Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.885.000
Beli Rp2.765.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.137

Harga Saham Alibaba Langsung Melesat di Perdagangan Perdananya

Esti Utami | Suara.com

Sabtu, 20 September 2014 | 08:08 WIB
Harga Saham Alibaba Langsung Melesat di Perdagangan Perdananya
Logo Alibaba. (Reuters/Chance Chan)

Suara.com - Harga saham raksasa e-commerce dari Cina, Alibaba Group Holding Limited mengakhiri hari pertama perdagangannya pada Jumat (atau Sabtu pagi WIB) di 93,89 dolar AS per saham, atau naik 38 persen setelah rekor penawaran umum perdana di New York Stock Exchange (NYSE).

Pada perdagangan perdana, saham Alibaba dibuka di posisi 92,70 dolar AS per saham, 36 persen lebih tinggi dari harga penawaran umum perdana (IPO) yaitu 68 dolar AS yang ditetapkan pada Kamis (18/9/2014).

Saham perusahaan itu sempat menyentuh nilai tertinggi 99,70 dolar AS tak lama sesaat setelah diperdagangkan, dan sebagian besar diperdagangkan antara kisaran 90 dolar AS hingga 100 dolar AS.

Setelah perdagangan untuk hari pertama, kapitalisasi pasar perseroan mencapai 230 miliar dolar AS, dibandingkan dengan 150 miliar dolar AS kapitalisasi pasar Amazon, saingannya dari Amerika. Alibaba menawarkan 320 juta saham dan meraih dana 21,8 miliar dolar AS di pasar perdana, menjadi IPO terbesar dalam sejarah AS.

Direktur NYSE Floor Operations di O'Neil Securities Inc. Kenneth Polcari mengatakan kepada Xinhua bahwa penutupan pada 93,89 dolar AS, sekitar 1,10 dolar AS lebih tinggi daripada ketika dibuka, menunjukkan seberapa baik proses bekerja.

"Saya pikir kinerja pertama sebenarnya jauh lebih baik daripada kebanyakan harapan," kata Polcari.

Kepala Eksekutif Alibaba Group Jack Ma mengatakan dalam sebuah wawancara dengan CNBC bahwa ia "senang dan merasa terhormat tentang IPO." "Kami punya mimpi. Kami berharap dalam 15 tahun ke depan bahwa dunia berubah karena kami," kata Ma, menjanjikan mereka akan bekerja untuk membawa investor dan membuat pemegang saham senang.

"Hari ini apa yang kami peroleh bukanlah uang apa yang kami dapat adalah kepercayaan dari orang-orang, jutaan dari usaha kecil," katanya.

Alibaba, didirikan oleh Ma pada 1999, telah tumbuh menjadi salah satu yang raksasa e-commerce terbesar di dunia dan saat ini menguasai 80 persen dari seluruh penjualan ritel daring (online) di Cina.

Perusahaan memulai "roadshow" global pada 8 September di New York dan menerima cukup pemesanan untuk melakukan penawaran dalam waktu lima hari berkat minat yang besar dari investor di seluruh dunia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Masuk ke Bursa Saham, Nilai Perusahaan  Alibaba Lewati Amazon dan eBay

Masuk ke Bursa Saham, Nilai Perusahaan Alibaba Lewati Amazon dan eBay

Bisnis | Jum'at, 19 September 2014 | 09:44 WIB

Guru Miskin Itu Kini Menjadi Orang Terkaya di Cina

Guru Miskin Itu Kini Menjadi Orang Terkaya di Cina

Bisnis | Kamis, 28 Agustus 2014 | 14:11 WIB

Amazon Bakal Jadi Pesaing Google

Amazon Bakal Jadi Pesaing Google

Tekno | Minggu, 24 Agustus 2014 | 15:11 WIB

Terkini

Indonesia Beli Migas dari Rusia, Lalu Bagaimana dengan Amerika? Ini Jawaban Bahlil

Indonesia Beli Migas dari Rusia, Lalu Bagaimana dengan Amerika? Ini Jawaban Bahlil

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 11:38 WIB

Cabai Melonjak Tajam, Telur Ikut Naik, Harga Minyak Goreng Justru Turun

Cabai Melonjak Tajam, Telur Ikut Naik, Harga Minyak Goreng Justru Turun

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 10:58 WIB

Dongkrak Produktivitas Petani Pantura, Petrokimia Gresik Pacu Pendapatan Hingga 15%

Dongkrak Produktivitas Petani Pantura, Petrokimia Gresik Pacu Pendapatan Hingga 15%

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 10:47 WIB

Trump Isyaratkan Damai dengan Iran, Harga Minyak Kini di Bawah 100 Dolar AS

Trump Isyaratkan Damai dengan Iran, Harga Minyak Kini di Bawah 100 Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 10:06 WIB

Investor Belanda Jajaki Pengembangan Energi Baru Terbarukan dan Ekonomi di Papua

Investor Belanda Jajaki Pengembangan Energi Baru Terbarukan dan Ekonomi di Papua

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 09:57 WIB

Tertekan Data AS dan Sentimen Domestik, Kurs Rupiah Hari Ini Tembus Rp17.180

Tertekan Data AS dan Sentimen Domestik, Kurs Rupiah Hari Ini Tembus Rp17.180

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 09:49 WIB

Harga Emas Antam Terus Terjungkal Hari Ini, Dibanderol Rp 2.868.000/Gram

Harga Emas Antam Terus Terjungkal Hari Ini, Dibanderol Rp 2.868.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 09:15 WIB

Indonesia Kejar Pasar Amerika, Ekspor Tekstil Jadi Andalan Baru

Indonesia Kejar Pasar Amerika, Ekspor Tekstil Jadi Andalan Baru

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 09:11 WIB

IHSG Bangkit pada Jumat Pagi, Cek Saham-saham yang Cuan

IHSG Bangkit pada Jumat Pagi, Cek Saham-saham yang Cuan

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 09:10 WIB

Tren Anabul Jadi Anggota Keluarga, OJK Sebut Potensi Besar Asuransi Hewan Peliharaan

Tren Anabul Jadi Anggota Keluarga, OJK Sebut Potensi Besar Asuransi Hewan Peliharaan

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 09:03 WIB