Rupiah Melemah, Ini Penjelasan Menko Sofyan Djalil

Laban Laisila | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Jum'at, 12 Juni 2015 | 18:48 WIB
Rupiah Melemah, Ini Penjelasan Menko Sofyan Djalil
Menko Perekonomian, Sofyan Djalil. (Antara/Wahyu Putro)

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil mengatakan, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika dalam beberapa bulan terakhir ini bukan disebabkan karena Indonesia mengalami krisis mata uang.

Dia menyebutkan, kalau pelemahan rupiah akibat faktor eksternal, seperti penguatan dolar secara global dan isu kenaikan suku bunga Fed Rate.

“Bukan lah ini bukan krisis mata uang. Ini karena koreksi mata uang yang begitu cepat,” katanya saat ditemui dikantornya, Jakarta, Jumat (12/6/2015).

Sofyan menjelaskan, inflasi di Indonesia dalam satu dekade terakhir ini rata-ratanya mencapai 7 persen ke atas dibandingkan realisasi rata-rata inflasi Amerika pada periode yang sama.

Melihat kondisi tersebut, lanjutnya, membuat mata uang rupiah yang sebelumnya menguat, tetapi langsung melemah.

"Tapi selama 10 tahun mata uang kita itu tidak terjadi penyesuaian, yang terjadi justru penguatan," jelasnya.

Sofyan belum mengetahui kapan rupiah akan segera pulih. Namun, kata dia, pemerintah tidak membiarkan rupiah terus merosot.

"Pemerintah tengah mengendalikan defisit neraca pembayaran," ujarnya.

Menurut dia, saat ini pemerintah tengah memperbaiki berbagai hambatan internal untuk menguatkan rupiah, salah satunya dengan terus mendorong pelaku usaha untuk meningkatkan kuota impor.

“Makanya kita akan terus mendorong pembangunan infrastruktur, perbaikan regulasi, meningkatkan ekspor dan mempermudah investasi. Faktor eksternal kan sudah lagi tidak bersahabat dengan kita, jadi internal yang harus di didorong,” pungkasnya.

Sekedar informasi, dalam beberapa bulan terakhir kondisi nilai tukar rupiah terhdap dolar AS terus melemah. Nilai tukar rupiah melemah pada level Rp13.380 per dolar AS dan Indeks Harga Saham‎ Gabungan (IHSG) yang anjlok hingga level 4.900.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Atasi Pelemahan Rupiah, Ini yang Dilakukan Pemerintah

Atasi Pelemahan Rupiah, Ini yang Dilakukan Pemerintah

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2015 | 14:40 WIB

Terkini

DJP Hapus Sanksi Administratif Jika Lapor SPT Pajak Telat Lewati 31 Maret 2026

DJP Hapus Sanksi Administratif Jika Lapor SPT Pajak Telat Lewati 31 Maret 2026

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 17:35 WIB

IHSG Masih Merosot Hari Ini, Saham-saham Energi Membara

IHSG Masih Merosot Hari Ini, Saham-saham Energi Membara

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 17:15 WIB

B-LOG Bukukan Kinerja Positif di 2025, Perkuat Arah Pertumbuhan Berkelanjutan

B-LOG Bukukan Kinerja Positif di 2025, Perkuat Arah Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ungkap Alasan Coretax Eror, Ada Pegawai Pajak Nakal Sengaja Dibuat Rumit

Purbaya Ungkap Alasan Coretax Eror, Ada Pegawai Pajak Nakal Sengaja Dibuat Rumit

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:57 WIB

Purbaya Ungkap Prabowo Mau Bikin Kawasan Ekonomi Khusus Baru buat Tarik Investor Asing

Purbaya Ungkap Prabowo Mau Bikin Kawasan Ekonomi Khusus Baru buat Tarik Investor Asing

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:41 WIB

Mentan: Stok beras Capai 5 Juta Ton pada April

Mentan: Stok beras Capai 5 Juta Ton pada April

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:25 WIB

Saldo Menipis Setelah Lebaran? Strategi Cerdas Menjaga Cash Flow Tetap Stabil

Saldo Menipis Setelah Lebaran? Strategi Cerdas Menjaga Cash Flow Tetap Stabil

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:19 WIB

Siap-siap! Tarif Tiket Pesawat Berpotensi Semakin Mahal

Siap-siap! Tarif Tiket Pesawat Berpotensi Semakin Mahal

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:15 WIB

DCII Catat Pendapatan Rp2,5 Triliun di 2025, Naik 40,1 Persen

DCII Catat Pendapatan Rp2,5 Triliun di 2025, Naik 40,1 Persen

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:13 WIB

Tarik Investor Asing, KEK Mandalika Tawarkan Insentif Pajak Murah

Tarik Investor Asing, KEK Mandalika Tawarkan Insentif Pajak Murah

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:08 WIB