Array

Kerugian Akibat Perubahan Iklim Rp510 Ribu Triliun per Tahun

Doddy Rosadi Suara.Com
Selasa, 08 Juli 2014 | 11:34 WIB
Kerugian Akibat Perubahan Iklim Rp510 Ribu Triliun per Tahun
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Kota-kota di Indonesia akan mengalami ancaman kerugian akibat bencana iklim pada tahun 2025 dengan nilai kerugian ditaksir mencapai 44 triliun dolar Amerika Serikat per tahun.

Ari Muhammad dari Indonesia Climate Alliance mengatakan, salah satu capaian Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono adalah menghantar Indonesia menjadi salah satu dari sepuluh negara ekonomi besar di dunia.

“Riset Kementerian Keuangan dan McKinsey tahun 2012 menunjukkan dengan pertumbuhan Pendapatan Domestik Bruto (PDB) yang mencapai 6 % per tahun, Indonesia diprediksi secara optimis akan menjadi negara ekonomi terbesar ke-7 di dunia pada tahun 2030,” katanya dalam surat elektronik yang diterima suara.com, Selasa (8/7/2014).

Namun, kata Ari, di tengah optimisme tersebut, kajian tahun keenam Maplecroft (firma konsultan strategis dan risiko global) memprediksi pada tahun 2025, kota-kota di Indonesia akan mengalami ancaman kerugian akibat bencana iklim. Nilai kerugian tersebut ditaksir mencapai 44 triliun Dolar Amerika per tahun.

Kajian lain yang dilakukan oleh Asian Development Bank (ADB), memprediksi perubahan iklim akan mengakibatkan Indonesia dan tiga negara Asia Tenggara lainnya (Filipina, Thailand dan Vietnam) mengalami kerugian sebesar 6.7% dari PDB per tahun, dan memerlukan biaya sebesar 1-2% PDB untuk menanggulangi dampak tersebut.

Ancaman dan dampak perubahan iklim telah menjadi keniscayaan di saat bencana hidro-meteorologi mendominasi jenis bencana yang terjadi sejak 1815-2013 (Badan Nasional Penanggulangan Bencana, 2014). Laporan ke-5 Intergovernmental Panel of Climate Change (2013) menyebutkan bahwa upaya-upaya secara signifikan dibutuhkan untuk meningkatkan pengurangan emisi lebih besar guna menghindari bencana yang lebih buruk.

Berkaca dari hasil-hasil penelitian dan laporan tersebut Indonesia Climate Alliance (ICA) berpendapat bahwa salah satu tantangan terbesar Presiden terpilih Indonesia adalah menjadikan ketahanan iklim sebagai dasar dan peluang dalam pembangunan Indonesia di masa yang akan datang.

Presiden terpilih harus memimpin kabinetnya untuk merumuskan respon terhadap tantangan mutakhir yang dihadapi Indonesia, dengan menjadikan berbagai komitmen, capaian, dan keberhasilan negosiasi di forum-forum terkait perubahan iklim sebagai modalitas pembangunan Indonesia yang berketahanan iklim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI