Bangun LRT, Adhi Karya Tunggu Izin "Rights Issue" dari DPR

Arsito Hidayatullah | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Kamis, 23 April 2015 | 15:00 WIB
Bangun LRT, Adhi Karya Tunggu Izin "Rights Issue" dari DPR
Ilustrasi Light Rail Transit (LRT). [Shutterstock/SSguy]

Suara.com - Perusahaan kontraktor PT Adhi Karya (Persero) Tbk hingga kini masih belum memperoleh izin dari DPR untuk melakukan rights issue atau menghimpun dana segar yang akan digunakan untuk ekspansi usaha, yang rencananya akan dilangsungkan pada Juli tahun ini.

Direktur Keuangan Adhi Karya, Joko Prabowo mengatakan, rencananya dana hasil rights issue nanti akan digunakan untuk membiayai proyek Light Rail Transit (LRT) rute Cibubur-Cawang-Senayan, dengan total nilai proyek mencapai Rp10 triliun. Proyek ini diharapkan rampung pada tahun 2018, di mana sisa pembiayaan tambahan sebesar Rp6,2 triliun akan diupayakan melalui pinjaman sindikasi beberapa bank BUMN.

"Iya. Rencananya kalau disetujui DPR, dana itu akan kita gunakan untuk merealisasikan proyek LRT sesuai arahan Presiden. Tapi sampai sekarang kita belum dapat izin dari DPR. Doakan saja semoga izinnya cepat turun, dan LRT siap dibangun," ungkap Joko, saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (23/4/2015).

Sampai saat ini, menurut Joko, Adhi Karya belum menentukan siapa yang akan ditunjuk sebagai penjamin emisi pelaksaan rights issue nanti. Meski demikian, pihaknya diakui masih memasang target pembiayaan Rp2,74 triliun dari penawaran saham terbatas itu.

"Belum ada underwriter-nya juga. Tapi bagaimanapun, kita memang harus rights issue, karena kita sedang mendapat Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp1,4 triliun. Agar bagian pemerintah terdilusi, kita harus melakukan hal tersebut," jelasnya.

Sekadar informasi, Adhi Karya ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membangun moda transportasi massal LRT. Pendanaan akan dilakukan dengan menerbitkan saham baru (rights issue) sebesar Rp2,74 triliun hingga Rp3 triliun, yang rencananya akan diterbitkan Juni 2015. Penerbitan rights issue tersebut akan diserap pemerintah melalui PMN sebesar Rp1,4 triliun, kemudian perolehan dana dari publik sekitar Rp1,345 triliun.

Joko mengungkapkan, untuk menutup kurangnya pendanaan dalam membangun LRT, pihaknya tengah mengincar beberapa perbankan baik asing maupun lokal, untuk mendapatkan sedikitnya Rp7 triliun. Namun pihaknya masih enggan menyebutkan perbankan mana dan berapa besaran dana yang akan diperoleh.

Sebagian besar alokasi dana proyek LRT, lanjut Joko, rencananya akan digunakan untuk pendanaan transportasi sebesar Rp6,7 triliun, atau 67,8 persen dari total biaya proyek. Sementara sisanya sebesar Rp3,2 triliun akan digunakan untuk sarana dan prasarana proyek itu sendiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Adhi Karya: Proyek LRT Dipastikan Dibangun Tahun Ini

Adhi Karya: Proyek LRT Dipastikan Dibangun Tahun Ini

Bisnis | Kamis, 23 April 2015 | 14:06 WIB

LRT Ditolak DPRD, Ahok: Nggak Apa-apa, ke Swasta Saja

LRT Ditolak DPRD, Ahok: Nggak Apa-apa, ke Swasta Saja

News | Jum'at, 19 Desember 2014 | 15:56 WIB

Jakarta Kaji Ulang Monorel, Siapkan Sistem Pengganti

Jakarta Kaji Ulang Monorel, Siapkan Sistem Pengganti

News | Kamis, 11 September 2014 | 23:36 WIB

PT Jakarta Monorail Tuding Adhi Karya "Mark Up" Harga Tiang

PT Jakarta Monorail Tuding Adhi Karya "Mark Up" Harga Tiang

News | Rabu, 19 Februari 2014 | 19:11 WIB

Terkini

Program Take Over dari BRI Mudahkan Nasabah Pindah KPR, Suku Bunga Mulai 2,50 Persen

Program Take Over dari BRI Mudahkan Nasabah Pindah KPR, Suku Bunga Mulai 2,50 Persen

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:08 WIB

Prabowo Berjumpa Kaisar Naruhito dan PM Sanae Takaichi di Jepang, Bahas Apa Saja?

Prabowo Berjumpa Kaisar Naruhito dan PM Sanae Takaichi di Jepang, Bahas Apa Saja?

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:04 WIB

Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI

Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:39 WIB

Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF

Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:12 WIB

BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat

BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:09 WIB

30 Hari Perang Iran Lawan AS-Israel, Empat Negara Gelar Pertemuan Darurat

30 Hari Perang Iran Lawan AS-Israel, Empat Negara Gelar Pertemuan Darurat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 19:57 WIB

Zero Fatality Bisa Dicapai Jika Perusahaan Implementasi Budaya K3 Ketat

Zero Fatality Bisa Dicapai Jika Perusahaan Implementasi Budaya K3 Ketat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 19:57 WIB

Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025

Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:46 WIB

Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah

Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:38 WIB

Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan

Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:10 WIB