Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 5.746,648
LQ45 569,322
Srikehati 278,381
JII 347,610
USD/IDR 18.136

4 Hambatan Mewujudkan Swasembada Pangan

Doddy Rosadi

Jum'at, 28 Maret 2014 | 14:28 WIB
4 Hambatan Mewujudkan Swasembada Pangan
Menteri perdagangan Muhammad Lutfi (tengah). (Antara/Anis Efizudin)

Suara.com - Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN) mendukung penyelenggaraan Agrinex Expo 2014. Pameran yang berlangsung pada 28-30 Maret 2014, di Assembly Hall Jakarta Convention Center, Jakarta. Pameran yang dibuka oleh Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi itu berpotensi mengembangkan produk agribisnis Indonesia.

"Kegiatan pameran ini merupakan sebuah bentuk dukungan pemerintah akan isu penting dunia terhadap sistem pangan berkelanjutan, yang merupakan satu dari delapan Millennium Development Goals," jelas Lutfi, Jumat (28/3/2014) seperti dilansir laman Kemendag.go.id, Jumat (28/3/2014).

Menurut Lutfi, pelaksanaan  Agrinex Expo yang ke-8 tahun ini merupakan bukti keseriusan semua pihak untuk mengembangkan potensi produk agrobisnis Indonesia agar dapat berperan lebih besar dalam perekonomian nasional.

"Sebagai negara dengan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang berlimpah, langkah Indonesia untuk mewujudkan swasembada dan ketahanan pangan bukanlah tanpa hambatan.  Ada empat hambatan yaitu alih fungsi lahan, perubahan iklim, urbanisasi, dan pertumbuhan penduduk membawa dampak terhadap tata kelola bidang agro secara keseluruhan. Untuk itu, perlu keseriusan, dedikasi, komitmen dan tanggung jawab semua pihak untuk dapat mewujudkan swasembada dan ketahanan pangan nasional, baik untuk saat ini dan bagi generasi penerus,” ungkapnya.

Agrinex Expo 2014 yang mengangkat tema  “Ketahanan Pangan Nasional, Jalan Kebangkitan Pertanian Indonesia”,  sejalan dengan upaya meminimalkan kekurangan kebutuhan pangan, meningkatkan kemampuan untuk menghasilkan makanan bergizi bagi semua orang di masa kini, dan meningkatkan kapasitas generasi mendatang sebagai bentuk kedaulatan, kemandirian, serta ketahanan pangan.

Menurut Lutfi, kegiatan ini merupakan dukungan atas program diversifikasi pangan nasional yang menonjolkan potensi agro setiap daerah dan kearifan lokal sebagai semangat pengembangannya. Lutfi berharap, ketergantungan Indonesia akan bahan makanan impor  dapat ditekan dan  dikurangi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mendag: Pemerintah Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok

Mendag: Pemerintah Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok

Bisnis | Sabtu, 15 Maret 2014 | 06:40 WIB

Mendag: Bahan Pokok di Daerah Seputar Kelud Aman

Mendag: Bahan Pokok di Daerah Seputar Kelud Aman

Bisnis | Selasa, 18 Februari 2014 | 08:57 WIB

Tugas Pertama Mendag Baru, Tuntaskan Kasus Impor Ilegal

Tugas Pertama Mendag Baru, Tuntaskan Kasus Impor Ilegal

Bisnis | Kamis, 13 Februari 2014 | 11:40 WIB

Terkini

Harga Pertamax Naik, Waspada Potensi Antrean Panjang di SPBU

Harga Pertamax Naik, Waspada Potensi Antrean Panjang di SPBU

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:41 WIB

IHSG Terus Gaspol Dekati Level Rp 6.000, BBCA Masih Gacor

IHSG Terus Gaspol Dekati Level Rp 6.000, BBCA Masih Gacor

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:39 WIB

Kenaikan Harga Pertamax Hantam Pengemudi Ojol, Pendapatan Terancam Tergerus

Kenaikan Harga Pertamax Hantam Pengemudi Ojol, Pendapatan Terancam Tergerus

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:39 WIB

Indef: Pemerintah Rasional Naikkan Harga Pertamax

Indef: Pemerintah Rasional Naikkan Harga Pertamax

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:39 WIB

Rupiah Menguat Berkat Keberanian Pemerintah Naikkan Harga Pertamax

Rupiah Menguat Berkat Keberanian Pemerintah Naikkan Harga Pertamax

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:27 WIB

Pertamax Naik, Kurir Paket Serba Salah: Mau Hemat Takut Motor Bermasalah

Pertamax Naik, Kurir Paket Serba Salah: Mau Hemat Takut Motor Bermasalah

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:17 WIB

Harga Pertamax Naik, Pengecer 'Pertamini' Tes Ombak Jual 18 ribu per Liter

Harga Pertamax Naik, Pengecer 'Pertamini' Tes Ombak Jual 18 ribu per Liter

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:06 WIB

Gaji Tak Ikuti Kenaikan Harga Pertamax, Kurir Paket Mau Beralih Pertalite

Gaji Tak Ikuti Kenaikan Harga Pertamax, Kurir Paket Mau Beralih Pertalite

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:55 WIB

Peneliti IPI Apresiasi 'Dasco Effect': DPR Berperan Strategis Jembatani Menkeu dan BI

Peneliti IPI Apresiasi 'Dasco Effect': DPR Berperan Strategis Jembatani Menkeu dan BI

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:44 WIB

Luhut Ungkap Prabowo Mau Kasih Bansos Tunai Rp5,4 Juta/Orang, Penerimanya Disaring Pakai AI

Luhut Ungkap Prabowo Mau Kasih Bansos Tunai Rp5,4 Juta/Orang, Penerimanya Disaring Pakai AI

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:44 WIB