Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.365,374
LQ45 634,125
Srikehati 308,918
JII 383,968
USD/IDR 17.790

ISIS Dirikan Bank di Kota Mosul

Doddy Rosadi

Senin, 05 Januari 2015 | 13:40 WIB
ISIS Dirikan Bank di Kota Mosul
Ilustrasi: ISIS. (Shutterstock)

Suara.com - Kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) memproyeksikan bisa mendapatkan untung 250 juta dolar Amerika atau sekitar Rp3 triliun dari dana sebesar 2 miliar dolar Amerika atau sekitar Rp25 triliun yang dianggarkan untuk tahun ini.

Dalam wawancara dengan Al-Araby Al-Jadeed, salah satu perwakilan ISIS mengatakan, anggaran sebesar 2 miliar dolar Amerika itu akan digunakan untuk memberi bantuan kepada warga miskin, lumpuh dan juga anggota keluarga yang sanak familinya yang tewas akibat serangan udara yang dilakukan Amerika dan koalisinya.

ISIS berencana menggunakan surplus tersebut untuk membiayai perang. Selain itu, ISIS juga sudah membuka bank di kota Mosul, sebelah utara Irak, beberapa bulan setelah menguasai kota itu pada Juni 2014.  Bank itu diberi nama Islamic Bank oleh warga kota Mosul.

Sama seperti bank pada umumnya, Islamic Bank juga memberikan pinjaman serta menerima tabungan. Dari mana ISIS mendapatkan uang dalam jumlah besar itu? Kelompok militan itu meraih dana dari ekspor minyak, dari kilang minyak yang diambil alih dari pemerintah Irak dan Suriah.

Pengamat militer Irak, Fouad Ali mengungkapkan, keputusan ISIS untuk mendirikan bank merupakan taktik propaganda. BBC melaporkan, ISIS mengekspor 9 ribu barel minyak per hari pada September lalu dengan pemasukan per hari 350 ribu dolar.

Kelompok militan Islam ISIS tercatat sebagai organisasi terkaya di dunia dengan pendapatan mencapai puluhan juta dolar AS per bulan. Penghasilan ini didapat dari penjualan minyak mentah di pasar gelap.

Pejabat Kementerian Keuangan Amerika Serikat yang mengurusi informasi intelejen sumber finansial terorisme David Cohen mengatakan, ISIS setidaknya menerima satu juta dolar AS per hari dari minyak mentah yang didapat di Suriah dan Irak.

Selain minyak mentah, mereka juga memperoleh sumber keuangan dari penarikan pajak warga di wilayah yang dikuasainya dan juga dari uang tebusan tawanan. Karena diversifikasi sumber pendapatan tersebut, Amerika Serikat kesulitan untuk menghambat aliran dana ke kelompok ini.

"ISIS adalah organisasi teroris dengan sistem keuangan terbaik yang pernah kami hadapi," kata Cohen.

Sementara itu, Marwan Muasher, wakil kepala organisasi Carnegie Endowment for International Peace, mengatakan bahwa ISIS saat ini dinilai sebagai organisasi teroris paling kaya dengan sistem finansial paling rumit di dunia. Tidak seperti Al Qaeda, ISIS tidak mendapatkan uang dari sumbangan sukarela orang-orang kaya di negara-negara Arab. (BBC/UPI)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lagi, 2 WN Malaysia Ditangkap Terkait ISIS

Lagi, 2 WN Malaysia Ditangkap Terkait ISIS

News | Jum'at, 02 Januari 2015 | 09:12 WIB

ISIS Ancam Bunuh Pengawal Ratu Inggris

ISIS Ancam Bunuh Pengawal Ratu Inggris

News | Minggu, 28 Desember 2014 | 12:40 WIB

Sebanyak 103 WNI Sudah Bergabung dengan Kelompok ISIS

Sebanyak 103 WNI Sudah Bergabung dengan Kelompok ISIS

News | Minggu, 28 Desember 2014 | 09:25 WIB

AS Lancarkan 12 Serangan ke Jantung Pertahanan ISIS

AS Lancarkan 12 Serangan ke Jantung Pertahanan ISIS

News | Minggu, 28 Desember 2014 | 02:30 WIB

Terkini

Tuntutan Trump Dorong Harga Minyak ke Level Tertinggi

Tuntutan Trump Dorong Harga Minyak ke Level Tertinggi

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:02 WIB

Purbaya: Peran Kemenkeu Bukan Hanya Bagi-bagi Anggaran

Purbaya: Peran Kemenkeu Bukan Hanya Bagi-bagi Anggaran

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:58 WIB

Modal Rp300 Ribuan! Ini 5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Pemula

Modal Rp300 Ribuan! Ini 5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Pemula

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:55 WIB

Investor RI Mulai Lirik Saham AS, Transaksi Aktif Melonjak 6 Kali Lipat

Investor RI Mulai Lirik Saham AS, Transaksi Aktif Melonjak 6 Kali Lipat

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:48 WIB

Disidang Hari Ini, Peran Gus Yaqut di Korupsi Haji Bakal Dibongkar Jaksa KPK

Disidang Hari Ini, Peran Gus Yaqut di Korupsi Haji Bakal Dibongkar Jaksa KPK

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:43 WIB

Bea Cukai Kalbagbar Gagalkan Penyelundupan 2,7 Juta Rokok Ilegal

Bea Cukai Kalbagbar Gagalkan Penyelundupan 2,7 Juta Rokok Ilegal

Kalbar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:35 WIB

Rembulan Tenggelam di Wajahmu: Perjalanan Menemukan Makna TakdirdanKehidupan

Rembulan Tenggelam di Wajahmu: Perjalanan Menemukan Makna TakdirdanKehidupan

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:35 WIB

5 Zodiak yang Paling Setia dan Cocok Dijadikan Pasangan Seumur Hidup, Kamu Termasuk?

5 Zodiak yang Paling Setia dan Cocok Dijadikan Pasangan Seumur Hidup, Kamu Termasuk?

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:35 WIB

Harga Emas Meroket! Perak Ikut Melesat Tajam di Tengah Badai Pasar Global

Harga Emas Meroket! Perak Ikut Melesat Tajam di Tengah Badai Pasar Global

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Pemerintah Siapkan Tiga Skema Pembayaran PPPK di Daerah, Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan

Pemerintah Siapkan Tiga Skema Pembayaran PPPK di Daerah, Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:25 WIB

×