bulan yang lalu. Masih bisa diakses Senin 8 Mei 2023.

Dalam ceramahnya, Tengku Zulkarnain menceritakan keteladanan Raja Inal Siregar saat menjadi Gubernur Sumatra Utara.

Letnan Jenderal TNI (HOR) (Purnawirawan) Raja Inal Siregar adalah Gubernur Sumatra Utara ke-13. 

Raja Inal Siregar memerintah dari tahun 1988 hingga 1998. Setelah tidak menjabat sebagai Gubernur Sumatra Utara, ia kemudian menjadi anggota DPD dari Sumatra Utara.

Putra pasangan Kario Siregar dan Rodiah Harahap ini lulus Akademi Militer pada tahun 1961.

Ayahnya berasal dari daerah Sipirok. Ratusan kilometer dari Kota Medan.

Oleh Tengku Zulkarnain, Raja Inal Siregar disebut sebagai gubernur paling tampan saat itu. Juga memiliki perilaku yang perlu diteladani.

Suatu hari, Senin, Raja Inal sedang memimpin upacara bendera. Bus dari kampung ayahnya berhenti depan Kantor Gubernur Sumatra Utara.

Baca Juga: 3 Manfaat Konsumsi Kacang Kenari untuk Kecantikan Kulit, Bisa Lawan Penuaan Dini

Teman ayahnya tersebut turun dengan membawa ayam, talas, singkong, dan sejumlah oleh-oleh khas daerah. Langsung meneriaki Gubernur yang saat itu sedang memimpin upacara bendera.

"Inal, Inal, Inal," kata Tengku Zulkarnain meniru ucapan sahabat orang tua Raja Inal Siregar.

Gubernur yang sedang memimpin upacara pun langsung menghentikan upacara dan menyuruh seluruh peserta upacara istirahat di tempat.

Gubernur Raja Inal turun dari panggung dan menyambut orang tua dari kampung tersebut. Salaman dan berbicara dengan sahabat ayahnya tersebut.

"Subhanallah, kita belajar memang tidak hanya dari alim saja," kata Tengku Zulkarnain.

Gubernur Raja pun meminta sopirnya mengantar sahabat ayahnya ke rumah dengan mobil sedan untuk istirahat. Bertemu anak dan istrinya. Mandi dan tidur.

"Nanti siang baru saya pulang kita makan bersama," kata Tengku Zulkarnain mengutip perkataan Raja Inal Siregar kala itu.

Setelah menyapa sahabat ayahnya, Gubernur Raja Inal kembali ke atas panggung upacara.

"Itu sahabat bapak saya dari kampung datang,"

"Tidak jatuh gengsi toh," kata Tengku Zulkarnain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI