Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.620.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.905

IATA: 2014, Keselamatan Penerbangan Meningkat

Doddy Rosadi

Senin, 09 Maret 2015 | 14:05 WIB
IATA: 2014, Keselamatan Penerbangan Meningkat
Ilustrasi: AirAsia. (Shutterstock)

Suara.com - Hilangnya Malaysia Airlines MH370, ditembak jatuhnya Malaysia Airlines MH17 hingga jatuhnya AirAsia QZ8501 merupakan sejumlah kecelakaan pesawat yang terjadi di sepanjang tahun lalu.

Meski kecelakaan pesawat yang terjadi pada tahun lalu mempunyai skala yang besar, Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA) mengungkapkan, jumlah kecelakaan pesawat yang terjadi pada tahun lalu lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya.

Dalam catatan IATA, jumlah penumpang pesawat yang tewas akibat kecelakaan meningkat . Namun, angka jumlah kecelakaan dibandingkan dengan jumlah total penerbangan justru mencapai titik terendah.

Keselamatan penerbangan memang menjadi perbincangan hangat di sepanjang 2014. Meski demikian, data memperlihatkan bahwa penerbangan terus memperlihatkan peningkatan dalam hal keselamatan,” kata Tony Tyler, Dirjen dan CEO IATA.

Dalam laporan tahunannya, IATA mengungkapkan, ada 12 kecelakaan pesawat pada 2014 dengan jumlah korban 641 orang. Sedangkan dalam periode lima tahun antara 2009 hingga 2013, rata-rata terjadi 19 kecelakaan dengan korban tewas 517 orang.

Apabila angka kecelakaan pada 2014 diukur dengan 1 juta penerbangan, maka angka yang muncul adalah 0,23 persen atau sama dengan 1 orang tewas di setiap 4,4 juta penerbangan. Angka rata-rata pada 2013 adalah 0,41 dan rata-rata dalam lima tahun terakhir adalah 0,58 per1 juta penerbangan.

Data statistik IATA tidak memasukkan musibah yang menimpa MH17 yang ditembak jatuh di Ukraina. Insiden tersebut tidak dikategorikan sebagai kecelakaan.

“Di mata publik, kecelakaan tetap kecelakaan bagaimana pun caranya. Pada 2014, kita melihat berkurangnya jumlah kecelakaan, dan jumlah itu tetap lebh sedikit meski apa yang menimpa MH17 tetap dimasukkan,” ujarnya.

Tyler mengatakan, pemerintah dan industri penerbangan harus mencari cara untuk mengurangi risiko terbang di zona konflik.

“Ini termasuk membagi informasi penting tentang risiko keamanan kepasa penerbangan sipil,” tegasnya. (Straitstimes/Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

6 Teori Hilangnya Pesawat MH370

6 Teori Hilangnya Pesawat MH370

News | Minggu, 08 Maret 2015 | 15:14 WIB

Janji Malaysia di Setahun Hilangnya MH370

Janji Malaysia di Setahun Hilangnya MH370

News | Minggu, 08 Maret 2015 | 04:38 WIB

Australia Mulai 'Angkat Tangan' dalam Mencari MH370

Australia Mulai 'Angkat Tangan' dalam Mencari MH370

News | Senin, 02 Maret 2015 | 06:40 WIB

MH370 Dibajak atas Perintah Presiden Rusia?

MH370 Dibajak atas Perintah Presiden Rusia?

News | Rabu, 25 Februari 2015 | 11:31 WIB

Hampir Setahun Raib, MH370 Akan Ditemukan Mei?

Hampir Setahun Raib, MH370 Akan Ditemukan Mei?

News | Minggu, 22 Februari 2015 | 20:32 WIB

Terkini

Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!

Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:33 WIB

Jembatan Donat Dukuh Atas Rampung 2028, Menhub: Enam Moda Transportasi Jakarta Akan Terintegrasi

Jembatan Donat Dukuh Atas Rampung 2028, Menhub: Enam Moda Transportasi Jakarta Akan Terintegrasi

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:02 WIB

Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:15 WIB

Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar

Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:19 WIB

Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok

Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:47 WIB

Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong

Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:18 WIB

IHSG Ambles 4,55% Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Susut Rp486 Triliun

IHSG Ambles 4,55% Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Susut Rp486 Triliun

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:31 WIB

60% Anak Muda Terkendala Modal Usaha

60% Anak Muda Terkendala Modal Usaha

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:01 WIB

Produk Tembakau Alternatif Ramai Digunakan, Edukasi Jadi Sorotan

Produk Tembakau Alternatif Ramai Digunakan, Edukasi Jadi Sorotan

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:51 WIB

Konsep Baru Transmigrasi, Mentrans Dorong Apartemen dan Rumah Susun untuk Pendatang

Konsep Baru Transmigrasi, Mentrans Dorong Apartemen dan Rumah Susun untuk Pendatang

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:18 WIB

×