Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.094,941
LQ45 616,399
Srikehati 311,257
JII 380,793
USD/IDR 17.668

Dolar AS Menguat Lagi Pagi Ini

Ririn Indriani | Suara.com

Selasa, 23 Juni 2015 | 07:33 WIB
Dolar AS Menguat Lagi Pagi Ini
Ilustrasi dolar AS. (Antara)

Suara.com - Kurs dolar AS menguat terhadap mata uang utama lainnya pada Senin (22/6/2015) waktu setempat atau Selasa  (23/6/2015) pagi waktu Indonesia, karena data ekonomi yang keluar dari negara itu positif, meningkatkan ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga tahun ini.

Dipicu sebagian oleh peningkatan pangsa penjualan kepada para pembeli pertama kali, penjualan "existing-home" (rumah bekas) AS meningkat pada Mei ke kecepatan tertinggi dalam hampir enam tahun, Asosiasi Agen (Makelar) Perumahan Nasional melaporkan pada Senin.

Menurut laporan itu, total penjualan rumah bekas, yang transaksinya mencakup rumah keluarga tunggal, townhomes dan kondominium, naik 5,1 persen ke tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman 5,35 juta unit pada Mei dari revisi naik 5,09 juta unit pada April.

Para analis mengatakan laporan yang kuat menunjukkan bahwa pemulihan pasar perumahan AS kembali ke jalurnya, setelah beberapa salah langkah pada kuartal pertama, yang membantu mempertahankan Federal Reserve di jalur untuk menaikkan suku bunganya pada tahun ini.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,26 persen menjadi 94,333 pada akhir perdagangan.

Investor juga terus mengawasi situasi utang Yunani. Pemimpin zona euro berkumpul di Brussel untuk pertemuan tingkat tinggi darurat resmi pada Senin, berusaha untuk mencapai kesepakatan atas usulan baru Yunani yang ditawarkan Senin pagi.

Pada akhir perdagangan di New York, euro turun menjadi 1,1339 dolar dari 1,1353 dolar di sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,5829 dolar dari 1,5882 dolar di sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,7727 dolar dari 0,7766 dolar.

Dolar AS dibeli 123,39 yen Jepang, lebih tinggi dari 122,65 yen pada sesi sebelumnya. Greenback naik tipis ke 0,9213 franc Swiss dari 0,9173 franc Swiss, dan meningkat menjadi 1,2317 dolar Kanada dari 1,2262 dolar Kanada. (Antara/Xinhua)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ketua DPR Ingatkan Pemerintah soal Naiknya Dolar Jelang Ramadan

Ketua DPR Ingatkan Pemerintah soal Naiknya Dolar Jelang Ramadan

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2015 | 20:38 WIB

Dolar AS Menguat Didukung Laporan Pengangguran Positif

Dolar AS Menguat Didukung Laporan Pengangguran Positif

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2015 | 07:35 WIB

Dolar Bervariasi karena Data Ekonomi AS Lemah

Dolar Bervariasi karena Data Ekonomi AS Lemah

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2015 | 07:10 WIB

Dolar AS Tinggi, Penjualan Laptop di Denpasar Menurun

Dolar AS Tinggi, Penjualan Laptop di Denpasar Menurun

Tekno | Kamis, 21 Mei 2015 | 08:47 WIB

Terkini

Mengerikan! BI Catat Defisit Transaksi Berjalan RI Melonjak Jadi Rp70 Triliun

Mengerikan! BI Catat Defisit Transaksi Berjalan RI Melonjak Jadi Rp70 Triliun

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:16 WIB

Aset Kripto Berbasis Emas Kini Bisa Ditebus Jadi Koin Fisik

Aset Kripto Berbasis Emas Kini Bisa Ditebus Jadi Koin Fisik

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:04 WIB

PNM Dukung Integrasi Ekosistem UMKM Melalui SAPA UMKM

PNM Dukung Integrasi Ekosistem UMKM Melalui SAPA UMKM

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:39 WIB

Kemendag Keluarkan Regulasi Baru terkait Perdagangan Karet Alam

Kemendag Keluarkan Regulasi Baru terkait Perdagangan Karet Alam

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:26 WIB

Airlangga Ungkap Isi Aturan DHE SDA, Devisa Ekspor Wajib Disimpan di Bank Negara

Airlangga Ungkap Isi Aturan DHE SDA, Devisa Ekspor Wajib Disimpan di Bank Negara

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:18 WIB

Wakil Dirut Pertamina: Peran NOC Jaga Ketahanan Energi Nasional dan Pertumbuhan Ekonomi

Wakil Dirut Pertamina: Peran NOC Jaga Ketahanan Energi Nasional dan Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:15 WIB

Ketidakpastian Kebijakan Pemerintah Seret Rupiah Semakin Melemah

Ketidakpastian Kebijakan Pemerintah Seret Rupiah Semakin Melemah

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:09 WIB

Pertamina Goes To Campus 2026 Resmi Dibuka, Cari Mahasiswa Kreatif dan Inovatif

Pertamina Goes To Campus 2026 Resmi Dibuka, Cari Mahasiswa Kreatif dan Inovatif

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:09 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai dan Daging Sapi Kompak Merangkak Naik, Beras hingga Telur Justru Turun

Harga Pangan Hari Ini: Cabai dan Daging Sapi Kompak Merangkak Naik, Beras hingga Telur Justru Turun

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:33 WIB

Pemangkasan Komisi Ojol Jadi 8% Bisa Ubah Arah Bisnis Aplikator

Pemangkasan Komisi Ojol Jadi 8% Bisa Ubah Arah Bisnis Aplikator

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 10:54 WIB