Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.885.000
Beli Rp2.765.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.137

Chairul Tanjung Ditantang Naikkan Harga BBM Subsidi

Doddy Rosadi | Suara.com

Sabtu, 17 Mei 2014 | 14:01 WIB
Chairul Tanjung Ditantang Naikkan Harga BBM Subsidi
Ketua Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chairul Tanjung (kiri) dan mantan Menko Perekonomian Hatta Rajasa (kanan). (Antara/Widodo S. Jusuf)

Suara.com - Salah satu tugas berat yang dihadapi Menko Perekonomian baru, Chairul Tanjung adalah ancaman membengkaknya defisit anggaran pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2014.

Ekonom Standard Chartered Bank, Fauzi Ikhsan mengatakan, defisit anggaran berpotensi membengkak karena melesetnya sejumlah asumsi makro ekonomi di APBN. Pertumbuhan ekonomi yang melambat akan membuat penerimaan pajak sulit mencapai target.

Dengan demikian, defisit anggaran hampir pasti akan bertambah. Salah satu cara paling mudah untuk meredam defisit anggaran adalah dengan mengurangi subsidi BBM.

“Kalau harga subsidi bbm dinaikkan maka alokasi subsidi bbm di APBN 2014 akan berkurang. Itu sebenarnya tantangan terbesar Pak Chairul Tanjung sebagai Menko Perekonomian dalam lima bulan ke depan. Defisit anggaran tidak boleh lebih dari 3 persen PDB sesuai UU. Karena itu, salah satu cara untuk mengurangi pertambahan defisit adalah dengan menaikka harga bbm subsidi,” kata Fauzi ketika dihubungi suara.com melalui sambungan telepon, Sabtu (17/5/2014).

Fauzi menambahkan, Indonesia bisa meniru cara India dalam menaikkan harga bbm subsidi. Kata dia, India menaikkan harga bbm dengan jumlah kecil setiap bulannya.

“Cara itu ternyata efektif. Kita sebenarnya bisa saja meniru cara itu, misalnya menaikkan Rp500-Rp1.000 per bulan. Kenaikan dalam jumlah kecil itu tidak akan terlalu berpengaruh kepada masyarakat,” tegasnya.

Dalam APBN 2014, pemerintah menargetkan defisit anggaran 1,59 persen dari PDB. Namun, target tersebut hampir pasti tidak akan tercapai. Pemerintah sudah berencana mengajukan APBN Perubahan 2014 ke DPR dengan mengubah sejumalh asumsi. Pertumbuhan ekonomi direvisi dari 6 persen menjadi di kisaran 5-5,5 persen, dan defisit anggaran menjadi sekitar 2-2,5 persen dari PDB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jadi Menko Perekonomian, Chairul Tanjung Mundur dari CT Corp

Jadi Menko Perekonomian, Chairul Tanjung Mundur dari CT Corp

Bisnis | Jum'at, 16 Mei 2014 | 17:30 WIB

Chairul Tanjung: Memulai Sukses dari Bisnis Fotokopi

Chairul Tanjung: Memulai Sukses dari Bisnis Fotokopi

Bisnis | Jum'at, 16 Mei 2014 | 16:06 WIB

SBY Akhirnya Tunjuk Chairul Tanjung Sebagai Menko Perekonomian

SBY Akhirnya Tunjuk Chairul Tanjung Sebagai Menko Perekonomian

Bisnis | Jum'at, 16 Mei 2014 | 15:51 WIB

Nanti Siang, SBY Tunjuk Chairul Tanjung sebagai Menko Perekonomian?

Nanti Siang, SBY Tunjuk Chairul Tanjung sebagai Menko Perekonomian?

Bisnis | Jum'at, 16 Mei 2014 | 11:00 WIB

Menteri BUMN: Chairul Tanjung Paling Tepat Jadi Menko Perekonomian

Menteri BUMN: Chairul Tanjung Paling Tepat Jadi Menko Perekonomian

Bisnis | Rabu, 14 Mei 2014 | 14:35 WIB

Sofjan Wanandi: Chairul Tanjung Paling Pas Jadi Menko Perekonomian

Sofjan Wanandi: Chairul Tanjung Paling Pas Jadi Menko Perekonomian

Bisnis | Selasa, 13 Mei 2014 | 15:59 WIB

Apindo: Jabatan Menko Perekonomian Sebaiknya Dirangkap Menkeu

Apindo: Jabatan Menko Perekonomian Sebaiknya Dirangkap Menkeu

Bisnis | Selasa, 13 Mei 2014 | 13:20 WIB

Ditunggu, Keberanian Pemerintah Baru Naikkan Harga BBM

Ditunggu, Keberanian Pemerintah Baru Naikkan Harga BBM

Bisnis | Selasa, 22 April 2014 | 22:00 WIB

Terkini

Rata-rata Lama Sekolah Warga RI Cuma 8,8 Tahun, Tantangan Utama Indonesia Emas 2045

Rata-rata Lama Sekolah Warga RI Cuma 8,8 Tahun, Tantangan Utama Indonesia Emas 2045

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 17:59 WIB

Siap-Siap! Pajak Kendaraan Berbasis Emisi Berlaku, Mobil Polutif Bakal Kena Tarif Mahal

Siap-Siap! Pajak Kendaraan Berbasis Emisi Berlaku, Mobil Polutif Bakal Kena Tarif Mahal

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 17:54 WIB

Siap-siap! Harga Pakaian Bakal Melonjak Tinggi

Siap-siap! Harga Pakaian Bakal Melonjak Tinggi

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 17:48 WIB

Kelas Menengah di RI Capai 185,35 Juta Orang, Terancam Turun Buntut Tekanan Daya Beli

Kelas Menengah di RI Capai 185,35 Juta Orang, Terancam Turun Buntut Tekanan Daya Beli

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 17:45 WIB

Satu Kapal Setara Ribuan Truk, Ini Efisiensi Distribusi BBM

Satu Kapal Setara Ribuan Truk, Ini Efisiensi Distribusi BBM

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 17:41 WIB

Investor RI Kini Bisa Beli Saham Global Lewat Blockchain, Begini Caranya

Investor RI Kini Bisa Beli Saham Global Lewat Blockchain, Begini Caranya

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 17:34 WIB

BRI Setor Dividen Jumbo ke Danantara, Indef: Bukti Dukungan Program Pemerintah

BRI Setor Dividen Jumbo ke Danantara, Indef: Bukti Dukungan Program Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 17:13 WIB

Temukan Peluang Kembangkan Usaha, Mardiana Pilih Tumbuh Bersama PNM Mekaar

Temukan Peluang Kembangkan Usaha, Mardiana Pilih Tumbuh Bersama PNM Mekaar

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 17:06 WIB

Bahlil Ungkap Nasib Harga BBM Pertamax Cs, Kapan Diumumkan?

Bahlil Ungkap Nasib Harga BBM Pertamax Cs, Kapan Diumumkan?

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 17:02 WIB

Pertanian dan UMKM Jadi Andalan Ekonomi Baru

Pertanian dan UMKM Jadi Andalan Ekonomi Baru

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 16:53 WIB