Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pemerintah Putuskan Harga BBM Tidak Berubah pada Juni

Siswanto | Suara.com

Minggu, 31 Mei 2015 | 14:46 WIB
Pemerintah Putuskan Harga BBM Tidak Berubah pada Juni
Penjualan bahan bakan minyak (BBM) di salah satu SPBU Kawasan Tanah Abang, Jakarta, Rabu (18/3). (Antara)

Suara.com - Pemerintah memutuskan harga bahan bakar minyak per 1 Juni 2015 pukul 00.00 tetap, tidak berbeda dari harga sebelumnya meski rata-rata harga minyak dunia meningkat selama masa evaluasi 25 April sampai 24 Mei 2015.

Direktur Jenderal Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral I Gusti Nyoman Wiratmaja Puja mengatakan pemerintah menetapkan kebijakan itu dengan mempertimbangkan kondisi masyarakat yang akan menjalani ibadah puasa.

"Dengan pertimbangan menjaga kestabilan perekonomian serta tidak memberatkan masyarakat selama menjalani ibadah puasa, pemerintah memutuskan per 1 Juni 2015 pukul 00.00 waktu setempat, harga BBM dinyatakan tetap," katanya, Minggu (31/5/2015).

Menurut dia, harga BBM jenis Premium di wilayah penugasan luar Jawa-Madura-Bali tetap Rp7.300 per liter, solar subsidi Rp6.900 per liter, dan minyak tanah Rp2.500 per liter.

Wiratmaja menambahkan, harga Premium di Jawa-Madura-Bali akan ditetapkan PT. Pertamina (Persero) dan pemerintah dan mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Pemerintah sedang mempertimbangkan untuk memperpanjang masa evaluasi harga BBM yang sekarang dua kali sebulan menjadi tiga bulan sekali agar tidak merepotkan masyarakat.

Pemerintah mengevaluasi pola harga BBM hingga Oktober 2015 sebelum memutuskan periodisasi evaluasi harga yang tepat.

Di samping itu, pemerintah juga akan menetapkan harga terendah dan harga tertinggi BBM dengan rentang Rp3.000.

Saat harga riil di bawah harga terendah, maka selisihnya dijadikan sebagai pungutan harga BBM. Saat harga riil lebih tinggi dari harga tertinggi, maka tarif PPN dikenakan sebesar selisih yang terjadi.

Sedangkan, saat harga riil lebih tinggi dari harga tertinggi ditambah PPN, maka PPN tidak dikenakan dan diberikan subsidi yang dibayarkan dari dana cadangan APBN ketika pungutan dana BBM tahun berjalan tidak mencukupi. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kementerian ESDM Akan Tetapkan Harga Stabil BBM

Kementerian ESDM Akan Tetapkan Harga Stabil BBM

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2015 | 11:24 WIB

Ini Alasan Menteri ESDM Minta Penundaan Kenaikan BBM Nonsubsidi

Ini Alasan Menteri ESDM Minta Penundaan Kenaikan BBM Nonsubsidi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2015 | 19:01 WIB

Pertamax Batal Naik, Menko Sofyan: Itu Urusan Pertamina

Pertamax Batal Naik, Menko Sofyan: Itu Urusan Pertamina

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2015 | 15:44 WIB

Batal Naikkan Harga Pertamax, ESDM Bantah Ada Intervensi

Batal Naikkan Harga Pertamax, ESDM Bantah Ada Intervensi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2015 | 14:55 WIB

Pertamina Tegaskan Tidak Ada Kenaikan Harga BBM

Pertamina Tegaskan Tidak Ada Kenaikan Harga BBM

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2015 | 07:53 WIB

Terkini

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:07 WIB

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:03 WIB

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:52 WIB

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:20 WIB

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:08 WIB

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:00 WIB

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:52 WIB

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:49 WIB

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:20 WIB

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:47 WIB