Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.720.000
Beli Rp2.590.000
IHSG 6.254,966
LQ45 624,682
Srikehati 305,457
JII 377,425
USD/IDR 17.714

Chairul Tanjung Ditantang Naikkan Harga BBM Subsidi

Doddy Rosadi

Sabtu, 17 Mei 2014 | 14:01 WIB
Chairul Tanjung Ditantang Naikkan Harga BBM Subsidi
Ketua Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chairul Tanjung (kiri) dan mantan Menko Perekonomian Hatta Rajasa (kanan). (Antara/Widodo S. Jusuf)

Suara.com - Salah satu tugas berat yang dihadapi Menko Perekonomian baru, Chairul Tanjung adalah ancaman membengkaknya defisit anggaran pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2014.

Ekonom Standard Chartered Bank, Fauzi Ikhsan mengatakan, defisit anggaran berpotensi membengkak karena melesetnya sejumlah asumsi makro ekonomi di APBN. Pertumbuhan ekonomi yang melambat akan membuat penerimaan pajak sulit mencapai target.

Dengan demikian, defisit anggaran hampir pasti akan bertambah. Salah satu cara paling mudah untuk meredam defisit anggaran adalah dengan mengurangi subsidi BBM.

“Kalau harga subsidi bbm dinaikkan maka alokasi subsidi bbm di APBN 2014 akan berkurang. Itu sebenarnya tantangan terbesar Pak Chairul Tanjung sebagai Menko Perekonomian dalam lima bulan ke depan. Defisit anggaran tidak boleh lebih dari 3 persen PDB sesuai UU. Karena itu, salah satu cara untuk mengurangi pertambahan defisit adalah dengan menaikka harga bbm subsidi,” kata Fauzi ketika dihubungi suara.com melalui sambungan telepon, Sabtu (17/5/2014).

Fauzi menambahkan, Indonesia bisa meniru cara India dalam menaikkan harga bbm subsidi. Kata dia, India menaikkan harga bbm dengan jumlah kecil setiap bulannya.

“Cara itu ternyata efektif. Kita sebenarnya bisa saja meniru cara itu, misalnya menaikkan Rp500-Rp1.000 per bulan. Kenaikan dalam jumlah kecil itu tidak akan terlalu berpengaruh kepada masyarakat,” tegasnya.

Dalam APBN 2014, pemerintah menargetkan defisit anggaran 1,59 persen dari PDB. Namun, target tersebut hampir pasti tidak akan tercapai. Pemerintah sudah berencana mengajukan APBN Perubahan 2014 ke DPR dengan mengubah sejumalh asumsi. Pertumbuhan ekonomi direvisi dari 6 persen menjadi di kisaran 5-5,5 persen, dan defisit anggaran menjadi sekitar 2-2,5 persen dari PDB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jadi Menko Perekonomian, Chairul Tanjung Mundur dari CT Corp

Jadi Menko Perekonomian, Chairul Tanjung Mundur dari CT Corp

Bisnis | Jum'at, 16 Mei 2014 | 17:30 WIB

Chairul Tanjung: Memulai Sukses dari Bisnis Fotokopi

Chairul Tanjung: Memulai Sukses dari Bisnis Fotokopi

Bisnis | Jum'at, 16 Mei 2014 | 16:06 WIB

SBY Akhirnya Tunjuk Chairul Tanjung Sebagai Menko Perekonomian

SBY Akhirnya Tunjuk Chairul Tanjung Sebagai Menko Perekonomian

Bisnis | Jum'at, 16 Mei 2014 | 15:51 WIB

Nanti Siang, SBY Tunjuk Chairul Tanjung sebagai Menko Perekonomian?

Nanti Siang, SBY Tunjuk Chairul Tanjung sebagai Menko Perekonomian?

Bisnis | Jum'at, 16 Mei 2014 | 11:00 WIB

Menteri BUMN: Chairul Tanjung Paling Tepat Jadi Menko Perekonomian

Menteri BUMN: Chairul Tanjung Paling Tepat Jadi Menko Perekonomian

Bisnis | Rabu, 14 Mei 2014 | 14:35 WIB

Sofjan Wanandi: Chairul Tanjung Paling Pas Jadi Menko Perekonomian

Sofjan Wanandi: Chairul Tanjung Paling Pas Jadi Menko Perekonomian

Bisnis | Selasa, 13 Mei 2014 | 15:59 WIB

Apindo: Jabatan Menko Perekonomian Sebaiknya Dirangkap Menkeu

Apindo: Jabatan Menko Perekonomian Sebaiknya Dirangkap Menkeu

Bisnis | Selasa, 13 Mei 2014 | 13:20 WIB

Ditunggu, Keberanian Pemerintah Baru Naikkan Harga BBM

Ditunggu, Keberanian Pemerintah Baru Naikkan Harga BBM

Bisnis | Selasa, 22 April 2014 | 22:00 WIB

Terkini

Bank Mandiri Gelar Mandiri Jogja Marathon 2026 dan Program Mandiri Sahabat Desa di 28 Desa

Bank Mandiri Gelar Mandiri Jogja Marathon 2026 dan Program Mandiri Sahabat Desa di 28 Desa

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 16:06 WIB

Revisi UU Hak Cipta Bikin Biaya Operasional Usaha Makin Mahal? Ini Kata Pakar

Revisi UU Hak Cipta Bikin Biaya Operasional Usaha Makin Mahal? Ini Kata Pakar

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 16:00 WIB

BSI Catat DPK Rp382 Triliun, Percepat Ekspansi Global Lewat Dubai dan Siapkan Cabang di Arab Saudi

BSI Catat DPK Rp382 Triliun, Percepat Ekspansi Global Lewat Dubai dan Siapkan Cabang di Arab Saudi

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 13:59 WIB

BRI Perkuat Digitalisasi, BRILink Agen Berpeluang Dapat Emas Gratis

BRI Perkuat Digitalisasi, BRILink Agen Berpeluang Dapat Emas Gratis

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:38 WIB

Nasib Dana Investor DSI Terjawab, OJK dan LPSK Kawal Restitusi Ribuan Korban

Nasib Dana Investor DSI Terjawab, OJK dan LPSK Kawal Restitusi Ribuan Korban

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:25 WIB

IMF Peringatkan Risiko Ekonomi Negara Berkembang di Asia

IMF Peringatkan Risiko Ekonomi Negara Berkembang di Asia

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:56 WIB

Pengguna Livin by Mandiri Tembus 40,3 Juta, Transaksi Digital Capai Rp2.083 Triliun hingga Mei 2026

Pengguna Livin by Mandiri Tembus 40,3 Juta, Transaksi Digital Capai Rp2.083 Triliun hingga Mei 2026

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:36 WIB

Rupiah Menuju Rp17.500, Pengamat: Sentimen Positif Pengetatan Anggaran MBG dan KDMP

Rupiah Menuju Rp17.500, Pengamat: Sentimen Positif Pengetatan Anggaran MBG dan KDMP

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:17 WIB

Bahlil Ajukan Anggaran Rp 27,33 Triliun untuk ESDM, Disebut untuk Jaringan Gas Warga

Bahlil Ajukan Anggaran Rp 27,33 Triliun untuk ESDM, Disebut untuk Jaringan Gas Warga

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:00 WIB

Emiten WINE Tebar Dividen Rp3,5 per Saham, Bidik Pertumbuhan Pendapatan Lima Persen pada 2026

Emiten WINE Tebar Dividen Rp3,5 per Saham, Bidik Pertumbuhan Pendapatan Lima Persen pada 2026

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 08:32 WIB