Indonesia Butuh Rp2.000 Triliun Untuk Bangun Energi Terbarukan

Liberty Jemadu

Minggu, 26 April 2015 | 08:32 WIB
Indonesia Butuh Rp2.000 Triliun Untuk Bangun Energi Terbarukan
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said (Antara)

Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengatakan, Indonesia butuh Rp2.000 triliun untuk membangun energi terbarukan 20 tahun mendatang.

"Indonesia kaya sumber daya alam 20 tahun lalu, dan 20 tahun tahun ke depan Indonesia butuh Rp2.000 triliun untuk membangun energi terbarukan agar kebutuhan energi masyarakat bisa dipenuhi," kata Sudirman Said saat meresmikan pemakaian 'city gas' di Jambi, Sabtu (25/4/2015)

Dia mengatakan Indonesia tidak boleh bergantung pada cadangan fosil sebagai sumber energi, tetapi harus memanfaatkan sumber energi terbarukan seperti hidro, geothermal, dan tenaga surya.

"Cadangan gas Indonesia hanya 0,2 persen dari jumlah cadangan dunia, minyak sudah impor, dan gas kita juga bakal impor. Jadi, jangan tergantung fosil, tapi bagaimana memanfaatkan energi terbarukan itu," katanya menjelaskan.

Saat meresmikan pemakaian gas alam di Jambi itu, Sudirman juga mengatakan bahwa program city gas bertujuan menghilangkan pemakaian elpiji dan minyak tanah sebagai energi karena kedua jenis itu harganya semakin mahal.

"Jangka panjang, gas tabung akan dihapuskan untuk di perkotaan. Untuk di desa akan dihapus secara bertahap seiring pembangunan energi terbarukan. Artinya, subsidi yang besar akan jauh lebih hemat," katanya.

Khusus pengurangan pemakaian gas elpiji di Jambi, Sudirman mengatakan bahwa target pemasangan gas alam ke rumah-rumah sebanyak 4.000 unit, tapi baru bisa disalurkan ke 300 rumah.

Namun, di bulan Agustus tahun ini secara bertahap city gas yang merupakan program Kementerian ESDM harus sudah tersalurkan ke 4.000 rumah.

"Ini proyek yang didanai dari APBN untuk mengalihkan pemakaian gas elpiji dan minyak tanah. Gas alam ini lebih murah dari energi lain. Mudah-mudahan secara bertahap 4.000 rumah di Jambi ini bisa teraliri gas alam," kata Sudirman.

Ia juga menjelaskan, target secara nasional pemakaian gas alam yakni 7,9 juta rumah. Sampai tahun 2014, baru 90.000 rumah yang sudah menikmati gas alam.

Sudirman mengatakan bahwa gas alam merupakan energi yang bakal digunakan seluruh masyarakat Indonesia.

"Saya yakin dengan gas alam ini industri kecil akan tumbuh dan semakin kencang. Karena harga gas alam ini murah," kata Sudirman.

Dia menambahkan, dengan pemakaian gas alam, masyarakat bisa menghemat hingga Rp40.000 per bulan dibandingkan dengan menggunakan elpiji tiga kilogram. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sepuluh Tahun Lagi, 90 Persen Pasokan BBM Indonesia Dari Impor

Sepuluh Tahun Lagi, 90 Persen Pasokan BBM Indonesia Dari Impor

Bisnis | Selasa, 14 April 2015 | 15:01 WIB

Empat Masalah dalam Mengelola Energi di Indonesia

Empat Masalah dalam Mengelola Energi di Indonesia

Bisnis | Senin, 13 April 2015 | 12:48 WIB

Menteri ESDM Curhat soal Pertamina ke DPR

Menteri ESDM Curhat soal Pertamina ke DPR

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2015 | 18:08 WIB

Terkini

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

×