WEF 2015, Ajang Promosi Program Nawacita Jokowi

Siswanto, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 20 April 2015 | 14:21 WIB
WEF 2015, Ajang Promosi Program Nawacita Jokowi
Mendag Rachmat Gobel di Kantor Kemendag, Jakarta, Selasa (17/3). (Antara)

Suara.com - Indonesia tahun ini menjadi tuan rumah penyelenggaraan World Economic Forum East Asia pada 19 April-21 April 2015.

Menteri Perdagangan Rachmat Gobel mengungkapkan bahwa Forum Ekonomi Dunia yang berlangsung selama tiga hari di Jakarta bukan hanya sebagai forum untuk membicarakan masalah investasi.

Menurutnya, forum yang dihadiri para pemimpin perusahaan di seluruh dunia ini akan dimanfaatkan oleh pemerintah untuk memaparkan tentang visi dan misi pemerintahan Presiden Joko Widodo saat ini di sektor bisnis.

"Ini bukan forum investasi, ini forum pertemuan para pelaku industri. Bukan untuk menarik investasi, tapi kita akan memberikan penjelasan kepada mereka tentang posisi pemerintah Indonesia ini melalui program Nawacita yang menjadi visi misi Presiden, " katanya di Hotel Shangri La, Jakarta, Senin (20/4/2015).

Rachmat menjelaskan forum ini menjadi media yang tepat bagi pemerintah untuk mempromosikan Indonesia. Dengan demikian dampak terhadap investasi akan terasa dalam jangka panjang.

"Di sini ada 700 peserta dari 1.000 undangan yang disebarkan. Ada banyak top pemimpin perusahaan besar. Di sini kami menjelaskan pemikiran dari pemerintah Indonesia, ke depan bagaimana trade policy kami," kata dia.

Selain menjelaskan program-program Nawacita, Rachmat juga menjelaskan kepada para pemimpin. Perusahaan dunia yang hadir tentang kebijakan pengetatan produk-produk negara lain yang masuk ke Indonesia yang diterapkan oleh Kementerian Perdagangan selama ini.

Rachmat menyatakan bahwa hal tersebut dilakukan bukan lantaran Indonesia anti terhadap produk impor. Melainkan hal ini sebagai bentuk penyaringan terhadap produk yang masuk agar lebih berkualitas.

"Kami tidak proteksi, kebijakan yang kami ambil adalah untuk tingkatkan value dalam negeri. Salah satunya investment harus melindungi pasar dalam negeri dari produk-produk kualitas rendah dari luar. Karena kami ingin konsumsi produk yang kualitasnya bagus," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BKPM: WEF 2015, Optimistis Tarik Investasi

BKPM: WEF 2015, Optimistis Tarik Investasi

Bisnis | Senin, 20 April 2015 | 12:25 WIB

WEF 2015, Jadi Ajang Jualan Para Menteri

WEF 2015, Jadi Ajang Jualan Para Menteri

Bisnis | Kamis, 16 April 2015 | 14:29 WIB

Sebanyak 600 CEO Hadiri WEF di Jakarta

Sebanyak 600 CEO Hadiri WEF di Jakarta

Bisnis | Kamis, 16 April 2015 | 14:01 WIB

Butuh Banyak Investasi, Indonesia Manfaatkan Forum Ekonomi Dunia

Butuh Banyak Investasi, Indonesia Manfaatkan Forum Ekonomi Dunia

Bisnis | Selasa, 07 April 2015 | 17:39 WIB

Terkini

Jateng Rawan Bencana, Wakil Ketua DPRD Usulkan Pelajaran Mitigasi Masuk Kurikulum Sekolah dari PAUD

Jateng Rawan Bencana, Wakil Ketua DPRD Usulkan Pelajaran Mitigasi Masuk Kurikulum Sekolah dari PAUD

Jawa Tengah | Kamis, 17 September 2026 | 08:22 WIB

Ada Menkeu Baru, Rencana Dividen BUMN Rp120 Triliun ke APBN Dinego Lagi

Ada Menkeu Baru, Rencana Dividen BUMN Rp120 Triliun ke APBN Dinego Lagi

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:21 WIB

10 Hal yang Sebaiknya Tidak Disampaikan lewat Telepon

10 Hal yang Sebaiknya Tidak Disampaikan lewat Telepon

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 08:20 WIB

QRIS Tembus 68 Juta Pengguna, Keamanan Transaksi Jadi Sorotan

QRIS Tembus 68 Juta Pengguna, Keamanan Transaksi Jadi Sorotan

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 08:09 WIB

Parliamentary Threshold Naik 5 Persen, Pengamat Sebut Kalkulasi Partai Menuju 2029 Berubah

Parliamentary Threshold Naik 5 Persen, Pengamat Sebut Kalkulasi Partai Menuju 2029 Berubah

News | Kamis, 17 September 2026 | 08:08 WIB

Review Cherophobia: Takut Bahagia Justru Menjauhkan Kita dari Kebahagiaan

Review Cherophobia: Takut Bahagia Justru Menjauhkan Kita dari Kebahagiaan

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 08:00 WIB

Tembus Pelosok! 90 Dapur Makan Bergizi Gratis Resmi Berdiri di Wilayah 3T Lampung

Tembus Pelosok! 90 Dapur Makan Bergizi Gratis Resmi Berdiri di Wilayah 3T Lampung

Lampung | Kamis, 17 September 2026 | 07:58 WIB

Aturan Saham Gocap Berakhir! BEI Hapus Batas Bawah Harga Menjadi Rp1

Aturan Saham Gocap Berakhir! BEI Hapus Batas Bawah Harga Menjadi Rp1

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 07:51 WIB

Influencer Promosikan Investasi Ilegal Dipanggil OJK, Kode Referral Berhadiah Jadi Sorotan

Influencer Promosikan Investasi Ilegal Dipanggil OJK, Kode Referral Berhadiah Jadi Sorotan

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 07:51 WIB

Berujung Maut! Tertangkap Basah Curi Jeruk, Pria di Banyuwangi Tewas Dihajar Warga

Berujung Maut! Tertangkap Basah Curi Jeruk, Pria di Banyuwangi Tewas Dihajar Warga

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 07:50 WIB

×